Social Icons

Senin, 15 Desember 2014

Menghilang

Apa sih definisi dari "PERCAYA"???
Karena jujur sampai saat ini saya belum pernah tau makna dari kata Percaya...
Sehingga ini semua berimbas pada kehidupan sehari-hari saya,...
Padahal kata semua motivator kita ini harus bisa percaya, percaya sama orang lain, bahkan percaya sama diri sendiri, tapi sampai sekarang saya belum pernah bisa menerapkan rasa percaya itu.
Meskipun ada sebagian orang yang bilang, kalau percaya itu yakin, yakin akan hal yang kita jalanin.
Tapi itu juga tidak membantu saya menemukan definisi sesungguhnya dari percaya, karena saya sering dihadapkan pada situasi ketika saya yakin melakukan hal yang benar, tapi saya tidak percaya kalau hal itu akan membuat sesuatu yang baik, jadi keyakinan dan kepercayaan bagi saya sangatlah sulit untuk disatukan.
Ketika ada beberapa orang yang menerangkan kalau kepercayaan itu adalah suatu hal yang bisa menjadikan pedoman hidup bagi kita, tapi kenyataannya saya belum bisa berpedoman seperti itu, pernah saya nonton film, disana ada cuplikan ketika si pemeran utama bertanya pada kawannya kepada siapa dia harus percaya, si kawannya menjawab jangan pada siapapun yang kau lihat dan kau kenal.
Dari situ saya mulai mengkaji lagi, kalau percaya itu adalah sebuah sifat yang harus diterapkan pada suatu benda atau hal.
Dan saya melakukan itu sekarang, saya tidak pernah percaya lagi sama siapapun di dunia ini, sama ortu,sodara, sahabat, dan apapun yang saya temui, bahkan ketika saya bercerminpun saya tidak percaya pada diri saya sendiri, kenapa?
Karena pernah pada suatu saat, saya diyakinin orang untuk bisa melakukan sesuatu, dan sayapun yakin, tapi saya tau akan kemampuan saya, maka saya tidak percaya pada diri saya ini kalau saya ini mampu.
Maka bagi saya wajar kalau rasa percaya itu sudah hilang.
Tapi apakah hilang sepenuhnya?
Tentu tidak, karena di dunia ini tidak akan ada hal yang sempurna, ketika kita mendapatkan sesuatu saya yakin itu bukanlah hal yang terakhir, kita masih ingin sesuatu yang lain, jadi mustahilkan kalau kita bisa mendapatkan semuanya, begitu juga kehilangan, kita tidak mungkin kehilangan suatu hal secara utuh, pasti ada hal yang masih akan tersisa, dan itu saya yakinin akan kehilangan rasa kepercayaan yang ada dalam diri saya.
Kalau saya mungkin bukan kehilangan tapi menghilangkan, ya saya tegaskan pada diri saya kalau saya akan menghilangkan semua rasa kepercayaan yang ada dalam diri saya, semua rasa percaya yang saya buat dari semenjak lahir.
Karena punya hak apa saya untuk bisa menentukan apa yang saya inginkan, saya ini hanya manusia, manusia biasa, untuk sekelas pengingat Tuhanpun saya masih jauh, apalagi berkelas laksana Nabi, jadi punya hak apa saya untuk memutuskan suatu hal biar bisa saya percayai, karena rasa percaya itu sudah Tuhan tentukan jauh sebelum saya dilahirkan, jadi sangatlah pantas kalau saya hanya harus percaya pada hal yang telah Tuhan tetapkan.
Ya, saya tidak perlu lagi percaya dengan apapun, karena bagi saya Percaya Sama Allah, Percaya Sama Malaikat Ciptaan Allah, Percaya sama Nabi dan Rasulnya Allah, Percaya Sama Kitab Suci yang Allah Turunkan, Percaya akan datangnya Hari Akhir, dan Percaya dengan Qada dan QadarNya Allah.
Mungkin sebagian orang akan meledek atau menyepelekan Tulisan saya ini, karena mungkin terlalu berbelit-belit, tapi inilah yang ingin saya tulis, terimakasih dan sampai Jumpa di Tahun 2015...
Sent from BlackBerry® on 3

Minggu, 14 Desember 2014

Detik Rindu

Kelak, ketika aku harus sepenuhnya pergi darimu dan kita tidak ada kesempatan lagi untuk bertemun aku ingin saat itu aku sudah bisa membuatmu bahagia dengan sempurna, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, disaat kita berjumpa, aku selalu mengecewakanmu, padahal dirimu datang dengan sejuta kebaikan untukku, tapi aku lagi dan lagi selalu membuatmu sedih.
Semoga sang pengasih tidak juga ikut sedih, karena dia yang telah membuat kita untuk berjumpa lagi, aku ingin kita tahun ini berjumpa lagi, dan dengan tekad yang kuat aku akan membuatmu bahagia, sehingga aku dan kamu bisa saling tersenyum disaat harus berpisah lagi.
Semoga waktu yang masih panjang ini, bisa terlewatkan begitu saja, sehingga pertemuan kita akan terasa lebih cepat, amin...
#MissYouBadlyRAMADHAN
Sent from BlackBerry® on 3

Jumat, 12 Desember 2014

Kangen Banjir

Waktu kemarin di Jambi, ternyata daerah mertua saya sudah rutin kena Banjir setiap tahunnya, sama kaya Jakarta, cuman bedanya kalau di Jambi sana Banjirnya emang karena bertambahnya Volume Air yang datang dari sungai Batang Hari, Kalau di Jakarta penyebab Banjirnya karena ulah dari warganya itu sendiri (buang sampah sembarangan) dan yang lebih anehnya lagi warga Jakarta yang terkena Banjir bersikukuh nyuruh Pemerintahnya untuk menangani itu semua, padahal yang bikin ulah kan mereka sendiri, kenapa jadi ngerepotin Pemerintah (katanya hidup di Ibu Kota itu keras, jadi harus punya mental baja, tapi urusan itu aja ngemis-ngemis sama pemerintah buat nanganin), kalau warga Jambi kemarin saya denger-denger gak ada satupun yang mengeluh apalagi minta pemerintah buat mengatasi, karena mereka tau ini bukan salah mereka ataupun pemerintah, tapi ini pemberian langsung dari Tuhan, makanya setiap ada Banjir mereka bahagia. Dan itu saya saksikan sendiri.
Ternyata benar apa kata setan dan malaikat dulu ketika "demo" kenapa Tuhan ingin menciptakan Manusia, padahal Manusia hanyalah akan merusak alam, terbukti sekarang, apa yang dilakukan Manusia berdampak kerusakan, dan apa yang dilakukan Tuhan adalah kebaikan.
Saya melihat dari sisi Banjir ini.
Banjir Jakarta ulah Manusia = Protes, Rasa Susah, Dan datangnya sumber penyakit.
Banjir Jambi "ulah" Tuhan = Rasa Bahagia, kenapa Bahagia, karena ketika Banjir ini datang, air yang meluap dari sungai Batang Hari, bukan hanya membanjiri desa Kemingking Dalam dengan air, tapi juga dengan ratusan KG ikan sungai yang besar dan mantap, bahkan ceritanya waktu banjir tahun 2011 ikan di satu desa itu bisa terkumpul sampai ratusan TON.
So, yang merasa menjadi warga Jakarta (termasuk Saya) harus bisa berbenah, mungkin kita dulu diragukan oleh setan dan malaikat, tapi Allah dengan Mantap menjawabn bahwa DIA akan tetap menciptakan Manusia, karena kelak Manusia akan menjadi Khalifah di muka bumi.
#IQRA
Sent from BlackBerry® on 3

Selasa, 09 Desember 2014

Pasukan Gerilia

Setelah saya sukses dengan gerakan menabung 20ribu, sehingga akhirnya tercapai target untuk menjadi jendral20ribu, yaitu seseorang yang sudah bisa mengumpulkan uang pecahan 20 ribu rupiah sebanyak lima puluh ribu lembar, sekarang saya mulai lagi mengumpulkan rupiah dengan tema Gerilia.
Apa itu gerilia?
Gerilia itu sama dengan nabung pecahan rupiah, cuman bedanya kalau waktu ngumpulin pecahan 20ribu rupiah, saya melakukannya untuk kepentingan pribadi, nah kalau Gerilia ini dilakukan rame-rame sama orang kampung saya. Malah hebatnya lagi gak cuma satu kampung tapi juga satu rw.
Hasil dari pengumpulan uang ini, banyak banget manfaatnya, gak cuman untuk kegiatan ekonomi masyarakat, tapi juga untuk kepentingan sosial di sekitaran RW saya, ada yang digunakan untuk santunan anak yatim, tapi kebanyakan digunakan untuk kegiatan Posyandu.
Dari kegiatan ini, saya yakin ternyata sikap gotong royong yang dulu sangat dibanggakan oleh masyarakat Indonesia, sekarang bisa terasa lagi, dengan Gerilia ini, apa yang dianggap sulit menjadi mudah, yang dianggap aneh jadi biasa.
Bayangkan saja, dari uang yang mungkin itu dianggap receh oleh semua orang, tapi ternyata bisa buat beli susu bagi balita yang datang ke posyandu, bisa buat dana bersalin bagi ibu yang kurang mampu, bisa buat jalan-jalan orang kampung (walaupun ke tempat wisata yang murah dan dekat).
Dari sekitar 120KK yang ada di RW saya, setiap minggunya bisa terkumpul 60ribu rupiah, itu kalau yang ikut gotong royong kepala keluarganya aja, terkadang istri atau anak-anaknya yang udah dewasa tapi belum menikah, mereka ikut berpartisipasi juga.
Kegiatan ini udah berjalan dua bulan lebih, dan saya bersyukur dengan adanya ide seperti ini, jalinan kasih sayang antar warga jadi semakin terasa, dengan uang receh kita jadikan ikatan persaudaraan semakin terasa, ya gerilia inilah penyebabnya.
Gerakan Investor Lima Ratus Rupiah.
Sungguh untuk zaman seperti sekarang ini, uang lima ratus itu udah dilupakan, apalagi ini hanya dikeluarkan seminggu sekali, kalau di itung sebulan ada empat minggu, jadi tiap KK hanya terbebani uang dua ribu rupiah, masih mahalan parkir motor yang hanya beberapa jam jangka waktunya.
Bagi temen-temen yang sempet baca ini, cobalah di Karang Tarunanya adakan juga gerakan semacam ini, percaya sama saya kegiatan ini sungguhlah indah.
Dan ini semua sudah saya rasakan se RW saya.
Kalau dulu para pahlawan kita bergeriliya dari hutan ke hutan, nah kalau Pahlawan RW 08 Kelurahan Sirnagalih Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya, ber Gerilia dengan mengetuk dari pintu rumah ke rumah yang lainnya.
Mmmmmmmuuuuaaaaaahhhhhhhhhhhh
Sent from BlackBerry® on 3

Minggu, 26 Oktober 2014

Oktober Gembira

Hey hey hey,
Oktober udah mau berakhir aja nih, bahkan minggu ini adalah Hari Minggu terakhir di Bulan Oktober tahun ini.
Rasa-rasanya di Bulan ini rekor, saya bisa mosting banyak cerita di blog ini, padahal biasanya sebulan sekali juga itu sampai lupa-lupaan, hehehe
Tapi di Oktober ini memang terasa special bagi saya, gimana enggak, dari Minggu pertama sampai tadi minggu terakhir, selalu saja ada acara yang saya dan keluarga adakan, di minggu pertama aja kita sekeluarga kumpul seneng-seneng, kita pada nyate bareng, barbekiuan lha, soalnya lagi banyak daging, hehehe,
Dagingnya gak beli kok, cuman ya pas lagi Idul Adha, jadi atas izin Allah, kita kebagian banyak daging dari warga yang pada qurban di RT saya.
Keseruan kita sekeluarga bukan hanya di Minggu pertama aja, tapi lanjut di Minggu ke dua, kita sekeluarga pergi hang out bareng sampai tengah malem, padahal hal ini sangat jarang terjadi, bahkan baru terjadi di minggu ke dua ini, abis duit banyak sih, tapi gak apa-apalah yang namanya duit kan kayak kumis, di cukur tumbuh lagi dicukur tumbuh lagi, hehehehe
Nah setelah itu, baru deh kita pengeluaran besar-besaran di Bulan Oktober yaitu di Minggu ke tiga, soalnya di minggu ini satu keluarga besar H. Abun Ruskendar ngadain Family Gathering di Pantai Pangandaran, super boros sih, tapi pengalaman bagi si Kakak, si Abang, dan si Ade itulah yang bakalan lebih mahal, mereka bertiga dengan serunya maen pasir dan ombak, walaupun si adek pulang-pulang jadi demam, hahaahaha, tapi untung aja gak berlarut-larut, kalau ini yang seru antara ortunya sama anak-anaknya sulit dibedakan, yang jelas saling menguntungkan lha ya, hehehhee, setelah itu kita istirahat sebentar dan besoknya nonbar pelantikan Presiden Baru deh, hahahaha, *maklum pengangguran, jadi jam sepuluh pagi masih pada ada di Rumah*
Nah sebenarnya di Minggu ke empat ini, kita mau diem aja di rumah, tapi pas tadi pagi Hujan deras, daripada bengong di rumah liat hujan, akhirnya kita putusin untuk jalan lagi.
Berhubung si Kakak, si Abang, dan si Ade lagi seneng-senengnya sama air (karena anak mana sih yang gak suka sama air), jadi kita putusin untuk jalan ke Water Boom, ceritanya pokoknya serulha, asyik, ya walaupun ujung-ujungnya buang duit lagi sih, tapi gak apalah udah akhir bulan ini, jadi sebelum tutup buku, ya sekalian aja, tipis-tipisin, hehehe
Sebenarnya banyak sih, acara-acara lainnya, dan pemborosan yang lainnya, tapi itu nanti bakalan ada cerita khusus, untuk ini segini dulu, buat temen-temen selamat liburan ya, dan selamat menikmati kabinet baru,
Kalau motivasi saya sih, mulai besok mau coba melihara kumis, biar nanti 2019 saya bisa dilantik jadi Menpora,
Ok see you babay dadah semuanya...
Sent from BlackBerry® on 3

Rabu, 22 Oktober 2014

Kalian Membuatku IRI

Sungguh aku akhir-akhir ini aku sangatlah bingung, padahal umur sudah seperempat abad, tapi aku bener-bener belum bisa menjadi sesuatu yang berguna seperti apa yang aku terapkan dalam motto hidupku beberapa tahun ini yaitu "Menjadi yang Berguna di Atas yang Terbaik" rasa-rasanya itu masih jauh dari kenyataan.
Beberapa minggu ini, saya mulai muncul rasa iri kepada orang-orang disekitarku.
Padahal sudah jelas, kalau rasa iri itu sangat tidak dianjurkan oleh agama apapun.
Tapi sebagai manusia biasa, ya saya mau gimana lagi, liat dia iri, liat dia iri, liat si dia iri, liat si itu iri juga.
Pengen sih ngebuang rasa iri ini, tapi gimana lagi, susah men.
Setiap hari saya mikir, coba saya kayak dia, coba saya gini ya..., coba saya gitu ya..., pasti saya gak akan kayak gini, pasti saya sudah bisa kayak dia, pasti saya sudah kayak dia, pasti saya sudah kayak si itu tuh...
Teman-teman maaf kalau saya iri dan cemburu sama kalian, karena jujur kalian bener-bener membuat hati ini sesek, bahkan kalau saya denger kalian berhasil lagi, saya iri lagi...
Ya, saya iri,
Saya iri sama temen saya yang dulu waktu SD nilai rapotnya tidak sebaik saya, tapi dia sudah bisa memberangkatkan kedua orang tuanya untuk pergi Haji, sedangkan saya ingin memberangkatkan satu nenek saya aja susahnya minta ampun...
Saya iri sama temen SMP saya, yang padahal dulu waktu SMP dari segi ekonomi dia tidak sebaik saya, tapi sekarang dia sudah bisa hafal Al-Qur'an, bahkan sudah menjadi Imam di mesjid besar, sedangkan saya Juz 30 pun belum bisa hafal semua...
Saya iri sama temen SMA saya, padahal dulu waktu kita SMA dia sering minta dijajanin sama saya, tapi sekarang dia sudah bisa menyekolahkan adik-adiknya sampai ke jenjang Kuliah, sedangkan saya walaupun adiknya cuman satu, untuk keperluan sehari-hari saja masih ngirit-ngirit, ahhhhhh sungguh sia-sia waktu 25th saya ini...
Saya iri sama temen sewaktu saya Kuliah, padahal dulu kalau ada apa-apa dia minta tolongnya sama saya, tapi sekarang dia sudah bisa bikin sekolah PKBM, murid-muridnya juga sudah banyak, sedangkan saya, bangun perpustakaan saja susahnya minta ampun, masih selalu kalah dengan kebutuhan-kebutuhan pribadi yang terkadang manfaatnya kurang.
Semua hal ini akan menjadi cambukkan kehidupan yang nyata bagi saya, karena nanti saya yakin saya bisa melebihi mereka...
Dan kelak mereka yang akan iri sama saya...
Terimakasih kawan, kau membuatku menjadi peserta dalam perlombaan ini...
"Berlomba-Lomba dalam Kebaikan dan Kebenaran"
Sent from BlackBerry® on 3

Kalian Membuatku IRI

Sungguh aku akhir-akhir ini aku sangatlah bingung, padahal umur sudah seperempat abad, tapi aku bener-bener belum bisa menjadi sesuatu yang berguna seperti apa yang aku terapkan dalam motto hidupku beberapa tahun ini yaitu "Menjadi yang Berguna di Atas yang Terbaik" rasa-rasanya itu masih jauh dari kenyataan.
Beberapa minggu ini, saya mulai muncul rasa iri kepada orang-orang disekitarku.
Padahal sudah jelas, kalau rasa iri itu sangat tidak dianjurkan oleh agama apapun.
Tapi sebagai manusia biasa, ya saya mau gimana lagi, liat dia iri, liat dia iri, liat si dia iri, liat si itu iri juga.
Pengen sih ngebuang rasa iri ini, tapi gimana lagi, susah men.
Setiap hari saya mikir, coba saya kayak dia, coba saya gini ya..., coba saya gitu ya..., pasti saya gak akan kayak gini, pasti saya sudah bisa kayak dia, pasti saya sudah kayak dia, pasti saya sudah kayak si itu tuh...
Teman-teman maaf kalau saya iri dan cemburu sama kalian, karena jujur kalian bener-bener membuat hati ini sesek, bahkan kalau saya denger kalian berhasil lagi, saya iri lagi...
Ya, saya iri,
Saya iri sama temen saya yang dulu waktu SD nilai rapotnya tidak sebaik saya, tapi dia sudah bisa memberangkatkan kedua orang tuanya untuk pergi Haji, sedangkan saya ingin memberangkatkan satu nenek saya aja susahnya minta ampun...
Saya iri sama temen SMP saya, yang padahal dulu waktu SMP dari segi ekonomi dia tidak sebaik saya, tapi sekarang dia sudah bisa hafal Al-Qur'an, bahkan sudah menjadi Imam di mesjid besar, sedangkan saya Juz 30 pun belum bisa hafal semua...
Saya iri sama temen SMA saya, padahal dulu waktu kita SMA dia sering minta dijajanin sama saya, tapi sekarang dia sudah bisa menyekolahkan adik-adiknya sampai ke jenjang Kuliah, sedangkan saya walaupun adiknya cuman satu, untuk keperluan sehari-hari saja masih ngirit-ngirit, ahhhhhh sungguh sia-sia waktu 25th saya ini...
Saya iri sama temen sewaktu saya Kuliah, padahal dulu kalau ada apa-apa dia minta tolongnya sama saya, tapi sekarang dia sudah bisa bikin sekolah PKBM, murid-muridnya juga sudah banyak, sedangkan saya, bangun perpustakaan saja susahnya minta ampun, masih selalu kalah dengan kebutuhan-kebutuhan pribadi yang terkadang manfaatnya kurang.
Semua hal ini akan menjadi cambukkan kehidupan yang nyata bagi saya, karena nanti saya yakin saya bisa melebihi mereka...
Dan kelak mereka yang akan iri sama saya...
Terimakasih kawan, kau membuatku menjadi peserta dalam perlombaan ini...
"Berlomba-Lomba dalam Kebaikan dan Kebenaran"
Sent from BlackBerry® on 3

Senin, 20 Oktober 2014

20 Oktober 2014

Sebenarnya, hari ini pegal-pegal, dan rasa capek itu masih ada, tapi rasa-rasanya, emang banyak yang harus saya jalanin hari ini.
Di mulai tadi pas bangun pagi, saya harus segera mandi, karena ada janji mau nganter temen kecil saya (bisa dibilang teman sekaligus guru saya) akan melaksanakan pernikahan yang pertamanya, dengan keadaan lelahpun saya paksakan diri untuk tetap setia dengan janji saya.
Acaranya sih tidak berlangsung lama, karena selesai akad saya langsung pamitan sama dia. Aahhhhhhh rasanya ingin lanjut istirahat...
Tapi itu belum bisa, karena kewajiban saya sebagai Hamba Asuh bagi titipan Tuhan yang ada di kandang (read : Kambing PE) maka dengan senang hati saya tetap memanjakan mereka, mengambil bahan pakan dan mengolahnya untuk segera bisa mereka konsumsi, belum jam 12, semuanya sudah selesai.
Sehingga pada akhirnya, ntah tepatnya jam berapa, yang jelas tadi pas saya liat jam dinding, jarumnya berada disekitaran jam 10 pagi, sayapun tidak lupa dengan acara yang saya tunggu beberapa bulan kebelakang ini, yaitu pelantikan Presiden yang saya pilih, bapak Joko Widodo.
Di Keluarga mungkin hanya saya dan istri yang memilih beliau kala itu, namun itu tidak membuat saya ragu sama Beliau, karena insting seorang Ular itu selalu tepat, dan saya punya insting kalau Jokowi lha orang yang tepat untuk menjadi Presiden Indonesia yang ke-7.
Disamping insting saya dari dulu selalu benar kalau memilih pemimpin, indera penciuman saya akan kekuasaan selalu tepat. Dari mulai saya berpredikat sebagai warga yang punya hak pilih, pilihan saya selalu menang, dan itu terbukti lagi sekarang. Hehehehehe
Saya tau, bukan hanya saya yang punya keyakinan itu, tapi setidaknya, saya bisa membuktikan pada diri saya, kalau pilihan saya (pilihan yang datang dari hati) selalu bisa, maka tanpa ragu lagi, kalau apa yang saya cita-citakan dari dulu akan terbukti.
Setiap orang punya impian untuk kebahagiaan, dan saya yakin semua impian saya akan terkabul menjadi kenyataan.
Saya mungkin manusia biasa, yang lahir dari manusia biasa juga, tapi saya adalah Makhluk Tuhan, dan tiada yang bisa menandingi Tuhan, jadi saya boleh jadi adalah ciptaan Tuhan yang hebat dan sempurna, sewaktu Tuhan menciptakan saya, saya yakin Tuhan dalam keadaan happy, makanya ciptaannya ini terbentuk dengan indah.
Mulai saat ini, saya tidak akan ragu lagi dengan diri saya yang hebat ini, (walaupun percaya pada diri sendiri tidak diperbolehkan oleh agama saya), saya yakin saya bisa, saya akan menjadi pioner untuk Indonesia Hebat ala Jokowi,
Untuk Pak Jokowi sendiri, selamat berkarya, selamat bekerja, dan semoga bapak tidak mengecewakan saya untuk kesekian kalinya.
Mimpi yang indah nanti malam, dan nanti kalau kita berjumpa, saya ingin sekali bertanya, bagaimana rasanya bercumbu dengan istri anda, ketika anda sekarang menjadi Presiden, apalagi musim hujan sudah mulai aktif kembali, semoga istri bapak selalu bisa melemaskan otot-otot kencang bapak ketika istirahat tiba.
Salam Etawa pak Jokowi...
Sent from BlackBerry® on 3

Sabtu, 11 Oktober 2014

Konsultasi Gratis

Saya : Pandu Rahayu ingin meningkatkan layanan dengan menyediakan fasilitas konsultasi Tani Ternak Modern gratis via handphone (sms) e-mail dan BBM.

Saya akan siap menjawab seluruh pertanyaan Anda mengenai:

1. Cara pembuatan Kandang ternak yang benar, baik itu untuk kandang Koloni atau Kandang Panggung individu.

2. Cara memilih bibit ternak yang benar, baik untuk perkembanga biakan, pedaging, atau Kontes (khusus kambing PE)

3. Cara pembuatan pakan fermentasi yang benar.

4. Cara memasarkan ternak anakan, dewasa, atau ternak kontes.

5. Cara pemeliharaan ternak, baik itu dari segi pemberian pakan, penanggulangan penyakit, serta penangan kelahiran serta pasca kelahiran.

6. Cara pembuatan pupuk organik yang benar dan berkualitas.

7. Cara pemulihan lahan yang sudah terkontaminasi oleh pupuk kimia menjadi lahan yang kembali sehat, sehingga hasil pertaniannya akan menjadi sesuatu yang menyehatkan, bermanfaat, serta bernilai jual tinggi.

8. Cara penanaman pertanian yang benar, baik itu pertanian pesawahan (padi), ataupun pertanian palawija.

9. Cara bertani dengan memanfaatkan lahan sempit.


Pandu Rahayu, S.Pd

Konsultan Tani Ternak Modern

____________________________________________________________________________________

B I O D A T A

Pendidikan:

SDN Indihiang, Indihiang Tasikmalaya Lulus 2001

SMPN 5 Tasikmalaya ……… Lulus 2004

SMAN 2 Tasikmalaya ……… Lulus 2007

FKIP Geografi UNSIL, Tasikmalaya … Lulus 2011

Riwayat Pekerjaan:

Sejak 2004-2010 sambil sekolah dan dilanjut kuliah menekuni pemeliharaan Kambing PE untuk sekedar diambil susunya dan fokus mengikuti Kontes Ternak baik regional Kota, Propinsi sampai Nasional

2010- sekarang, mulai fokus pembibitan kambing PE guna untuk penjualan daging dan pemenuhan konsumsi masyarakat khusus (aqiqah dan qurban)

2011-sekarang, menjadi konsultan peternakan di Peternakan As-Salam

2012-sekarang, kontraktor membuat kandang terbuka dan tertutup, memproduksi pakan fermentasi bagi ternak, serta produksi pupuk organik
____________________________________________________________________________________

Tata Cara Konsultasi:
1. Mengirim e-mail ke alamat e-mail konsultan,
2. Mengirim pesan melalui BBM
3. Mengirim pesan melalui SMS melalui nomer handphone yang disediakan

____________________________________________________________________________________

Segera hubungi:

PIN BlackBerry : 280AF401

Handphones: 0898 67 99 165

E-mail: akupraha1908@gmail.com

Twitter : @jendral20ribu

Saya Melayani Peternak Indonesia Dengan Sepenuh Hati
Sent from BlackBerry® on 3

Sabtu, 04 Oktober 2014

Dan Taun ini Saya Asli "Merugi"

Selamat siang temen-temen semuanya,
Gimana hari Minggunya, panas apa adem, pasti panas lha ya, secara temen-temen sekarang lagi pada nyalain bara api buat bakar sate hasil dari pembagian daging qurban tadi pagi.
Yaapppp, hari ini bertepatan dengan Ultan TNI, kita semua sebagai orang muslim merayakan hari raya ke dua di tahun ini, yakni hari raya idul adha, atau sering juga disebut hari raya qurban.
Dan taun ini ada rekor tersendiri dari saya, biasanya kalau kita qurban tidak pernah qurban kambing yang ada di kandang, selalu hasil dari penjualan kambing kita belikan sapi rame-rame, alasannya sih sederhana, disamping sapi lebih murah (gak mau rugi) (ibadah masih itung-itungan, hehe) sapi itu lebih gede aja dagingnya, nah taun ini (bukan karena gak kambing kita gak laku) kita sengaja qurban dengan motong kambing sendiri, dan itu baru terjadi taun ini, dari segi bathin lebih berat, tapi ternyata pas sudah di potong lebih meringankan.
Soalnya dari dulu saya selalu berkilah, kalau temen-temen nyuruh saya qurban kambing yang ada di kandang saya selalu punya alasan untuk tidak motong kambing di kandang, padahal esensi dari qurban itu adalah merelakan yang paling kita sayang, laksana Ismail yang dengan rela di qurbanin oleh Ibrahim.
Tapi dari semua kesenangan ini, jujur saja saya sedih, karena saya tau ada sebuah kata bijak kalau seseorang itu harus bisa lebih baik dari sebelumnya, maka dia adalah orang yang beruntung, kalau sama berarti dia adalah orang yang rugi, dan kalau lebih buruk maka dia adalah orang celaka, saya sudah niat kalau taun ini saya harus qurban dengan istri saya, tapi apa daya karena nafsu duniawi saya lebih besar jadinya yang qurban hanya istri saya, jadi jelas saya dalam keadaan rugi bahkan mungkin celaka, karena tahun lalu qurban satu nama, nah tahun ini juga qurban satu nama, jelas itu sesuatu yang merugikan bagi saya. Padahal *aahhhhhhhhhh syudahhhllaaahhh*
Saya tau kalau qurban itu urusannya adalah mau atau tidak mau, bukan mampu atau tidak mampu, tapi tahun ini saya ada dalam kerugian.
Mungkin bedanya adalah tahun lalu qurban saya tanpa beban karena saya qurban sesuatu yang umum, tapi tahun yang di qurbanin adalah sesuatu yang khusus, mungkin hal ini akan menjadi pembanding seandianya nanti dalam sidang bersama yang maha kuasa, saya punya satu hal yang bisa dijadikan peringan.
Bagi temen-temen yang tahun ini sudah bisa meningakatkan qurbannya, saya do'akan semoga tahun depan bisa lebih meningkat lagi qurbannya, dan bagi temen-temen yang belum bisa qurban semoga tahun depan sama Allah diberikan kemauan untuk berqurban, mau yang bukan sekedar mau, tapi mau yang benar-benar diniatkan untuk bisa, masa kalah sama nenek-nenek pemulung sih.
Sampai jumpa di Qurban tahun depan ya teman-teman semuanya.
Sent from BlackBerry® on 3

Minggu, 21 September 2014

Men sana in corpore sano

Bukan bukan itu maksudnya, maksud dari judul ini bukan maksud yang sebenarnya, karena seperti yang kita tau, arti dari Men sana in corpore sano adalah di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, emang bener sih itu artinya, tapi maksud saya untuk kalimat itu untuk menceritakan tingkah dua bocah anak saya yang semakin hari semakin hebat aja tingkah lakunya.
Seperti yang temen-temen tau, kalau saya baru punya dua anak cowok saat ini, yang satu udah 1,5 th dan yang satu baru setengah taun, dua-duanya aktif banget.
Terkadang keaktifan mereka membuat saya dan istri saya lelah, tapi ya itulah seninya,punya dua anak dengan jarak lahir cuman setahun.
Yang satu ingin ini yang satu ingin itu, mending kalau bisa dihandle sama berdua, ini terkadang mereka inginnya sama saya doang atau sama istri saya doang, jadinya kerepotan, kalau gendong yang kecil yang gede ngamuk, saat gendong yang gede yang kecil sedih, serba salah sih, tapi ya gimana lagi, masa mau nyalahin mereka, karena emang dua-duanya masih sangat sangat sangat butuh perhatian.
Kuncinya ikhlas dan sabar aja, pala pusing mata sepet nikmatin aja lha.
Kalau saya mah masih mending ada kegiatan lain di luar rumah jadi kadang pas siang mereka berdua saya tinggalin, yang repot jadinya istri saya aja, kasian sih, tapi gimana lagi, kalau gak keluar rumah nanti cicilan Nissan Frontier Navara Sport Versionnya gak bakalan bisa terbayar, hehehhe.
Intinya sikap tawakkal itu harus selalu ada, apalagi disaat-saat seperti ini.
Buat temen-temen yang punya keadaan yang sama dengan saya pasti tau maksud saya, saat dimana tengah malem si kecil minta dimanja, minta maen sesuatu hal yang di luar nalar.
Semua hal itu selalu bisa diatasi, yakin aja, jadi buat temen-temen yang udah nikah dan belum diberi keturunan saya do'ain semoga sang bayi segera dititipkan oleh Allah pada temen-temen, yang udah punya satu segerakan aja jadi dua gak usah dijauh-jauhin aja jaraknya, emang sih repot tapi pasti bisa teratasi, sabar aja usaha aja, dan yang sampai sekarang masih jomlo, saya do'ain biar taun ini jodoh yang dinanti disegerakan datang untuk melamar dan yang inginnya melamar semoga sang jodoh udah siap untuk dilamar tanpa syarat apapun.
Salam hormat dari Alky dan Alka.
Men sana in corpore sano : Alky pengen ke sana Alka pengen ke sono
Sent from BlackBerry® on 3

Minggu, 27 Juli 2014

Inti dari Hikmah

Apa kabar hey *ngomong sama blog yang jarang dijamah*
Sudah hampir dua bulan saya tidak banyak ngomong ya, hehhe. Padahal pas terakhir posting soal kepindahan ke Tasik, banyak banget hal yang saya lakukan di Tasikmalaya ini, *ya walaupun semua kegiatannya gak di Tasik, tapi semua start nya dari Tasik*
Mulai dari saya menjadi Trainer untuk pertama kalinya di Acara Training yang saya sendiri sebagai perintisnya, ngisi acara di Yogyakarta, jadi Juara diacara kontes ternak 2014, biasanya semua hal itu saya ceritakan satu persatu dalam blog ini, tapi kali ini enggak, karena rasanya sangat tidak ada waktu untuk mosting itu semua.
Padahal selama di Jakarta apapun yang terjadi selalu ceritakan, walaupun gak selalu diceritakan di blog tapi minimal saya bikin artikel kecil soal saya sewaktru di Jakarta, malam ini semuanya baru saya ngeuh, ternyata selama di Jakarta itu banyak banget hal yang bikin saya sedih, karena beberapa temen juga tau, kalau saya selama di jakarta di tahun ini terpisah dengan keluarga.
Dan cara paling efektif bagi yang menyendiri adalah menulis.
Disitu saya menyimpulkan dengan sotoy ternyata, orang yang sering menerbitkan buku adalah orang-orang yang mungkin kurang bahagia dalam hidupnya, sama seperti hal nya Habibie, dia bikin novel karena dia tidak bahagia dengan hidupnya, dan selama dua bulan ini terbukti, disaat saya berkumpul dengan keluarga, saya sangat bahagia, semua ide yang biasanya langsung saya tuangkan dalam bentuk tulisan atau cerpen, sekarang semua itu terlupakan begitu saja, gimana gak terlupakan, karena waktu saya habis untuk bercanda tertawa ria dengan kedua anak saya, waktu saya habis untuk selalu bermesra-mesraan dengan istri saya tercinta, beda dengan di Jakarta.
Malam ini semua tersadarkan, dan saya bersyukur atas semua ini.
Jadi intinya, kebahagiaan itu akan mengalahkan segalanya, termasuk ide hebat sekalipun, karena apapun yang terjadi, kalau sudah bahagia ya mau nyari apa lagi.
Dimalam yang ramai ini, saya mengucapkan selamat takbiran bagi semua sahabat muslim saya di seluruh alam raya ini.

Sent from BlackBerry® on 3

Kamis, 05 Juni 2014

Memanusiakan Diri

Tiga tahun sudah saya di Kota hebat ini, selama tiga tahun itu juga banyak hal yang telah saya lalui, dan tentunya saya dapatkan.
Istri, anak, tetangga baru, keluarga baru, teman baru, sahabat baru, komunitas baru, pemahaman baru, telah saya dapatkan kumplit selama tiga tahun di kota ini.
Tapi malam ini, rentetan cerita tiga tahun ini akan segera berakhir, bukan karena saya tidak betah di sini, bukan juga karena saya terusir, tapi karena saya yakin dengan pindah akan selalu ada sesuatu yang baru.
Apakah saya akan merindukan kota ini, pastinya, saya pasti akan merindukan saat-saat beberapa kali pindah kontrakan dengan anak istri saya, saya pasti akan selalu ingat saat-saat Tuhan selalu tepat waktu dalam menolong saya dan istri saya, saat di mana saya meneteskan air mata dan kemudian dipeluk oleh istri saya, saat dimana saya berangkat pagi pulang malam, saat dimana saya desak-desakan di kendaraan umum, saat dimana saya dan istri saya harus menahan lapar karena stok makanan sudah tidak ada di dapur kami,saya pasti akan ingat itu semua, tapi sesuatu yang dirindukan bukan berarti kembali terulang kan.
Makanya hari ini saya putuskan untuk pindah dari kota ini, memulai hidup baru dengan istri saya di kota yang baru.
Kita tidak tau apa yang akan terjadi nanti, yang jelas kita yakin Tuhan akan selalu menemani kita dalam berproses. Karena Tuhan sayang sama kita.
Malam ini, disaat purnama belum sempurna, saya seakan sendirian dalam bus yang memang penuh dengan penumpang.
Saya hanya ingin berterimakasih sama kota ini, kota yang indah disaat malam dan sempurna disaat siang.
Terimakasih Jakartaku sayang, kelak saya akan kembali kesini, dengan hal yang baru.
Tapi malam ini saya dengan berat hati harus mengucapkan selamat tinggal padamu.
Selamat tinggal pada saat-saat bangun subuh, yang bukan niat pergi berjamaah tapi karena takut kesiangan kalau kerja.
Selamat tinggal KRL yang semakin hari semakin penuh dan bahkan selalu mogok.
Selamat Tinggal TransJakarta yang penuhnya masih sama dengan KRL.
Selamat Tinggal sahabat yang tidak pernah tau keadaan saya yang sebenarnya.
Selamat Tinggal Para Muridku tercinta, selamat dan Sukses atas kelulusan kalian.
Selamat Tinggal makanan mahal yang rasanya tidak sesuai dengan harganya.
Selamat Tinggal Mimpi yang dulu pernah terlintas dan mungkin suatu saat nanti akan kembali kujemput impian itu.
Terakhir, Selamat Tinggal semua kenangan yang indah, dan saya tidak akan mengulang semua kenangan indah itu.
Karena kelak ketika saya kembali ke kota ini, saya sudah menjadi sosok yang baru yang lebih berguna, Insha Allah.
Sent from BlackBerry® on 3

Minggu, 11 Mei 2014

Kalian yang Tersayang

Jakarta 11 Mei 2014, saya sekarang sudah menjadi ayah dari dua orang anak lelaki, tanggung jawab saya sebagai manusia semakin bertambah, tapi yang jelas itu bukan sesuatu yang memberatkan saya pastinya.
Mereka Tuhan kirimkan kepadaku pastinya dengan tujuan yang baik, ya, walaupun saya bukanlah seorang lelaki yang sempurna, tapi saya yakin tidak ada kehendak Tuhan yang buruk.
Mau jadi apa anak-anak saya nanti itu terserah mereka, yang jelas saya di sini bertugas untuk selalu membimbing dan mengarahkan mereka, karena mereka adalah awak dari Kapal Layar yang saya nahkodai, tugas saya hanyalah membuat semua awak di kapal ini selamat.
Ya, kapal ini adalah rumah tangga saya, saya yang bertugas membawa merekam
Sebagai nahkoda yang baik, tentunya saya ingin sesuatu yang bisa membuat semua awak kapal tenang dan bahagia ada dalam kapal ini.
Tuhan tau, aku hanyalah manusia biasa yang terlahir dikalangan yang biasa pula, tapi Tuhan juga tau kalau saya sanggup membuat semua hal yang biasa ini, menjadi sesuatu yang berarti nantinya.
Khusunya kedua anak saya, saya tidak tau apakah anak saya akan bertambah atau tidak, tapi pastinya sekarang merekalah yang kelak akan mewarisi apa yang kupunya saat ini.
Sebuah kapal itu tidak akan pernah selamanya berlayar dengan tenang, karenanya saya harus terus menunjukan sikap waspada bagi semuanya.
Saya sebagai seorang ayah, jelas tidak akan pernah rela melihat anak-anaknya berduka, tapi saya juga tau diri kalau perjalanan anak-anak saya tidak akan selalu lembut, maka dari itu saya selalu suka dengan sebuah do'a yang dulu pernah diungkapkan oleh seorang ayah kepada anaknya, sebuah do'a yang bagi saya itu bukanlah do'a yang biasa, seorang itu bernama :
Jenderal Douglas Mac Arthur
Berikut do'a indah yang selalu saya bacakan ulang kepada anak-anak saya:

"Tuhanku…Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya.
Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.
Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.
Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya
dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.
Seorang Putera yang sadar bahwa
mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.
 
Tuhanku…Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak.
Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.
Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.
Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin dirinya sendiri,
sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.
 
Berikanlah hamba seorang putra
yang mengerti makna tawa ceria
tanpa melupakan makna tangis duka.
Putera yang berhasrat Untuk menggapai masa depan yang cerah namun tak pernah melupakan masa lampau.
Dan, setelah semua menjadi miliknya…
Berikan dia cukup Kejenakaan sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh namun tetap mampu menikmati hidupnya.
 
Tuhanku…Berilah ia kerendahan hati…
Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki…
Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna…
Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud,
hamba, ayahnya, dengan berani berkata "hidupku tidaklah sia-sia""

I Love You Nak, ayah sayang kalian :
Dedicated for : de Alky dan de Alka
Sent from BlackBerry® on 3

Sabtu, 03 Mei 2014

Antara Aku dan Mereka (Kambing PE)

Saya adalah anak ke dua dari tiga bersaudara, nama saya adalah Pandu Rahayu, banyak arti dari nama itu, tapi pas saya nanya langsung ke bapak saya apa arti dari nama yang dia berikan untukku, ternyata keren bingit temin-temin,
Bapak aku bilang :
Pandu itu Artinya Pemimpin
Rahayu artinya selamat
Kalau digabungkan berarti Pandu Rahayu itu adalah Pemimpin yang Selamat, selamat di dunia dan di akhirat,
Intinya mungkin cita2 ayahku ingin anaknya menjadi seorang Presiden,hehe
The Next President RI

Saya asli dari Kp. Salamnunggal, Indihiang -Tasikmalaya
Ayahku kerja di kecamatan dan ibuku di penjara.
Kegiatan saya sehari-hari kebanyakan maennya, karena saya seorang sarjana Pendidikan, saya diberi kesempatan juga untuk Mengajar Geografi dan Sosiolgi di PKBM Al-Hikmah,
Disamping itu juga saya dan istri bekerja sama mendirikan taman bacaan Masyarakat : REMUSA ( Regenerasi Muda Indonesia )

*langsung ke cerita kambingnya aja ya*

Jadi dari tahun 2005, Kemenpan punya program, yaitu kontes ternak asli Indonesia,
Yg dikonteskan yaitu Sapi PO, sapi Perah Lokal, Kambing PE, Domba Garut, Burung Kicau, Ayam Pelung, Kelinci Lembang, Bebek, pokoknya ada banyak lha,
Tau dong saya memilih yang mana?
yup saya milih Kambing PE, karena saya punyanya ya kambing PE itu,
Saya punya pejantan, pertama kali ikut kontes, eh jadi juara,
Akhirnya ketagihan deh,
Mejeng ah


si Dora sang Kesayangan, peringkat 5 Nasional pada tahun 2010

dora Waktu dapet juara 3 di Jawa Barat

Dulu cuman ngerawat 2 ekor jantan dan 4 ekor betina,
Karena memang saya dulu cuman fokus ke kontes,
Dan alhamdulillah, setiap tahun juara terus,
Pamer Dulu ya

Sampai pada akhirnya, pada akhir 2010, waktu itu saya sedang program akhir kuliah, saya jurusan Pendidikan Geografi, tapi Skripsi yang saya buat tentang kambing PE, gemparlah seluruh fakultas, karena seorang mahasiswa calon SPd, skripsinya malah ngebahas kambing, itulah kecanggihan geografi sebagai Mother of Science, dengan lobi lobian ke dosen pembimbing, akhirnya saya mencoba out of the box, lahirlah buku pertama saya, dengan Judul Tema Budidaya Kambing PE : bisa didapatkan di perpustakaan kampus, limited edition, cuman ada 5 eksemplar, hehehehe

Jadi saya butuh banyak kambing buat saya teliti, nah dengan bantuan dari bapak tercinta, beliau ngasih info soal para peternak kambing dan sejumlah modal untuk belanja beberapa ekor kambing.
Usaha kambing ini dikerjakan bukan hanya sama saya aja, tapi kakak dan adik saya juga ikutan, cuman saudara saya mulai aktif ikut nimbrung diusaha kambing ini pada tahun 2011, karena mereka sibuk menyelesaikan study nya, maklum kakakku kuliahnya di luar kota dan adikku masih SMA, kalau saya karena kuliahnya di Tasik, jadi lebih banyak waktu luangnya.
Setelah adik dan kakak saya ikut gabung, alhamdulillah banyak hal baru di peternakan ini, tentunya dari segi tukar pikiran, kalau dulu cuman sama bapak aja, sekarang jadi berempat.
kakak (ijo) dan Bapak (jaket kulit)

Beternak kambing etawa bagi orang yang sudah melakukannya adalah nyaman dan enak-enak saja. Tetapi bagaimana dengan calon peternak yang akan memulai usaha peternakan kambing ini. Ada berbagai macam pertanyaan yang sering terucap dari beberapa tamu saya kepada saya. Salah satunya adalah begini; Ndu, kalau saya beternak kambing entar bagaimana ya? Anakannya akan dijual ke siapa? Siapa yang mau beli anakannya? Ndu,kalau entar kambingnya keluar susunya, siapa yang mau beli ya? Bagaimana cara memasarkan susunya ya? Susu kambing kalau disimpan awet berapa lama? Kalau saya ada uang investasi ke kambing prospeknya bagaimana ya? Dll,.. dll….. dll…..
Macam-macam pertanyaan yang sering diajukan tamu-tamu saya ke saya. Saya akan berusaha memberikan sedikit bocoran mengenai prospek beternak kambing etawa yang sedang saya alami sampai saat ini.
Untuk sukses tidak dapat diraih dalam sekejap mata. Butuh waktu, butuh pengorbanan yang besar dan yang lebih utama adalah butuh niatan yang besar. Terutama dalam hal beternak, kambing etawa adalah hewan yang bernyawa, yang tentunya juga memerlukan perlakuan yang berbeda jika dibandingkan dengan barang lain yang tidak bernyawa. Saya berangkat dari hobi. Saya memulai usaha ini sejak dari sma. Sebuah waktu yang sangat lama.
Sebagian besar masyarakat Indonesia memelihara kambing hanyalah untuk "tabungan" ataupun dimanfaatkan dagingnya saja.
Sesuai dengan hadits Rasul bahwa harga satu ekor kambing itu adalah 1 dinar

 Belum banyak yang memanfaatkan susu kambingnya. Padahal jika ditinjau dari segi gizi yang terkandung didalamnya, susu kambing memiliki kandungan protein yang paling tinggi jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kuda bahkan air susu ibu sekalipun. Bahkan jika di lihat dari harganya, harga susu kambing masih jauh lebih tinggi jika dibanding dengan harga susu sapi.
Saat ini belum banyak peternak kambing yang mengusahakan susu kambing sebagai tambahan pendapatan. Seekor kambing etawa yang bagus, dengan pemberian pakan yang cukup, bisa menghasilkan susu kambing sebanyak 2-3 liter per hari. Dari segi tingginya harga susu kambing saat ini yang dipasaran Tasikmalaya bisa tembus diharga Rp.35.000/liternya, sebenarnya ada potensi dan peluang besar dalam pengembangan usaha produksi susu kambing. Dengan kualitas kambing yang bagus, berarti seekor kambing etawa akan bisa menghasilkan pendapatan tambahan Rp. 60.000 sampai Rp.90.000 per ekor per hari. Lha kalau usaha ini ditekuni pastilah akan bisa membantu pendapatan keluarga. Berdasarkan pengalaman saya, seekor kambing etawa akan berproduksi susu maksimal jika kambing tersebut telah beranak minimal 3 kali. Hal itu bisa diamati dari tempat susu/ambing yang ada di kambing tersebut.Kambing etawa menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Hal ini karena permintaan akan susu kambing dari hari ke hari yang semakin meningkat.
Hasil pengamatan saya konsumen yang membeli susu kambing terbagi ke dalam 2 kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok orang kaya. Kenapa orang kaya, karena harga susu kambing ditempat saya jualan adalah Rp.35.000/liter dan tentunya hanya orang berduit saja yang pasti akan membeli susu kambing tersebut. Kelompok ke dua adalah orang yang menderita suatu penyakit, seperti TBC, Asma, batuk-batuk, ataupun mereka yang mempunyai penyakit yang sudah parah. Kelompok ke dua ini menduduki peringkat terbesar, hampir 75%. Dan orang-orang ini adalah konsumen yang sangat nyata, karena mereka yang sakit pastilah mempunyai tujuan untuk sembuh dari sakitnya. Bahkan Negara tetangga kita Malaysia dan Australia juga sedang gencar-gencarnya mengembangkan produk susu kambing. Perkembangan pesat akan permintaan susu kambing tidak lepas dari anggapan banyak orang mengenai manfaat susu kambing yang sangat luar biasa. Banyak konsumen susu kambing yang kembali ke toko saya untuk membeli lagi susu kambing. Kata mereka, setelah meminum susu kambing, ada perbedaan yang sangat luar biasa di dalam tubuhnya. Ini merupakan bukti yang sangat nyata, bahwa susu kambing adalah merupakan alternative yang alami bagi orang yang ingin sembuh.
Harga susu kambing siap minum 8ribu rupiah/botol (200cc)

Pangsa pasar susu kambing masih terbuka luas. Menurut saya memelihara kambing etawa tidak akan pernah rugi. Kenapa demikian? Karena kalau di cermati secara seksama, semua yang dihasilkan dari kambing itu bermanfaat dan memiliki nilai jual yang sangat bagus. Seekor kambing dewasa, akan mengeluarkan 0,75 kg pupuk kambing dan 2 liter urine. Sebagai mana kita ketahui, pupuk kambing juga sangat laku dipasaran. Harga pupuk kambing bisa tembus sampai Rp.500/kg. padahal pupuk kambing sendiri itu adalah limbah. Selain pupuk kambing dan urine, seekor kambing betina juga akan beranak. Anakan kambing juga tentunya memiliki nilai jual yang tinggi. Disamping itu, kambing etawa juga bisa menghasilkan susu, yang sangat jelas memiliki pasar tersendiri. Dan yang terakhir, seekor kambing etawa juga memiliki nilai jual terhadap dagingnya. Kambing etawa akan dipotong untuk diambil dagingnya, bilamana kambing tersebut sudah tidak bisa berproduksi susu maupun anaknnya secara baik dan banyak. Alternatif untuk kambing pedaging adalah alternative terakhir pada seekor kambing etawa.
Berdasarkan uraian diatas, apakah kita harus ragu untuk beternak? Jawabanya adalah T I D A K. Jika ragu dalam beternak kambing etawa, maka kita sudah melewatkan satu kesempatan dan peluang emas. Jika kita mulai dari sekarang juga tidak akan ketinggalan. Karena beternak kambing adalah abadi, tidak ada booming maupun rekayasa dalam usaha ini. Karena ada susu kambing, maka kambing etawa adalah pilihan yang tepat untuk berinvestasi. Minimal keluarga kita bisa mengkonsumsi susu terbaik di dunia ini dengan biaya yang murah.
susu terbaik

***
Saat ini kami baru punya satu rumah susu, satu unit mobil produksi, lahan pakan, tiga komplek perumahan kambing, beberapa kulkas, terus alat produksi lainnya,
Narsis nih
The Super Car


Subur Makmur Loh Jinawi
Si Kembar





Produk dari kami baru ada Yoghurt, Susu murni, pupuk organik, penjualan kambing aqiqahan, kambing perahan, dan kambing kontesan,




Nama peternakan kami : as-salam artinya (ada yg tau gak)
Ada yg bisa jawab filosopinya dari mana nama As-Salam itu?hehehe
Ke depannya mau buat kedai susu kayak cimory, cuman kita pasti lebih mahal,karena bahan dasarnya susu kambing, yang harganya hampir 5-8 kali lipat dari harga susu sapi
Susu sapi : 5ribu/liter
Susu kambing : 40-60ribu/liter ( harga paling murah palingan 35ribu/liter )
Terakhir
Silakan goggling aja, kecanggihan susu kambing, manfaat susu kambing, khasiat susu kambing, pokoknya liat aja deh keunggulannya dari produk2 yg lain,
Disamping itu, kalau Kambing PE itu, punya Indonesia Asli lho,
Jadi keren banget kan kalau punya kita, di olah sama kita, di kembangin sama kita, dan hasilnya untuk kita, udah sehat, penuh manfaat, banyak khasiat, udah gitu sunnah lagi bagi umat muslim memelihara kambing, meminun susu kambing, pokoknya kalau beternak kambing itu ibarat peribahasa :
Sambil menyelam, minum es cendol sekalian nge tweet dan ngeshare di Instagram, hehehe
Waslmkm wr.wb
Selamat Beternak bagi Kawan-kawan semua
























Senin, 21 April 2014

Naimar Robby Al-Karim

Wah, udah tanggal 22 April 2014 aja nih om tante, hehe
Seperti biasa, kalau gue nge post di blog ini, pasti ada sedikit momment yang penting banget buat gue dan mungkin juga penting buat orang-orang disekitar gue.
Seperti yang gue bilang tadi, kalau hari ini tuh tepat tanggal 22 April 2014, ada yang tau gak apa yang bakalan gue share kali ini?
Eittssss, jangan mikir kalau gue mau nge share soal Kartinian ya, mentang-mentang kemarin kita abis ngerayain ultahnya dia, gue tegasin sekali lagi, post ini bukan soal Kartini.
Terus apa dong ya?
Nah, bagi beberapa orang mungkin tau, karena tepat bulan kemarin di tanggal yang sama gue sempet ngirim sms massal dan BM ke semua contact di HP gue, yang isinya adalah ketika istri gue sedang memperjuangkan sesuatu,
 yap, hal yang diperjuangkan istri gue kala itu adalah ketika dia sedang dalam keadaan hidup dan mati berusaha melahirkan anak gue yang ke dua.

Proses kelahiran anak gue yang pertama sama yang kedua ini udah jelas beda, kalau yang pertama gue ngikutin semuanya dari awal sampai pulang ke rumah, nah kalau yang ke dua ini beda, pas saat mau lahiran itu, gue lagi ada di Jakarta dan istri gue lagi di Tasik,menurut sms yang gue baca istri gue masuk ke rumah sakit dari jam 6 pagi, tapi karena gue kalau week end jarang banget megang hp, alhasil gue tau istri gue mau lahiran jam sembilan pagi, udah aja gue langsung capcus aja berangkat ke Tasik.
Sambil memprediksi gue nanti nyampe jam berapa ke rumah, gue terus-terusan nlp ibu atau istri gue, dan emang sampai jam 11 siang anak gue belum lahir juga.
Gue sih gak khawatir atau gimana, cuman sempet sedih juga, karena dalam hati gue mikir kalau gue gak bakalan sempet liat proses anak gue lahir persis kayak waktu Alky lahir.

Gue pun pasrah aja, daripada stres mikirin istri gue yang sedang ngeden-ngeden, gue tidur aja biar perjalanan serasa singkat.
Lagi enak-enaknya tidur nih, tiba-tiba hp gue geter, pas gue liat ibu gue nlp, ngasih tau kalau istri gue udah dibawa pulang ke rumah, saat itu gue mikir ,pasti anak gue udah lahiran, tapi pas gue tanya anak gue cowok apa cewek, ibu gue malah ketawa-ketawa, ya gue heran dong kenapa?
Tau nya, istri gue gak jadi lahiran di rumah sakitnya, walaupun saat itu pembukaannya udah masa pembukaan empat, tapi kata dokternya anaknya belum mau keluar, pikir gue, busyet dah kok anak gue yang kedua gini banget ya.

Ibu gue kemudian bilang, kalau anak gue pengen disaksiin sama gue pas dia lahir, pikir gue, emang bener ya bisa gitu, karena katanya sore paling lama udah lahir.

Perjalanan Jakarta-Tasik pada saat itu lumayan lama juga, soalnya pas week end jadi otomatis agak-agak macet lha jadinya, dari berangkat jam 10 pagi, gue nyampe rumah jam setengah 6 sore, dan emang bener, istri gue kayak gak ada tanda-tanda mau lahiran, padahal saat itu udah pendarahan, tapi ya dianya juga cuek-cuek aja.

Pas gue tanya, dia pengen makan atau apa, istri gue bilang, iya, dia pengen makan, tapi aneh aja gitu, makanan yang dia pengen adalah nasi padang pake lauk rendang dan sambel ijo, semua orang kaget, kalau gue sih gak kaget karena dia emang sukanya itu, tapi apa bener dia mau makan rendang, secara dia udah pendarahan dan pembukaan. Tapi karena gue sayang sama istri gue, ya gue beli juga lha rendang buat dia. Waktu itu jam udah nunjukin pukul delapan malem.
bener juga, nasi padang yang gue beli, langsung diabisin, dia masih mondar-mandir gitu aja, gak ada rasa sakit atau ngilu padahal diselengkangannya udah keluar darah.
Setelah istri gue makan rendang, katanya perutnya mulai kontraksi lagi, mulai mules-mules lagi, saat itu udah jam setengah sepuluh malam, bidan udah stand by dari jam sembilan malam, rencana mau di bawa kembali ke rumah sakit sama gue gak dibolehin, soalnya gue nyaranin lahirin di rumah aja, biar praktis, karena gue yakin gak bakalan terjadi apa-apa, eh taunya, pas jam setengah sebelas malem, anak guepun lahir, saat itu gue udah hampir terlelap saking ngantuknya, tapi pas denger jeritan tangis anak yang ke dua, mata gue langsung seger lagi, bahkan anak gue yang pertama yang saat itu baru usia satu tahun, dengan antusias ketawa kenceng, sambil tepuk tangan gitu.
Pas gue liat, emang yang bikin susah dia buat keluar karena anak gue yang kedua ini bodynya lebih gede dari anak gue yang pertama, selisih berat badannya aja bedanya 1 kg.
Apa yang diomongin sama ibu gue bener juga, rupanya anak gue ini pengen diliatin sama gue, bener-bener anak yang hebat, kedua anak gue emang hebat-hebat lha.
Alka baru keluar dari rahim bundanya




Alka cenderung lebih mirip bundanya

Baju pertama Alka

Lahir dengan berat 3,9kg
Digendong ayah untuk pertama kalinya

Punya anak dua "MANTAP"









Langsung aja, pas lahir gue tuntasin sunnah yang Rasul anjurkan buat anak yang baru lahir, yaitu :
1. Menasehatin dengan kata-kata yang baik dan benar.
2. Mentakhik (mencicipin qurma ke bibir sang bayi).
3. Memberi nama , nah nama anak gue yang ke dua ini adalah Naimar Robby Al-Karim, kata orang-orang nama itu gue ambil dari pemain bola, padahal gak banget, nama itu kalau di baca dengan teliti, adalah Naim Ar-Robby Al-Karim, yang artinya Naim=Nikmat/Anugerah Ar-Robby itu Allah, Al-Karim= yang maha mulia, nah karena biar gampang di ejanya gue tulis aja nama anak Gue itu Naimar Robby Al-Karim yang berarti Anugerah Allah yang Mulia.
4. Setelah itu sunnah orang tua buat anaknya yang baru lahir, yaitu meng aqiqahkan, 7 hari dari kelahiran dia, gue langsung motong kambing juara gue, karena anak gue cowok, otomatis gue motong kambing dua ekor, kambing yang pertama gue potong namanya si mawar dan yang kedua si Nakula, mereka ini juara kontes ternak se Jawa Barat.

Persiapan Aqiqahan


Ny. Mawarsudah siap untuk disembelih



Kakek H. Abun (berpeci), Bah Yaya, Nakula (depan), dan Mawar

Proses Penyembelihan Nakula

Takdir dan Nasib Nakula

Nakula Insha Allah bermanfaat di Dunia dan Akhirat

contoh Hasil dari pemotongan Nakula dan Mawar







Persiapan buat syukuran Aqiqahan Alka

Beres aqiqahan, terakhir sunnahnya itu adalah mencukur rambut si baby, dan nanti rambutnya ditimbang kemudian kita sedekah sejumlah emas sesuai berat timbangan rambut si baby.

Sebelum cukur rambut di Kp. Gue ada tradisi kalau udah 'puput' bay harus di sawer, katanya bagi-bagi berkah ke tetangga

Sebelum saweran baca do'a dulu biar makin berkah

Saweranpun terjadi, yang mungut sawerannya kebanyakan emang anak kecil

Selesai saweran, anak alka langsung disentuhkan kakinya ke tanah, biar nanti dia jadi pendaki gunung yang handal, hehehe

Bunga dan Gunting buat mencukur alka


Temen-temen gue banyak yang gak nyangka kalau gue bakalan punya dua anak secepat ini, tapi bagi gue justru emang ini semua anugerah Tuhan yang sangat baik buat gue, setiap tahun gue dikasih sesuatu yang indah olehNya, di awal tahun 2012 gue dikasih rejeki buat melangsungkan akad nikah dan resepsi perkawinan, kemudian awal tahun 2013 Allah ngasih gue anak pertama, yaitu Kaurama Kalky Autar, dan sekarang di awal tahun 2014 Allah ngasih gue Naimar Robby Al-Karim, hebatnya lagi semua itu terjadi sebelum pemilu, kalau tahun 2012 gue mau menghadapi Pemilihan Wali Kota Tasikmalaya, 2013 Alky lahir pas mau pemilihan Gubernur Jawa Barat, dan sekarang si Alka lahir menjelang Pemilu, tidak ada yang kebetulan di dunia ini, mungkin Allah suatu saat nanti akan menakdirkan gue atau anak-anak gue buat jadi pemimpin. Insha Allah.

Hari ini, Alka udah tepat satu bulan usianya, masih banyak langkah yang akan dia lewatin, mohon do'a dari semuanya buat keluarga gue, karena gue sadar gue bukanlah seorang ayah yang sempurna.
Alka usia satu bulan

Walaupun kelak Alka dan Alky akan jadi Pendaki gunung yang hebat, tapi kita sekeluarga akan terus menjadi INTERISTI SEJATI

#FORZAINTER
#SALAMLESTARI






 
Blogger Templates