Social Icons

Jumat, 17 April 2015

Menuju 2021

Akhir-akhir ini banyak banget orang yang tiba-tiba jadi ingin "nasabah" gue, iya maksudnya orang yang mau minjem duit ke gue, terus dengan tegas gue gak ngasih dong.
Karena apa?
Karena mereka-mereka yang minjem itu sebelumnya udah pernah minjem sama gue, tapi udah beberapa taun minjem kayaknya gak ada itikad baik buat ngembaliin, ya gue sih pengennya minimal dia bilang apa kek, kalau kata orang sunda mah ya "sasadu", ini mah enggak ada sama sekali.
Malah pas kemarin dia minjem, eh dia ngambek gak jelas gitu, hehehe
Gue gak tau apakah gue salah atau enggak, yang jelas gue mikir kalau ada keperluan yang lebih urgent di tahun ini, ya mungkin sampai tahun 2016.
Gue gak tau apakah dua tahun semua urusan gue udah bisa terlaksana dengan lancar, yang jelas udah 4 bulan berlalu di tahun ini, semuanya baik-baik aja kok. Hehehee
Gue rela untuk 6th ke depan gue merasakan serba capek, capek nguras tenaga, capek muter otak, ya intinya capek nyari duit lha. Tapi 6 tahun kemudian gue udah bisa santai, karena sesuai janji gue, gue harus sudah bebas financial di usia gue yang ke-32th.
Tahun ini gue genap 26th, jadi pas 6th ke depan gue sudah bebas sebebas-bebasnya.
Mungkin beberapa orang dengan mudah bilang gue pelit atau apalah terserah mereka, padahal mereka sendiri malesnya minta ampun, gue sih saat ini prinsipnya ya gitu, selama orang yang butuh gue masih bertenaga, kuat, sehat, dan lincah ya apa salahnya kan kalau bisa saling berbagi, ya intinya ginilah kalau gue ngomong kasar mah, masa gue aja pengen sesuatu mesti muter otak dulu buat nyari jalannya, lha dia enak banget tinggal minta, kalau perlu gue list pengeluaran gue yang rutin tiap bulannya.
Untuk itu nih, di usia 26th ini, gue kasih tau sama kalian yang mungkin nganggap gue saat ini seneng-seneng aja, gue gak kerja, gue cuman bengong aja, padahal gue punya tanggungan yang bagi gue dengan profesi sebagai petani semua tanggungan itu tidaklah kecil, dan untuk minimal 20bulan ke depan, semuanya ini harus terpenuhi dengan wajib, berikut data pengeluaran wajib gue per Januari 2015- Desember 2016 :

- bayar pegawai (dua orang) : 3.000.000
- bahan pakan kambing (40ekor) : 1.500.000
- bahan pakan sapi (15ekor) : 4.500.000
- bahan pakan puyuh (1000ekor) : 5.000.000
- bahan pakan bebek ( 20ekor) : 150.000
- bensin peternakan : 500.000
- belanja HCS : 6.500.000
- pakan kucing :100.000
- pakan burung : 50.000
- pakan kura-kura : 50.000
- perawatan aquascape : 100.000
- cicilan kendaraan : 4.500.000
- biaya RT : 6.000.000
- bayar BPJS : 250.000
- bayar cicilan BANK : 1.000.000
- biaya tak terduga : 1.800.000
Total : 35.000.000

Ini rincian kasarnya, coba aja bayangin, gue setiap bulan minimal harus punya duit 35juta, kalau di hitung per hari gue rata-ratain bisa sampai 1,2juta, coba kita rasakan gimana sulitnya nyari 1,2jt itu.
Di sini gue gak ada maksud apa-apa, atau gimana?
Cuman janganlah kita ngeliat seseorang dari apa yang dia kenakan, coba liat lebih dalam lagi, mungkin sebagian orang ada yang mikir di sini gue lagi curcol atau curhat colongan, ya gak apa, karena emang bener kan.
Mulailah lebih bijak pada orang lain, uang yang 35jt itu dengan sukses setiap bulan gue penuhi semenjak Januari ini, dan sampai saat ini masih ok-ok aja.
Intinya selama kita masih terus usaha, gue yakin semuanya bakalan Allah mudahkan.
Karena kalau Allah persulit, ketika kita punya uang 6milyar, akan terasa kurang kalau kebutuhan kita 7milyar.
Intinya teruslah berusaha, di dunia ini tidak ada yang sulit, namun bukan berarti gampang atau mudah.
Jadi gue pesen sama temen-temen kalau belum penting-penting banget, dan mendesak banget jauhi diri temen-temen dari pinjeman ya.
Kecuali kalau temen-temen sudah punya usaha yang berjalan, nah itu boleh nyari pinjeman dengan alasan memperbanyak modal.
Sekian dan selamat liburan...
Sent from BlackBerry® on 3

Senin, 06 April 2015

Belajar Adzan

Udah lewat ashar aja nih, padahal serasa baru tadi denger adzan subuh, waktu emang sangat cepat berlalu ya!
Seperti biasa kalau Ashar begini, anak-anak sekolah agama pada berebut untuk segera pulang, walaupun ada beberapa anak yang nyempetin untuk solat ashar berjamaah dulu. Bahkan yang ikut berjamaah Ashar itu terkadang suka berebut untuk siapa duluan yang bisa mengumandangkan Adzan.
Luar biasa ya anak itu, dan yang luar biasa laginya, orang-orang pada berbondong-bondong buat solat ashar, gak tua gak muda, gak bapak-bapak aja bahkan kakek-kakek juga pada buru-buru untuk bisa solat berjamaah di mesjid.
Itulah hebatnya, padahal yang adzan hanya seorang anak kecil, bahkan baru kelas 4SD.
Sebenarnya tidak ada yang aneh sih dari kejadian itu, tapi coba kita ambil pelajaran dari si anak kecil yang adzan itu.
Bayangkan aja, suara lantang yang mungkin nadanya kurang pas dan kurang terlatih bisa membuat orang untuk berbuat kebaikan.
Ternyata bukan itu yang diliat atau dirasakan oleh orang-orang yang pergi berjamaah, tapi adzannya itulah.
Disini pelajarannya...
Setiap orang, ntah itu miskin atau kaya, atau bahkan tua apalagi muda, ketika dia mengajak pada kebaikan orang-orang pasti mengikutinya.
Tapi terkadang kita meremehkan hal itu, kita selalu sombong dengan apa yang kita miliki, termasuk umur, harta, dan tahta, padahal semua itu bisa kapan saja diambil oleh Allah SWT.
Terkadang kita tidak mau mendengar perkataan orang lain yang muda dari kita, padahal ucapannya mengajak kita pada kebaikan, ucapannya adalah ucapan yang benar.
Terkadang kita harus seperti bapak-bapak yang mau berjamaah itu,
Mereka tidak melihat siapa yang adzan, mereka tidak tau siapa yang adzan, mereka hanya mendengar, mereka hanya tau kalau itu suatu ajakan kebaikan dan kebenaran, lantas mereka dengan senang hati mengikuti arah dimana suara adzan itu berasal.
Ini pelajaran berharga bagi saya, saya terkadang keburu berpersepsi jelek duluan sebelum saya mengikuti ajakan orang lain yang belum kita kenal, atau bahkan kita benci, saya jadi menutup kebenaran yang dia ucapkan, sehingga akhirnya saya juga yang rugi.
Analoginya gini, Allah SWT udah terang-terangan ngasih kita reward berupa syurga, dan bahkan dengan jelas juga Allah SWT ngasih peringatan berupa Neraka, tapi kita tetep aja selalu punya pemikiran sendiri.
Kita itu harus dan kudu untuk berprasangka baik pada orang lain, jangnkan sahabat atau teman kepada musuhpun harus seperti itu. Tapi hati kita sudah terlalu tertutup untuk tau itu semua, tidak ada manusia yang selamanya kaya setan, dan tidak ada juga manusia yang perilakunya melebihi malaikat, kita selalu punya nilai kebaikan dan keburukan. Jadi apa salahnya bila kita lebih berpikiran baik pada orang, kita lebih terbuka dengan orang, kita lebih bisa menerima orang lain yang tidak sejalan dengan kita, sampai akhirnya kita tau hal yang sebenarnya.
Kalau saya sih selalu ingat pesan guru saya, bahwasanya setiap orang itu sudah Allah Siapkan kebaikannya dan keburukannya, tergantung kita mau melihat dia dari sisi yang mana, karena dari sisi manapun kita melihat dia, tidak akan berpengaruh padanya, justru malah kita yang jadi terlihat sama yang lainnya, logikanya kalau kita lihat durian dari luar saja kita tidak akan pernah tau kenikmatan apa yang dia tawarkan.
Ok selamat sore
Semoga temen-temen bisa lebih bisa membuka hati dan pikiran temen-temen untuk bisa menjadi yang lebih baik dan berguna.
Dadah dan #forzaInter
Sent from BlackBerry® on 3
 
Blogger Templates