I love you at the first sight
“aku tidak ingin
hidup bersamamu, tapi aku ingin hidup karenamu…”
“Pertengahan bulan Juni 2008, ya walaupun pada saat ini gw bukan dalam keadaan jomlo, tapi hubungan gw sama cewek gw ini lagi gak baik, gak baik banget…, coz ortu cewek gw gak setuju sama sekali sama hubungan gw dengan anaknya, hmmmmmhhhhhh, nasib ya nasib , tapi ya bodo amat, emang gw pikirin, hahahahahahahaha….” Tulis seorang cowok yang cukup lumayan penampilannya di sebuah note dalam laptopnya…
Tertulis jelas dalam sebuah name tag yang dia
kenakan nama dari itu cowok : GALAN DWI PRADANA
Seorang mahasiswa yang sedang magang di sebuah
perusahaan ternama di Negara Indonesia ini, seorang mahasiswa dan lebih
tepatnya lagi adalah seorang pemuda yang selalu bergaya necis dan nyetil, yang
tidak pernah sukses dalam hubungan percintaannya, hehehehehe…
Dengan gaya rambut model spike, dipadu stelan jas
hitam-hitam yang body fit, cowok ini tampak gagah dipandang orang, di dalam
sebuah bangunan yang begitu megah dan sangat terkenal di daerah Ibu Kota Negara
kita ini, sebuah gedung yang dibangun berdasarkan komitmen tertinggi dan yang
lebih luar biasa lagi adalah sang pemegang saham yaitu mayoritas anak yatim dan
fakir-fakir miskin, emang aneh sich kedengarannya, tapi ya itulah buktinya, dan
gedung itu bernama Menara 165, berdiri tegak di atas batuan kokoh yang sangat
kuat di tanah Ibu Kota…
Pemuda ini baru pertama kali tugas di gedung
mewah tersebut, dengan penuh semangat dia menjalani tugas pertamanya itu,
walaupun dia berasal dari daerah tapi itu semua tidak membuatnya minder, karena
dengan sikapnya yang cuek dan emang berwibawa dia selalu merasa PD, ditambah
lagi surat tugas dari kantor daerah bukan hanya untuk dia, tapi dua orang
temannya juga mendapat tugas yang sama dengan dia, temannya itu bernama Reyhan
dan Rangga…
***
“Lan, darimana aze lo, gw cariin juga…” seorang
teman dengan suara yang sudah gak asing nyapa dia dari agak jauh.
“eh elo Han, gak dari mana-mana kok gw, gw tadi
abis dari kamar hotel dulu, ada barang gw yang ketinggalan, sekalian abis cek
laptop gw, tadi gw lupa nyabut charger-nya”… jawab Galan dengan entengnya…
“pantesan lo gw cariin kagak ada di ruang kerja” Reyhan menimpali.
“sorry ya,” Galan minta maaf…
Dua mahkluk social itupun pergi keluar buat nyari
makan,
***
Komplek Perumahan di Jakarta
Matahari menyengat. Sejuknya udara yang
dihembuskan pendingin ruangan tidak mampu menghapus peluh di dahi Tania.
Lagipula mana mungkin dia tidak kepanasan. Walau pendingin ruangan terus
bekerja, tapi jendela di sisinya tidak pernah ditutup.
Jendela kamar terbuka terus setiap hari, Tania menghela nafas, mengutuk
dalam hati, tapi dia tidak bisa protes, apalagi mengomel, yang bisa dia lakukan
hanyalah terus berusaha membuat dirinya sesejuk mungkin dan se rilex mungkin.
Pas hampir aza dia terlelap buat tidur siang di
hari itu, tiba-tiba hp nya bunyi, dan alhasil gagal-lah rencana indah Tania
buat tidur siang di hari itu, terpampang jelas di layar hp dia nama yang sering
dia panggil setiap hari dirumah itu: mamah…
“hallo mah, ada apa? Tania lagi mau tidur nich
mah…” jawab Tania males.
“iya
Halo nak, kamu bisa jemput mamah kan di Menara 165, bisa kan nak!” cerocos mamahnya…
Tania yang gak bisa nolak apapun keinginan
mamahnya dengan suara agak di semangatin dikit dia mengiyakan perintah
mamahnya…
“iya mah bisa, emang mamah mau dijemput jam
berapa gitu?” bales Tania.
“nanti aja agak sorean ya nak, mamah masih ada
kerjaan soalnya”
“oh ya udah Tania bentar lagi siap-siap ya mah,”
Mamahnya yang kebetulan pada hari itu memang ada
urusan di gedung tersebut.
Dan memang mamahnya selalu ada urusan di gedung
tersebut, disamping mamahnya juga salah satu pemegang saham gedung itu, beliau
juga salah satu penyumbang dana buat para pemegang saham terbesar di gedung
itu…
***
Sebuah Honda CR-V Hitam berhenti. Kaca gelapnya
turun, memunculkan seraut wajah cantik dan anggun, seorang cewek yang selalu
ceria dan selalu mematuhi apapun yang di suruh mamahnya,dan itulah Tania. Cewek
itu langsung turun dari mobil kesayangannya itu…
Tangannya dengan cekatan merogoh tas yang dia
bawa, sebuah hp sekarang udah ditangannya, dengan cepat dia nelpon mamahnya…
“hallo mah, Tania udah nyampe nich, mamah
dimana?” Tanya Tania
“oh kamu sudah sampai nak, kamu tunggu aza dulu
di loby ya nak, mamah masih ada perlu nich, bentar lagi juga beres kok.” Jawab
mamahnya…
“oh ya udah, Tania tunggu di Loby aza, di tempat
biasa ya mah”
“okay sayang”
Dengan wajah yang masih sangat ngantuk namun
tetap tidak menghilangkan paras cantiknya, Tania mulai menyandarkan bahunya di
bahu kursi loby tersebut, …
***
Tiba-tiba dua mahkluk ber-jas pun datang dari
pencarian makan mereka…
“gila, lo makan tadi mahal banget, untung duit gw
ada, gimana kalo tadi gw sama-sama gak bawa duit kayak lo, wakh bisa jadi
pencuci piring berdasi kita di restoran itu” gerutu Galan ke temennya satu
daerah itu…
“yoi, gw kirain harganya berapa, padahal Cuma
begitu doang makanannya,” jawab Reyhan dengan agak kesal, karena hanya makan
gado-gado (read: salad) sama coca cola aza mahalnya minta ampun. Reyhan yang emang
agak sedikit norak dan sok gaul itupun menyesali perbuatannya…
Pas nyampe di tengah loby, dua mahkluk itupun
kaget ngeliat Tania, Galan yang emang suka agak lincah kalo liat cewek cantik langsung
terpesona gitu ngeliatnya….
Sampai-sampai dia lupa, kalau dia masih punya
cewek di Cirebon, hahahahaha
Dia memang tidak berlebihan buat menyimpan
perasaan sama cewek, termasuk sama pacarnya yang di Cirebon, disamping ortu
ceweknya yang gak setuju sama hubungan mereka, yang Galan sendiri sampai
sekarang gak ngerti kenapa ortu ceweknya itu gak pernah setuju sama hubungan
mereka, tapi ya itulah Galan, mau gimanapun keadaan menghadang dia, dia gak
pernah merasa terbebani ataupun menjadikan itu masalah besar, dia hanya
optimist dan realistis aza dalam hidup, gak pernah di lebih-lebihkan gak pernah
di paksakan, apapun yang terjadi berarti itulah yang harus dijalani, dan itulah
Galan, seorang pemuda desa yang selalu bermimpi dan terus bermimpi, bermimpi
dengan penuh keyakinan, bermimpi dengan penuh pengharapan dan selalu merasa
kalau dunia ini sangatlah mudah untuk dijalani…
Dan satu-satunya mimpi dia yang luar biasa yaitu
kelak dia akan menjadi Orang yang sangat Berguna di Negara yang tersususn oleh puluhan ribu
pulau ini, semangatnya yang selalu luar biasa, tidak pernah membuat dia merasa
sendiri, dia selalu mempunyai teman, bahkan dalam kesendirianpun dia masih
merasa ada teman, entahlah tapi itulah Galan…
***
Matanya masih saja terpesona melihat Tania, yang
sampai lima menit wajah itu selalu melihat kagum pada kecantikan Tania, Tania
yang sadar dirinya diperhatikan langsung menoleh ke wajah Galan, dan
berpapasanlah kedua wajah mahkluk Tuhan beda jenis itu…
Dengan senyum tanda kaget galan mencoba se asyik
mungkin dengan mukanya,
Taniapun demikian, walaupun Tania tetap merasa
aneh…,
Galan dan Reyhan pun langsung pergi dari Loby itu
menuju ruangan tempat dia kerja…
***
Di ruangannya Galan terus mikirin wajah Tania,
sambil tersenyum-senyum Galan merhatiin wajah Tania dalam bayangannya…
Senyum itu, mata itu…. Selalu membuat Galan
seperti orang gila dengan tersenyum-senyum
sendiri…
Untuk menghilangkan rasa penasaran itu, Galan
mencoba mencari kesibukan, karena kerjaannya udah kelar dari semenjak dia lunch
break makanya dia coba cari kesibukan lain, yang tak lain meneruskan hoby
membacanya, sebuah novelpun sudah siap disantap disaat siang menuju sore
tersebut. Sambil menunggu jam pulang Galan duduk santai membaca sebuah novel favoritnya. Sedang asik menyimak cerita dalam novel itu, tiba-tiba ada seorang
cewek yang minta permisi untuk masuk. Sebelum meng iyakan, Galan mencoba
menyimpan dulu novel yang sedang dia baca, Galan masih kaget aza dengan
kejadian yang sekarang dia alami, cewek yang barusan dia bayang-bayangin
sekarang minta izin masuk keruangannya, Dan itu adalah pertama kalinya mereka berkenalan. Maksud Tania datang
keruangan Galan yaitu untuk memastikan kalau acara pelelangan saham itu sampai
kapan ya? Bukan tanpa sengaja juga Tania masuk kedalam ruangannya Galan, karena
pas dia mau nyari informasi ke tempat lain dia gak enak karena semua ruangannya
tertutup kecuali ruangan Galan, yang terbuka pintunya ulah Reyhan yang tadi
sehabis makan siang dia ikut dulu ke ruangan Galan, pas dia mau balik
keruangannya dia lupa buat nutup pintu ruangan Galan dengan rapat, ya hasilnya
Taniapun masuk kesana, kesalnya Galan sama Reyhan yang tadi tidak denger ucapan
Galan buat nutup kembali
pintu Ruangannya, sekarang berbalik terimaksih…
Merekapun
ngobrol panjang lebar, karena setelah diketahui bahwa lelang sahamnya lumayan
masih lama, mereka ngobrol ngalor-ngidul sampai akhirnya mereka bertukaran
nomor hp.
Hampir satu jam mereka ngobrol, acara lelang
sahampun sudah beres, Taniapun
pamitan sama Galan, dan Galan mempersilakannya…
***
Dua minggu berlalu dari kejadian itu, dua insan
berbeda jenis kelamin itu semakin deket aza, mereka semakin cocok aza, dan
tugas Galanpun udah beres di ibu kota, Galan dan kedua temannya udah balik lagi
ke daerah…
Walaupun jarak hampir 150 KM, mereka tetep bisa
komunikasi dengan lancar, ya
walaupun via sms atau chating, tapi semua itu cukup untuk membuat mereka
semakin kenal dan semakin dekat, perasaan yang ada dalam hati mereka udah gak
bisa mereka bendung lagi,
Galan yang masih status pacar orang tetap berani buat nyatain cinta sama Tania,
begitupun Tania, dia juga gak peduli Galan pacar orang, yang jelas dia hanya
tau kalau dia sayang sama Galan, dan merekapun jadian….
Galan yang begitu sangat sayang sama Tania,
selalu membuat Tania bahagia, begitupun Tania…
Tiada hari tanpa keceriaan, walaupun di satu sisi
mereka merasa salah karena mereka udah nyakitin hati makhluk Tuhan yang
lainnya, tapi perasaan yang ada dalam diri mereka tidak bisa mereka cegah…
Pada suatu hari Galan menulis sebuah pesan e-mail
buat Tania, Galan dengan penuh kasih sayang merangkai pesan itu seindah
mungkin,
“Cirebon, 06 Juli 2008
dear Tania
gw merasa beruntung banget bisa ketemu sama lo, ketemu dengan sosok yang begitu indah, ketemu dengan seorang bidadari yang selalu gw tunggu kehadirannya, dan sekarang sosok keindahan itu udah jadi milik gw, dan itu lo beb, wanita yang gw kenal dalam sekejap mata, wanita yang gw sayang tanpa alasan sedikitpun, wanita yang selalu cantik di mata gw, wanita itu adalah TANIA PUTRI CAHAYA…
Terimakasih Ya Alloh kau telah mempertemukan dia denganku, …
Beb, Sekiranya Alloh berkenan, maka... tak kan kusia-siakan kepercayaanNya untukku..!!!!!!!!
Sekiranya Alloh berkenan, maka... hanya kau-lah yang aku tunggu....
Sekiranya Alloh berkenan, maka... hati inilah yang akan merasakan kebahagiaan yang sempurna...
Semoga Alloh, mempercayaiku untuk mencintai dirimu, dan semoga Alloh memilihmu untuk menjadi jodohku, di dunia dan di akhirat kelak.....
Insyaalloh.....
Amin
Terimakasih Ya Alloh, kau telah memberikan anugerah ini, kau telah mengabulkan do’aku saat ini, kau telah membuat kami tersenyum dengan cinta yang kau berikan ini... terimakasih Ya Alloh kau telah mengizinkanku untuk bertemu dengannya, kekasih yang kucintai dan kusayangi karenamu..
Bebeb sayang, gw kangen banget ma lo, pengennya sich gw tiap hari deket lo,tapi gak apa-apa dech, segini aza udah bagus banget ya beb, bebeb sayang pokoknya lo jangan tinggalin gw, gw udah mantep banget ma lo, gw gak mau lagi nyari-nyari yang gak jelas, buat gw, lo udah jelas banget, lo udah jadi bidadari gw, lo udah bikin hidup gw lancar, berkat lo apa yang gw impiin gw dapetin, gw sayang lo, bukan karena gw ingin lo, tapi gw butuh lo beb, mungkin kata orang ada yang lebih baik dari lo buat gw, tapi gw gak butuh mereka, gw butuh lo...
mau miss universe ngedeketin gw juga, lo tetep yang gw sayang n gw butuhin, coz lo udah berguna banget buat gw, buat keluarga gw, buat adek-adek gw, buat sahabat n temen gw, lo udah ngasih maksimal yang lo punya buat gw...
yang gw tau saat ini hanyalah gw cinta ma lo, gw pengen bahagiain lo, dan buat lo makin sayang n cinta ma gw....
Sampai saatnya lo nemuin jodoh lo,n gw nemuin jodoh gw, maka lo yang bakalan gw jaga(ya walaupun gw sich pengennya Alloh yang maha baik, ngejodohin kita)
karena bagi gw, lo beb yang sempurna di mata gw,
hanya lo cewek yang bakalan gw cinta n gw sayang, gw nyadar milikin lo bukan segala-galanya dalam hidup gw, tapi saat gw mesti kehilangan lo, gw pasti bakalan ngerasa kehilangan segalanya, karena tanpa lo, gw mungkin gak bakalan punya mimp-mimpi yang indah yang bakalan gw wujudin....
gw gak butuh mata buat ngeliat cantiknya wajah lo, coz lo bakalan terus ada, n gak bakalan pernah ngilang dari ingatan gw, bagi gw lo sosok keabadian yang bakalan terus gw jaga sampai kapanpun.
Disaat lo merem n disaat lo kangen ma gw, n ketika lo buka mata lo, gw bakalan hadir di hadapan lo....
dengan hati yang ikhlas gw siap jadi apa yang lo minta....."
gw yang selalu sayang ma lo : Galan Dwi Pradana
mencintaimu kini dan nanti
***
Tania dengan penuh haru membaca pesan elektronik
tersebut, dia semakin merasakan kebahagiaan yang luar biasa dengan bertemu
Galan…
Tania selalu yakin dengan pilihannnya, dan Tania
tau Galan adalah seseorang yang dia pilih dan memilih dia…
Di depan layar laptopnya yang udah
sering lemot, Tania nyoba buat bales pesan elektronik tersebut…
Ditemani lagu yang romantic : “ You are the
Universe, The Brand New Heavies!”
“well, dear beb...semua yang qta lewatin itu ga mudah,
banyak banget yang harus dilewati,
mulai dari jarak, masa lalu, dan masa sekarang,,
semuanya susah dijelasin.
masa lalu? itu semua berat, berat untuk gw, membuat gw merasa menyerah, dan kadang muak sama diri gw sendiri..
masa sekarang? tatapan aneh atau sirik atau apapun itu masih sering dihujamkan kepada gw. maklum pacarku terlalu banyak fans.. huu, tapi gapapa sayang, i still love you..
jarak? mau diapain lagi? masa Jakarta-Cirebon mau gue bikin gempa biar tanah nya pindah? but thanks for technology.. serasa deket, lewat telfon, ym, dan foto.
okayy..
tulisan gw nggak sebagus buatan pacar gw,
dan itu gw.
dia bisa membuat kata-kata menjadi jalinan kata yang indah,
sedangkan gw? jauh dari ituu..
beb..
i need you.
i love you.
i miss you.
i might not the best person for you,
but this is me,
and get live with it..
i might not live with you, but i live for you..
you changed my whole life..
you changed me to the one who bringing all the joy and love all around.
you are the one.
you are mine..
sorry for all the tears falling from your eyes, because of me..
sorry for all mistakes i have done to you.
maybe
i still don't know how to show my really really love to you, and it turns to somekind of mistakes to you..
baby,
smile for me,
if you want make me happy..
i don't want you to cry, and i'm the one who's happy.
i want you to smile too.
i want you and me be happy,
cause our love making us to be happy, not sacrifice one feeling..
i love you..
aku tidak ingin hidup bersamamu, tapi aku ingin hidup karenamu..
mencintaimu kini dan nanti… “
Setelah bertukar pesan dan saling mengungkapkan
perasaan mereka masing-masing,
merekapun gak kuat lagi untuk bertemu, mereka di hinggapi perasaan kangen
stadium akhir, kalau penyakit sich rasanya udah akut, tanpa pikir panjang lagi,
Galan langsung berinisiatif buat nelpon Tania,..
-hp di angkat-phone book- Tania- call- dan
tuuuuuuuuuuuuutttttt tutttttttttt tuuuuuttt
Suara merdu yang sering Galan denger akhir-akhir
ini menjawab telponnya…
“ hallo, kangen ya si kamu ma aku, heheheheh”
canda Tania di ujung telpon sana…
“ udah tau nanya, wew, lagi apa kamu beb?”
“ lagi ngangenin sang Pujangga”
“wakh, pasti ganteng ya, heheheh” jawab Galan
dengan Pedenya..
“pastilah, kan cowok gw, gimana sich? Heheheh”
“beb, kapan ya kita ketemu?”
“iya kapan dong?”
“makanya kamu ke Jakarta sini, ntar aku obatin
dech kangennya”
“ mau sich, tapi akhir-akhir ini gw banyak tugas
eum, gimana dong”
“ya udah gak usah maksain, kita kan masih bisa
telponan, cukuplah ngobatin rasa kangen, walaupun secuil, hehehehe”
“iya juga sich ya, kamu kok belum tidur beb,
kenapa?”
“bentar lagi juga mau kok beb, gw boleh nanya
sesuatu gak sam lo?”
“mau nanya apaan emang?kok pake pamitan segala,
nanya sich nanya az kali, buat bidadari kayak kamu apa sich yang enggak?
Heheheh”
“huh, kamu bisa aza….”
“emang mau nanya apa sayangku?”
Taniapun dengan agak canggung nanya sama cowok
muda dan ganteng itu….
“kenapa sich lo tiba-tiba nembak gw, terus lo kan
baru kenal gw beberapa hari, udah gitu kan lo punya cewek juga, kenapa lo bisa
pengen jadi cowok gw?
“kok lo nanya gitu sich beb, kenapa emang? Nah lo
sendiri kenapa mau jadi cewek gw?
“ikh lo mah, ditanya malah balik nanya, jawab
dong…!”
Galan pun nanya balik ke Tania
“jawab dulu, kenapa lo mau sama gw, padahal gw
udah punya cewek, padahal gw baru lo kenal,”
Tania pun dengan yakin ngejawab semuanya…
“karena gw sayang sama lo, dan cinta sama lo, dan
gak ada alasan lain bagi gw kenapa gw bisa cinta dan sayang sama lo!pokoknya gw
cinta sama lo, titik…
Mau gw baru kenal sama lo sedetik juga, gw yakin
kalau namanya cinta ya cinta, pokoknya gw sayang dan cinta sama lo, TITIK….”
Tania sengaja menekankan kata titik, untuk
meyakinkan Galan…
“terus lo sendiri kenapa bisa sayang sama gw, dan
lo kok bisa yakin gw bakalan nerima lo?”
Galan dengan jelas menjawab pertanyaan itu…
“I love you at the first sight…..”
Tanpa bicara apa-apa lagi Galan langsung menutup
telponnya…
Dan Tania walaupun kaget dia tetep merasa yakin
kalau malam ini dia bakalan tidur nyenyak…

