Setelah saya sukses dengan gerakan menabung 20ribu, sehingga akhirnya tercapai target untuk menjadi jendral20ribu, yaitu seseorang yang sudah bisa mengumpulkan uang pecahan 20 ribu rupiah sebanyak lima puluh ribu lembar, sekarang saya mulai lagi mengumpulkan rupiah dengan tema Gerilia.
Apa itu gerilia?
Gerilia itu sama dengan nabung pecahan rupiah, cuman bedanya kalau waktu ngumpulin pecahan 20ribu rupiah, saya melakukannya untuk kepentingan pribadi, nah kalau Gerilia ini dilakukan rame-rame sama orang kampung saya. Malah hebatnya lagi gak cuma satu kampung tapi juga satu rw.
Hasil dari pengumpulan uang ini, banyak banget manfaatnya, gak cuman untuk kegiatan ekonomi masyarakat, tapi juga untuk kepentingan sosial di sekitaran RW saya, ada yang digunakan untuk santunan anak yatim, tapi kebanyakan digunakan untuk kegiatan Posyandu.
Dari kegiatan ini, saya yakin ternyata sikap gotong royong yang dulu sangat dibanggakan oleh masyarakat Indonesia, sekarang bisa terasa lagi, dengan Gerilia ini, apa yang dianggap sulit menjadi mudah, yang dianggap aneh jadi biasa.
Bayangkan saja, dari uang yang mungkin itu dianggap receh oleh semua orang, tapi ternyata bisa buat beli susu bagi balita yang datang ke posyandu, bisa buat dana bersalin bagi ibu yang kurang mampu, bisa buat jalan-jalan orang kampung (walaupun ke tempat wisata yang murah dan dekat).
Dari sekitar 120KK yang ada di RW saya, setiap minggunya bisa terkumpul 60ribu rupiah, itu kalau yang ikut gotong royong kepala keluarganya aja, terkadang istri atau anak-anaknya yang udah dewasa tapi belum menikah, mereka ikut berpartisipasi juga.
Kegiatan ini udah berjalan dua bulan lebih, dan saya bersyukur dengan adanya ide seperti ini, jalinan kasih sayang antar warga jadi semakin terasa, dengan uang receh kita jadikan ikatan persaudaraan semakin terasa, ya gerilia inilah penyebabnya.
Gerakan Investor Lima Ratus Rupiah.
Sungguh untuk zaman seperti sekarang ini, uang lima ratus itu udah dilupakan, apalagi ini hanya dikeluarkan seminggu sekali, kalau di itung sebulan ada empat minggu, jadi tiap KK hanya terbebani uang dua ribu rupiah, masih mahalan parkir motor yang hanya beberapa jam jangka waktunya.
Bagi temen-temen yang sempet baca ini, cobalah di Karang Tarunanya adakan juga gerakan semacam ini, percaya sama saya kegiatan ini sungguhlah indah.
Dan ini semua sudah saya rasakan se RW saya.
Kalau dulu para pahlawan kita bergeriliya dari hutan ke hutan, nah kalau Pahlawan RW 08 Kelurahan Sirnagalih Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya, ber Gerilia dengan mengetuk dari pintu rumah ke rumah yang lainnya.
Mmmmmmmuuuuaaaaaahhhhhhhhhhhh
Sent from BlackBerry® on 3
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar