Social Icons

Rabu, 04 Oktober 2017

Mengapa Kita Perlu Makan Daging?



Daging merupakan bahan pangan yang penting dalam memenuhi kebutuhan gizi. Selain mutu proteinnya tinggi, pada daging terdapat pula kandungan asam amino esensial yang lengkap dan seimbang. Keunggulan lain, protein daging lebih mudah dicerna ketimbang yang berasal dari nabati. Bahan pangan ini juga mengandung beberapa jenis mineral dan vitamin. 
Manusia mengonsumsi daging sejak dimulainya sejarah peradaban manusia itu sendiri. Berbagai jenis ternak telah dikembangkan untuk diambil dagingnya, baik ternak besar (seperti sapi atau kerbau) maupun ternak kecil (seperti domba, kambing, dan babi). Selain jenis ternak tersebut, beberapa ternak lain juga dapat digunakan sebagai sumber daging untuk konsumsi manusia. Meski demikian, daging yang paling banyak diperjualbelikan adalah daging sapi. 
Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh ternak yang akan dipotong agar diperoleh kualitas daging yang baik, yaitu (1) ternak harus dalam keadaan sehat, bebas dari berbagai jenis penyakit, (2) ternak harus cukup istirahat, tidak diperlakukan kasar, serta tak mengalami stres agar kandungan glikogen otot maksimal, (3) penyembelihan dan pengeluaran darah harus secepat dan sesempurna mungkin, (4) cara pemotongan harus higienis. 
Tingkat Kealotan 
Daging adalah sekumpulan otot yang melekat pada kerangka. Istilah daging dibedakan dengan karkas. Daging adalah bagian yang sudah tidak mengandung tulang, sedangkan karkas berupa daging yang belum dipisahkan dari tulang atau kerangkanya. 
Kualitas daging dipengaruhi oleh faktor sebelum dan setelah pemotongan. Faktor sebelum pemotongan yang dapat mempengaruhi kualitas daging adalah genetik, spesies, bangsa, tipe ternak, jenis kelamin, umur, pakan dan bahan aditif (hormon, antibiotik, dan mineral), serta keadaan stres. 
Faktor setelah pemotongan yang mempengaruhi kualitas daging adalah metode pelayuan, metode pemasakan, tingkat keasaman (pH) daging, bahan tambahan (termasuk enzim pengempuk daging), lemak intramuskular (marbling), metode penyimpanan dan pengawetan, macam otot daging, serta lokasi otot. 
Jenis daging juga dapat dibedakan berdasarkan umur sapi yang disembelih. Daging sapi yang dipotong pada umur sangat muda (3-14 minggu) disebut veal, yang berwarna sangat terang. Daging yang berasal dari sapi muda umur 14-52 minggu disebut calf (pedet), sedangkan yang berumur lebih dari satu tahun disebut beef. 
Berdasarkan umur, jenis kelamin, dan kondisi seksual, daging sapi (beef) berasal dari: (1) steer (sapi jantan yang dikastrasi sebelum mencapai dewasa kelamin), (2) heifer (sapi betina yang belum pernah melahirkan), (3) cow (sapi betina dewasa/pernah melahirkan), (4) bull (sapi jantan dewasa) dan (5) stag (sapi jantan yang dikastrasi setelah dewasa). 
Daging terdiri dari tiga komponen utama, yaitu jaringan otot (muscle tissue), jaringan lemak (adipose tissue), dan jaringan ikat (connective tissue). Banyaknya jaringan ikat yang terkandung di dalam daging akan menentukan tingkat kealotan/kekerasan daging. 
Berdasarkan keadaan fisik, daging dapat dikelompokkan menjadi: (1) daging segar yang dilayukan atau tanpa pelayuan, (2) daging segar yang dilayukan kemudian didinginkan (daging dingin), (3) daging segar yang dilayukan, didinginkan, kemudian dibekukan (daging beku), (4) daging masak, (5) daging asap, dan (6) daging olahan. 
Lebih Mudah Dicerna 
Komposisi daging relatif mirip satu sama lain, terutama kandungan proteinnya yang berkisar 15-20 persen dari berat bahan. Protein merupakan komponen kimia terpenting yang ada di dalam daging. Protein yang terkandung di dalam daging, seperti halnya susu dan telur, sangat tinggi mutunya, sehingga baik untuk diberikan kepada si buah hati. 
Protein sangat dibutuhkan untuk proses pertumbuhan, perkembangan, dan pemeliharaan kesehatan anak balita Anda. Kebutuhan protein pada anak balita 2-2,5 gram per kilogram berat badan, sedangkan pada orang dewasa hanya 1 gram per kilogram berat badan. 
Protein daging lebih mudah dicerna dibandingkan dengan yang bersumber dari bahan pangan nabati. Nilai protein daging yang tinggi disebabkan oleh kandungan asam amino esensialnya yang lengkap dan seimbang. 
Asam amino esensial merupakan pembangun protein tubuh yang harus berasal dari makanan atau tidak dapat dibentuk di dalam tubuh. Kelengkapan komposisi asam amino esensial merupakan parameter penting penciri kualitas protein. 
Selain dalam bentuk segar (empal, semur, sate, rawon, rendang, bistik), daging juga dapat dikonsumsi dalam berbagai produk olahan. Misalnya, daging corned (corned beef), daging asap (smoked ham), dendeng (dried meat), sosis (sausage), bakso (meat ball), dan lain-lain. 
Akibat proses pengolahan dan komponen bumbu yang digunakan, beberapa produk olahan tersebut memiliki nilai gizi lebih baik dibandingkan dengan daging segarnya. Produk olahan daging tersebut dapat juga digunakan sebagai alternatif sumber protein hewani. 
Kandungan Gizi 
Selain kaya protein, daging juga mengandung energi sebesar 250 kkal/100 g. Jumlah energi dalam daging ditentukan oleh kandungan lemak intraselular di dalam serabut-serabut otot, yang disebut lemak marbling. Kadar lemak pada daging berkisar antara 5-40 persen, tergantung pada jenis dan spesies, makanan, dan umur ternak. 
Daging juga mengandung kolesterol, walaupun dalam jumlah yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan bagian jeroan maupun otak. Kadar kolesterol daging sekitar 500 miligram/100 gram lebih rendah daripada kolesterol otak (1.800-2.000 mg/100 g) atau kolesterol kuning telur (1.500 mg/100 g). 
Dengan alasan kesehatan, banyak orang yang antipati terhadap kolesterol. Sikap demikian diwujudkan dengan menghindari konsumsi bahan makanan berkolesterol, seperti daging, telur, dan produk-produk olahan susu. Padahal, bahan-bahan makanan tersebut merupakan sumber zat gizi yang sangat baik karena sarat protein, vitamin, dan mineral. 
Kolesterol memegang peranan penting dalam fungsi organ tubuh. Kolesterol berguna untuk menyusun empedu darah, jaringan otak, serat saraf, hati, ginjal, dan kelenjar adrenalin. 
Selain itu, kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon steroid, yaitu progestron, estrogen, testosteron, dan kortisol. Hormon-hormon tersebut diperlukan untuk mengatur fungsi dan aktivitas biologi tubuh. Kadar kolesterol yang sangat rendah di dalam tubuh dapat mengganggu proses menstruasi dan kesuburan, bahkan dapat menyebabkan kemandulan, baik pada pria maupun wanita. 
Oleh karena itu, sangat tidak bijaksana apabila para orangtua membiasakan bayi dan anak balitanya berpantang kolesterol. Pendapat yang menyatakan bahwa kegemukan pada masa bayi dan kanak-kanak akan terus terbawa hingga dewasa, tidak seluruhnya benar. 
Jadi, jangan memantang anak untuk memakan bahan pangan sumber kolesterol hanya karena alasan takut mengalami obesitas (kegemukan). Obesitas hanya akan terjadi apabila konsumsi bahan makanan sumber energi diberikan secara berlebihan dan terus-menerus. Pemberian susu, telur, daging, dan ikan dalam batas normal, dijamin tidak akan menimbulkan kegemukan pada bayi dan anak balita. 
Daging juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik. Secara umum, daging merupakan sumber mineral kalsium, fosfor, dan zat besi, serta vitamin B kompleks (niasin, riboflavin dan tiamin), tetapi rendah kadar vitamin C. Hati yang lebih dikenal sebagai jeroan, mengandung kadar vitamin A dan zat besi yang sangat tinggi. 
Zat besi sangat dibutuhkan oleh si kecil Anda untuk pembentukan hemoglobin darah, yang berguna untuk mencegah timbulnya anemia. Anemia akan berdampak buruk pada anak, seperti lesu, letih, lelah, tak bergairah, dan tidak mampu berkonsentrasi, sehingga pada akhirnya akan menurunkan prestasi belajarnya di sekolah. 
Pemasakan dengan menggunakan panas sangat bermanfaat untuk mematikan mikroba dan meningkatkan cita rasa. Proses pemasakan daging tidak terlalu berpengaruh terhadap kadar protein, serta beberapa jenis vitamin seperti thiamin, riboflavin, niasin, dan asam pantotenat. 
Bila daging dimasak menggunakan air, banyak vitamin, mineral, dan asam amino yang akan terlarut di dalam kaldunya. Itulah alasan kaldu memiliki nilai gizi yang cukup baik, sehingga bagus untuk diberikan kepada si kecil. 
Warna Daging 
Warna daging sapi yang baru diiris biasanya merah ungu gelap. Warna tersebut berubah menjadi terang (merah ceri) bila daging dibiarkan terkena oksigen. Perubahan warna merah ungu menjadi terang tersebut bersifat reversible (dapat balik). Namun, bila daging tersebut terlalu lama terkena oksigen, warna merah terang akan berubah menjadi cokelat. 
Mioglobin merupakan pigmen berwarna merah keunguan yang menentukan warna daging segar. Mioglobin dapat mengalami perubahan bentuk akibat berbagai reaksi kimia. 
Bila terkena udara, pigmen mioglobin akan teroksidasi menjadi oksimioglobin yang menghasilkan warna merah terang. Oksidasi lebih lanjut dari oksimioglobin akan menghasilkan pigmen metmioglobin yang berwarna cokelat. Timbulnya warna cokelat menandakan bahwa daging telah terlalu lama terkena udara bebas, sehingga menjadi rusak. 
Warna daging anak sapi lebih terang daripada warna daging sapi dewasa, serta tulang-tulangnya lebih berwarna merah muda. Warna daging kambing lebih gelap (merah tua) daripada warna daging sapi, sedangkan warna daging babi adalah merah mawar. 
Selain warna, kesegaran daging juga dapat dinilai dari penampakannya yang mengkilap dan tidak pucat, tidak berbau asam atau busuk, daging elastis atau sedikit kaku (tidak lembek). Jika dipegang, masih terasa kebasahannya, tetapi tidak lengket di tangan. 
Proses Pelayuan Daging 
Hewan yang baru dipotong dagingnya lentur dan lunak, kemudian terjadi perubahan-perubahan sehingga jaringan otot menjadi keras, kaku, dan tidak mudah digerakkan. Keadaan inilah yang disebut dengan rigor mortis. 
Dalam kondisi rigor, daging menjadi lebih alot dan keras dibandingkan dengan sewaktu baru dipotong. Oleh karena itu, jika daging dalam keadaan rigor dimasak, akan alot dan tidak nikmat. Untuk menghindarkan daging dari rigor, daging perlu dibiarkan untuk menyelesaikan proses rigornya sendiri. Proses tersebut dinamakan proses aging (pelayuan). 
Pelayuan adalah penanganan daging segar setelah penyembelihan dengan cara menggantung atau menyimpan selama waktu tertentu pada temperatur di atas titik beku daging (-1,50C). Daging yang kita beli di pasar atau swalayan adalah daging yang telah mengalami proses pelayuan. 
Selama pelayuan, terjadi aktivitas enzim yang mampu menguraikan tenunan ikat daging. Daging menjadi lebih dapat mengikat air, bersifat lebih empuk, dan memiliki flavor yang lebih kuat. 
Daging biasanya dilayukan dalam bentuk karkas atau setengah karkas. Hal ini dilakukan untuk mengurangi luas permukaan yang dapat diinfeksi oleh mikroba. 
Tujuan dari pelayuan daging adalah: 
(1) agar proses pembentukan asam laktat dari glikogen otot berlangsung sempurna sehingga pertumbuhan bakteri akan terhambat, 
(2) pengeluaran darah menjadi lebih sempurna, 
(3) lapisan luar daging menjadi kering, sehingga kontaminasi mikroba pembusuk dari luar dapat ditahan, 
(4) untuk memperoleh daging yang memiliki tingkat keempukan optimum serta cita rasa khas. 
Karkas sapi biasanya dilayukan dalam waktu sekitar 2X24 jam. Untuk memperoleh daging yang memiliki keempukan optimum dan cita rasa yang khas, pelayuan dilakukan pada suhu yang lebih tinggi atau dengan waktu yang lebih lama, misalnya suhu 3-40C selama 7-8 hari atau suhu 200C selama 40 jam. Bisa juga dilakukan pada suhu 430C selama 24 jam. 
Untuk menghambat pertumbuhan mikroba, proses pelayuan dibantu dengan sinar ultraviolet

Selasa, 03 Oktober 2017

Kampung Qurban di As-Salam


Kelompok Agribisnis As-Salam  adalah "komunitas" penggiat bisnis peternakan, yang mendorong tumbuhnya industri peternakan Indonesia, yang dimiliki oleh masyarakat, yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.


Kelompok Agribisnis As-Salam mempunyai beberapa lokasi kandang yang terbagi dalam 5 kandang, masing-masing berisi 40-100 indukan, yg dikelola dengan manajemen batrai dan koloni, yang mana ternaknya sudah diberi pakan fermentasi yang sudah teruji kadar gizinya, disamping itu Kami juga menggunakan pakan hijauan dengan Indigofera sebagai sumber utama protein, sehingga dagingnya memiliki kualitas premium dan masuk kategori daging organik.

Target kami saat ini adalah membantu masyarakat Indonesia yang punya keinginan untuk bisa berqurban atau berbisnis hewan qurban yang mana sistemnya adalah dengan cara berinvestasi di Kelompok Agribisnis As-Salam.

Dengan cara yang sangat mudah,  para peternak digital hanya cukup membeli satu paket investasi sebesar Rp 7.000.000,-, itu untuk pembelian Indukan Kambing/Domba, fasilitas Kandang, Fasilitas Pejantan, pakan dan perawatan awal. 

Investasi itu mempunyai keuntungan yang cukup Lumayan bagi investor, yakni Setiap satu paket para investor akan mendapatkan satu ekor kambing/domba qurban, hal ini berlaku sampai sepuluh tahun, dan bisa diwariskan. 

Jadi dengan investasi 7juta, investor akan bisa berqurban sepuluh tahun berturut-turut.
Disamping memudahkan para investor dalam berqurban, hal ini juga sangat membantu para peternak di sekitar Kelompok Agribisnis As-Salam dalam permodalan.
Dibandingkan mereka mesti menambah modal dengan cara pinjaman ke Bank, apa salahnya kita yang mempunyai uang lebih turut membantu.

Peternakan Kami bertempat di P4S Agribisnis As-Salam atau tepatnya di Kp. Salamnunggal Rt 02 Rw 08 kelurahan Sirnagalih kecamatan Indihiang kota Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat. 
Cp. 082291617529

Fasilitas yang ada di kami terdiri dari :
1. Lahan HMT yang cukup luas
2. Kandang dengan kapasitas 1000 ekor bahkan bisa lebih. 
3. Tenaga Pemeliharaan dan Perawatan yang sudah terlatih dan terampil. 
4. Tenaga kesehatan hewan yang kompeten. 
5. Kantor Sekretariat.
6. Tempat Tinggal karyawan. 
7. Pabrik Pakan fermentasi.
8. Pabrik pupuk organik.
9. Serta fasilitas pendukung Peternakan lainnya.

Mari bergabung dengan investor Peternakan Se Indonesia.

Apabila ada pertanyaan lebih, bisa menghubungi kami via WA ke 08986799165

Nb: Apabila Investor mentransfer dana sebelum Bulan Rabiul Awal,  maka Qurban yang pertama akan dilaksanakan pada tahun Hijriyah yang sama pada saat tranfer, sedangkan kalau dana dari investor masuk setelah Bulan Rabiul Awal, maka Qurban pertama baru bisa dilaksanakan pada tahun berikutnya sampai sepuluh tahun kemudian.
Semoga ini baik, Insha Allah... 

Rabu, 27 September 2017

Sapi

SAPI

Sapi mungkin saja yaitu hewan paling popular dalam Al Qur'an, lantaran namanya diabadikan sebagai nama surat ke-2 sekalian surat terpanjang yakni Al Baqarah (sapi betina). Dalam surat ini Allah bercerita mengenai bani Israil yang sukai banyak ajukan pertanyaan yang pada akhirnya jadi menyusahkan diri mereka sendiri. 

Sapi adalah hewan herbivora (pemakan rumput). Uniknya, sapi tak dapat menggigit lantaran tak mempunyai gigi atas sisi depan tetapi cuma susunan padat serta keras pada rahang atasnya. Untuk mengonsumsi rumput, sapi memakai lidahnya yang besar untuk menggulung serta menariknya kedalam mulut. Sekurang-kurangnya sapi bakal mengunyahnya 50 kali permenit. 

Nyatanya sapi itu termasuk juga hewan sosial. Mereka membuat grup besar serta mempunyai ikatan yang kuat sesama anggotanya serta hindari grup lain. Bercak hitam pada badan sapi serupa sidik jari pada manusia. Karena itu, tak ada satu sapi juga yang memiliki pola bercak hitam yang sama persis dengan sapi yang lain. 

Sapi memiliki daya penciuman yang begitu tajam serta dapat mencium suatu hal yang berjarak 8 km jauhnya. Sapi dapat juga mendengar nada dengan frekwensi lebih rendah atau lebih tinggi dari yang manusia dapat dengar. 

Hebatnya, di tanah berlumpur sapi dapat lari lebih cepat dari pada kuda. Hal semacam ini lantaran kuku kakinya yang melebar hingga tak gampang tenggelam kedalam lumpur. Walau sapi dapat menaiki tangga, tetapi mereka bakal kesusahan menuruninya karena lututnya tak dapat menekuk dengan prima. 

Fungsi Sapi

Ada beberapa fungsi sapi terkait manusia, yaitu: 
pertama,sapi berfungsi untuk ternak. Firman Allah, "dan binatang ternak".(QS 4/ali Imron:14). Dari fungsi ini muncul peluangv bisnis pembibitan sapi. Secara konvensional pembibitan sapi adalah mengawinkan sapi jantan dengan sapi betina. Sekarang ada cara yang lebih cepat, yaitu dengan penyuntikan sapi betina yang dalam keadaan subur.

Kedua, khusus sapi betina berfungsi untuk sapi perah. Firman Allah," sungguh bagi kamu
pada binatang ternak benar-benar terdapat pelajaran, kami menyuguhi kamu minum sebagian dari apa yang berada dalam perutnya, antara sisa-sisa makanan dan darah, yaitu susu murni yang mudah ditelan bagi para peminumnya."(QS 16/an Nahl :66). Dari fungsi ini muncul peluang bisnis pemerahan susu.Secara manual adalah memerah susu sapi dengan tangan, secara modern adalah dengan mesin sedot, prosesnya lebih cepat. Sapi jenis PH merupakan pilihan favorit untuk diperah.

Ketiga, sapi berfungsi untuk konsumsi daging. Firman Allah, "dan diantara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih". (QS 6/al An'am:142). Dari fungsi ini muncul peluang bisnis pembesaran sapi potong. Dikaitkan dengan ibadah kurban pada hari raya idul adh-ha, sapi menjadi hewan favorite sembelihan kurban. Aktifitas ini menambah semarak bisnis tahunan sapi menjelang hari raya idul adh-ha, bukan hanya di pasar-pasar tapi juga dipinggir-pinggir jalan raya yang setrategis. Dari fungsi ini juga muncul peluang bisnis bakso, pengembangan abon, restoran dll.

Keempat, sapi berfungsi untuk alat transportasi, yaitu: a. untuk mengangkut barang. Firman Allah,"dan dia (binatang ternak) mengangkut beban-bebanmu kesuatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah". (QS 16/an Nahl:7). Lihat juga QS 6/al An'am :142. b. Untuk mengangkut orang. Firman Allah," Allah-lah yang menjadikan binatang ternak untukmu, sebagiannya untuk kamu kendarai dan sebagiannya untuk kamu makan". (QS 40/al Ghafir:79). Lihat juga QS 43/ az Zuhruf:12). Dengan kemajuan ilmu pengetahuan fungsi ini sudah bergeser pada kendaraan bermotor. Dari fungsi ini muncul peluang bisnis otomotif, seperti produsen otomotif, jual beli kendaraan, usaha leasing, bengkel mobil, toko order dll.

Kelima, sapi berfungsi untuk membajak sawah ladang. Firman Allah, "dan sawah ladang". (QS 4/ali Imron :14). Sekarang fungsi ini sudah bergeser ke traktor. Dari fungsi ini muncul peluang bisnis traktor, penyewaan traktor, bengkel traktor dll.

Keenam, sapi berfungsi untuk komiditas perdagangan. Firman Allah, "hai orang-orang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kamu". (QS 4/an Nisa : 29). Dari fungsi ini muncul peluang bisnis jual/beli sapi di pasar-pasar hewan, kotoran sapi untuk pupuk kandang dan gas dll.

Subhanalloh... Ternyata sapi yang dipelihara dapat saya katakan bahwa merupakan anugrah Allah untuk manusia. Oleh karena itu, ketika memelihara sapi tebarkan rasa sayang dengan memberi makan dan minum secara cukup, berupa hijauan dan consentrat. Kandang sapi harus selalu bersih, kotoran ditampung di septik teng, jangan lupa selalu periksa kesehatannya kepada dokter hewan secara berkala. Begitu juga ketika menyembelih, lakukan dengan alat sembelih yang tajam dan memulainya dengan doa basmalah. Firman Allah, "dan janganlah kamu memakan binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya". (QS 6/al An'am :121).

Sabtu, 05 Agustus 2017

Istrinya temen SD sama SMA, Suaminya Temen SMP

" SELAMAT JALAN SUAMIKU "

"Mii, abbi sariawan nih lg g enak makan,," sepulang kerja, suamiku menolak makan masakanku saat itu, padahal aku memasak ayam goreng kremes kesukaannya,, "besok2 masak sayur az ya mi " aku hanya mengangguk tanda meng iyakan" ..

Setiap hari suami selalu mengeluhkan sariawan di lidah nya yang g sembuh2,, sudah 2 minggu lebih,, tapi aku tak terlalu menghiraukan keluhannya, aku pikir itu hanya sariawan biasa seperti pada umumnya.

"Mii, td di kantor ada medical chekup,, ini hasilnya.. " sambil menyodorkan selembar kertas hasil pemeriksaan,, aku ingat betul saat itu bulan april 2016. "kesehatan abbi g ada masalah mi, cuman kata dokter, abbi kurang nutrisi, abbi kurang gizi nih g diperhatiin ummi, ummi nya sibuk terus sama zuma, hehe" canda suamiku saat itu. memang anakku baru usia 1 tahun, sebagai ibu, aku berasa jd orang yg paling repot karena anakku yang mulai aktif.

Aku memang terlalu sibuk,, sampai tak memperhatikan suami, aku diam saja ketika suami merokok terus2an, aku tak pernah marah ketika suami menolak sarapan pagi yg sudah disiapkan, aku tak pernah marah ketika suami begadang terus2an karena ngobrol di pos ronda dengan bapak2 komplek,, dan akupun tak pernah tau, makanan apa yang dia makan saat di kantor,, makanan sehat kah? Atau bukan... ya.. itulah kesalahan terbesarku... 

"Abbi olahraga gih biar sehat,, jalan2 keliling komplek,," 
"Enggak ah mi, abbi lg g enak badan, kepala sakit" saat itu memang weekend, dan suami lebih memilih tiduran seharian sambil nonton tv,,"huh pemalas banget nih suami, disuruh olahraga juga susah"
Ucapku dalam hati. 

3 minggu berselang tapi sariawan di lidah belum juga hilang. Malah katanya jadi ada sakit di kepala dan telinga. "abbi..besok periksa ke dokter ya, biar diobatin sariawannya..suamipun mengangguk..

Keesokan harinya, suami memeriksakan ke RS JAKARTA, RS yang tempatnya paling dekat dengan kantornya. 
Saat itu dokter bilang suamiku hanya kurang makan sayur dan buah, dokter hanya memberi salep untuk luka sariawan di lidahnya. "Kalo 2 minggu belum sembuh, periksa lagi ya" kata dokternya.
2 minggu kemudian suami periksa lagi, karena sariawan masih menetap, "dokternya hanya menambahkan antibiotik. Tapi sampai obatnya habis belum juga ada tanda-tanda kesembuhan.

Kembalilah lagi ke RS untuk memeriksakan, "mungkin bapak ada masalah di giginya, saya rujuk ke dr bedah mulut ya" 
Setelah diperiksa dr bedah mulut, dokter menyarankan di rontgen gigi, saat itu hasilnya memang terlihat ada gigi bungsu yang posisinya miring. "Ohh, sariawan bapak karena ada gigi bungsu yg mau tumbuh, tp posisinya abnormal, mungkin itu penyebab bapak sariawan dan sakit kepala terus menerus, giginya harus di oprasi, harus di ambil ya pak.. 

Bulan juni 2016, saat awal bulan ramadhan, suami tak puasa karena akan di operasi gigi, di cabutlah gigi yang selama ini mengganggu,, seminggu berlalu, sariawan masih menetap.. sakit di kepala makin menjadi. " mi, abbi sakit nelen, sakit kepala makin sering, kenapa ya padahal giginya udah di cabut, terus lidah abbi jd g bisa digerakin ke kiri" "besok periksa ke dokter lagi ya bii, sekalian kontrol gigi" 

"Giginya udah g ada masalah ya pak, kalo keluhan bapak sakit kepala, baiknya bapa periksakan ke dr syaraf ya" kata dr bedah mulut saat itu,, diperiksalah suami ke dr syaraf, hanya diberi obat anti sakit.. dokterpun menyarankan fisioterapi lidah karena lidah yang tak bisa di gerakan ke kiri, 6 kali pertemuan fisioterafi dan tak ada perubahan.. 
Dokter menyarankan pemeriksaan MRI, perkiraan pemeriksaan MRI saat itu sekitar 5-6 juta dan tak bisa dicover asuransi 
"periksa MRI nya nanti saja ya mii, bentar lagi kan kita mau mudik, lumayan uangnya buat bekal mudik ke tasik".

Hari idul fitri... suami lebih memilih tiduran di kamar dan tak ikut bersilaturahmi ke rumah sanak saudara, sakit di kepala semakin sering,, hari raya hanya dihabiskan dengan beristirahat tiduran di kamar.. 

Liburan lebaran pun telah usai, bersiaplah kita kembali ke ibukota..
"Mii sebelum kita ke jakarta, ummi lepas KB nya ya, abbi pengen zuma punya ade",,, " duh bii, baru anak satu az ummi udah repot, gimana kalo nambah" .. "biarin, nambah anak nambah rezeki, abbi pengen punya banyak anak, hehehe" 
Kesal memang, tapi aku pun menurut, di lepas lah KB IUD yg setahun tertanam di rahimku..

"Mii, koq di lidah abbi jd ada benjolan, coba liat mii" 
Benar,, ada benjolan kecil sebesar biji jagung di lidah yang ada sariawannya, "besok ke dokter lagi ya bi",, 
"Sejak kapan benjolannya ada pak" tanya dokter.
"Baru 3 hari dok" 
"Sakit gak?" Sambil memencet benjolannya
"Enggak dok enggak sakit, tp kalo sariawannya masih sakit dok, menelan jg jd sakit,kepala juga makin sering sakit"
"Harusnya bapak di periksa MRI biar tau sakitnya dari mana, kalo benjolannya ini kemungkinan tumor jinak, bagaimana kalo di oprasi benjolannya terus nanti kita periksakan hasilnya"
Suamiku hanya mengangguk, tanda setuju..

Awal agustus 2016, aku menemani suami di oprasi di RS JAKARTA,, zuma aku titipkan pada mamahku, ketika tau kabar suami mau di oprasi, mamah langsung berangkat ke jakarta..
Operasi berjalan lancar, 3 jam lamanya,, 
"Ini istrinya pak Andrie? Operasinya sudah beres, ini benjolan yg sudah diambil mau diPA-kan dulu ya, hasilnya nanti 10 hari lagi..

Tanggal 13 agustus 2016, kami kembali menemui dokter, dokterpun menyampaikan hasilnya dan juga hasil PA dari laboratorium.

"bapak usianya berapa tahun?"
"28 dok"
"Sudah punya anak?"
"Sudah, baru usia setahun dok".
Dokterpun menghela napas panjang...ada perasaan tak enak saat itu.
"Hasil pemeriksaannya kurang bagus, bapak positif terkena KANKER LIDAH, 

Dek.. seolah detak jantungku berhenti "KANKER…Dok?"

Tiba-tiba mataku jadi gelap, sebuah beban berat serasa menindih badanku. Aku diam dan tak bisa berkata apa-apa, lama aku terdiam.

"Kanker..?" tanyaku,

tapi kalimat itu tak mampu terucap hanya bersarang di kepalaku. Sebuah penyakit yang selama ini hanya aku kenal lewat informasi dan berita-berita, kini penyakit itupun menghampiri orang terdekatku orang yang paling aku sayangi. Penyakit yang menakutkan itu menyerang suamiku.

Kutatap wajah suamiku, suamiku hanya terdiam, pucat...

bapak saya sarankan berobat ke RS DHARMAIS, karena disana rumah sakit khusus menangani penyakit seperti bapak, harus cepat ya pak, sebelum kankernya menyebar kemana2.

Segera kuambil surat pengantar dokter dan menuju RS DHARMAIS.
Sungguh tak pernah terpikirkan sedikitpun sebelumnya, kini kami berada dalam deretan orang-orang penderita kanker di ruang tunggu pasien. Aroma kecemasan bahkan keputusasaan tergambar di wajah mereka. Sebenarnya ini juga saya rasakan, tapi saya harus menyembunyikan raut ini di hadapan suamiku. Aku harus tetap menyuguhkan energi penyemangat padanya.

Serangkaian pemeriksaan kami lakukan, lab, usg, rontgen, ct scan, bone scan.
"Dari hasil pemeriksaan, 3/4 lidah bapak sudah terkena kanker, bapak harus di oprasi di angkat lidah" kata dokter nya..

Ya Allah… apa lagi ini? Diangkat lidah? Kenapa harus suamiku yang mengalaminya? Kami pun pulang dengan perasaan yang tak tentu, nanti kita periksa ke RS SILOAM ya bii, kita cari second opinion"

Esoknya kita periksa ke RS SILOAM,, dokter melakukan endoskopi, memasukan kabel kecil yg ada kameranya melewati lubang hidungnya,, terlihat jelas kamera menangkap gambar di monitor.
"Wahh, kanker nya sudah menyebar ke tenggorokan pak"
Memang terlihat banyak benjolan merah di dekat pita suara.

"Kalo boleh tau sudah stadium berapa dok?"
"Kalo ini sih sudah stadium 4"
"Terus gimana dok? Tanyaku lirih,, 
"Nanti bapak harus menjalani pengobatan kemoterapi 3 kali, langsung radiasi selama 30 kali."

Wajah suamiku putih pucat, dia hanya terdiam, terbayang beratnya derita dan kelelahan yang harus dialami suamiku. Belum lagi dengan kombinasi pengobatan kemoterapy yang melemahkan fisik. Keluar dari ruang dokter seolah semuanya jadi gelap, rasanya aku tak kuat menahan segala beban ini. Segera aku beri kabar keluarga dan teman-teman dekatku, aku kabarkan keadaan suamiku dan kumintakan do'a dari mereka. Tak terasa bulir-bulir bening air mata bermunculan disudut mataku.

dengan langkah lemas tak bertenaga seolah aku melayang, tulang-tulang terasa tak mampu menyangga badanku yang kecil ini, aku melihat anakku yang masih berusia 1 tahun, dia tersenyum ceria, ia tak mengerti beban berat yang menimpa orangtuanya, akupun memeluknya erat sambil menangis sejadinya.

Ketika kami di rumah, kami minta pendapat dari pihak keluarga tentang pengobatan yang akan kami lakukan. Dengan berbagai pertimbangan dan alasan pihak keluarga menyarankan agar kami tidak menempuh jalan kemo dan radiasi. Kami disarankan untuk menjalani pengobatan dengan cara alternatif dan pengobatan herbal.

Awal september 2016 kami berencana pulang kampung ke tasik, dikarenakan kondisi suami yang tak bisa lagi bekerja, untungnya dari pihak kantor memberi cuti izin sakit sampai sembuh.

Akhirnya sejak saat itu kami melakukan ikhtiar pegobatan dengan cara alternatif dan minum obat-obat herbal. Karena saat itu suamiku sudah susah untuk menelan maka obat herbal yang diberikan tidak berupa kapsul, melainkan berupa rebusan dan cairan. Setiap hari suamiku harus minum ramuan dan rebusan obat-obat herbal. Segala macam makanan buah2an dan sayuran dijus dan di saring, Tapi aku lihat ia dengan telaten dan sabar rutin minum semuanya.

"Bii, kayaknya ummi udah lama g haid, " suamiku hanya tersenyum, coba periksain mii, tespek" katanya..
Aku terlalu sibuk mengurus suamiku yang sedang sakit, sampai tak sadar, 2 bulan lamanya aku tak datang bulan"
"Positif bii..."
"Alhamdulillah, zuma punya ade, mudah2an cwe ya miii, mudah2an pas bayinya lahir, abbi udah sehat,"
"Abbi pasti sehat sayang..."
Terlihat senyumnya yang mengembang dan bersemangat.
Semangatnya untuk sembuh begitu besar. Doa pun tiada henti kupanjatkan siang dan malam. Dan malam-malamku selalu ku habiskan dengan bersujud padaNya. Aku mulai rajin mencari semua informasi yang berhubungan dengan kanker lidah, mulai dari makanan, cara pengobatan, bahkan alamat klinik pengobatan alternatif. Semua informasi aku cari melalui internet, koran dan dari rekan-rekan.

5 bulan pengobatan, tapi Allah sepertinya belum memberi jalan kesembuhan dengan cara ini, akhirnya obat herbal aku tinggalkan. Dan akupun mulai ragu, kondisi suami makin memburuk, kamipun mulai putus asa. Aku yakinkan suamiku bahwa ini adalah memang ujian dari Allah,
"Bii.. semuanya atas kehendak Allah, bahkan jauh sebelum kita lahir sudah tertulis takdir ini, usia segini abbi sakit, berobat kesana-sini itu semua sudah ada dalam catatan Allah bii. Yang penting sekarang kita jangan lelah berikhtiar dan abbi tetap harus semangat untuk sembuh." Ia mengangguk perlahan.
"Utun lahir, abbi pasti udah sembuh kan mii? Tanya nya 
"Pasti bii, g ada yg g mungkin kalo Allah sudah berkehendak, utun lahir, abbi udah sehat". Ia pun tersenyum

Berat badan suamiku mulai turun drastis karena tak ada asupan makanan, sebelum sakit beratnya 65 Kg kini tinggal 40 Kg. Kondisinya makin parah dan puncaknya ketika aku lihat setiap hari suami muntah darah terus menerus. Ia pun terlihat lemas dan sangat pucat.

Januari 2017, aku bawa ke dokter spesialis Onkologi yang ada di tasik.
Dokter menganjurkan untuk segera dibawa ke rumah sakit karena hasil HB cuma 5, suamiku mengalami anemia berat. Kali ini aku membawanya ke RS Jasa Kartini tempat dokter itu praktek.
4 labu darah yang sudah masuk ke tubuh suamiku, dokter menyarankan kemoterapi"
"Kanker itu pengobatannya 3 rangkaian bu, kemoterapy, radiasi sama oprasi, tanpa itu kanker susah ditangani, apalagi dengan pengobatan alternatif dan herbal yang belum jelas" kata dokternya

"Mii, abbi mau berobat medis az, mau nurut apa kata dokter, mungkin ini jalan kesembuhan abbi" kata suamiku
Aku tak bisa berkata2,, baiklah kalo ini sudah keinginannya, aku hanya bisa mengiyakan, semoga Allah memberikan kesembuhan untuk suamiku dengan pengobatan medis.

Hari2 aku lewati, keluar masuk rumah sakit mengantar suami berobat, zuma aku titipkan ke rumah orangtuaku, karena waktuku habis dengan mengurus suamiku, penat rasanya,, hari2 dihabiskan dengan perjalanan dari rumah ke rumah sakit, rasanya melelahkan, apalagi dengan kondisi perutku yang semakin membesar.

dokter mengatakan, "kita hanya bisa memperlambat pertumbuhan kankernya bukan mengobati." Seolah hitungan mundur kematian itu dimulai. Aku limbung dan hampir tak sadarkan diri, sekuat tenaga aku mencoba untuk tetap tegar
"Ya Allah… begitu berat cobaan ini Kau timpakan pada kami"
"Ma'afkan ummi, ummi tak mampu menjagamu selama ini…"
Serangkaian pengobatan medis dilakukan 7 kali kemotherapi, sampai kemo ke 3, kondisi suami sempat membaik, kemo ke 4,5,6,7... selama itu kondisi suamiku semakin menurun..

"Aku ingin ketenangan aku butuh pertolonganMu ya Robb. Kutumpahkan segala permohonan ini dihadapanMu yaa Allah. Bisa saja dokter memfonis dengan analisanya, tapi Engkaulah yang maha kuasa atas segala sesuatunya. Engkau maha menggenggam semua takdir, sakit ini dariMu ya Allah dan padaMU juga aku mohon obat dan kesembuhannya."

Segala ikhtiar dan do'a tiada lelah kulakukan tuk kesembuhan suamiku. Malam-malamku kulalui dengan solat tahajud. Kubenamkan wajahku diatas sajadah lebih dalam lagi, tiba-tiba aku merasa tak mimiliki kekuatan apapun, aku berada dalam kepasrahan dan penghambaan yang lemah.

"Robb…Engkau maha mengetahui, betapa segala ikhtiar telah kami lakukan. Tiada menyerah kami melawan penyakit ini, kini aku serahkan segalanya padaMu, tidak ada kekuatan yang sanggup mengalahkan kekuatannMu yaa…Robb, Tunjukkan pertolonganMu, beri kesembuhan pada suamiku Ya..Allah."

Rangkaian kemoterapi sudah beres, suamiku disarankan melakukan pengobatan lanjutan, sinar radiasi di RS santosa bandung, saat itupun kehamilanku sudah masuk usia 9 bulan, 
"Bii, maaf ummi g bisa antar abbi ke bdg, abbi sama mamah az ya, takut brojol di jalan, nanti malah repot lagi". Akhirnya suami pergi melakukan serangkaian pemeriksaan untuk radioterapi, 
6 Juni 2017,, hari ke 11 bulan ramadhan, anak yang kedua ku lahir,, tanpa kehadiran abbi nya,, proses melahirkan yang kedua sangat lah mudah dan cepat, alhamdulillah Allah telah memberikan kemudahan dan kelancaran, segera aku vidio call suamiku, dia pun kaget karena tiba2 aku memperlihatkan bayi kecil padanya, 
"Ummi udah lahiran bii"
"Abbi pulang ke tasik sekarang jg mii, pemeriksaan simulatornya udah beres abbi di jadwalin radiasi nya nanti udah lebaran" 
Pulang lah ia ke tasik, datang dengan raut wajah ceria, alhamdulillah perempuan, "mau abbi kasih nama "Zahabiya Assyifa farid"
Emas permata yang menyembuhkan..insya allah dengan lahirnya biya, abbi diberi kesembuhan oleh Allah.

25 juni 2017, saat itu hari raya idul fitri,, tiba2 suami mengeluh sakit kepala, 
Dan esoknya mengeluh sulit menelan dan sesak nafas, dilarikanlah suamiku ke RS,, dan bayi ku yg baru 2 minggu aku bawa jg, menemani abbi nya di rawat di RS. Pihak RS sempat menolak krn aku membawa bayi, tp karena aku tak bisa meninggalkan keduanya, akhirnya diizinkan, walaupun dengan membuat surat pernyataan bahwa pihak RS tidak bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada bayiku.. 

Saat itu suamiku masih bisa bicara meski dengan suara kurang jelas. Karena tenggorokannya pun sudah menyempit tersumbat kanker, ia sangat kesulitan dalam bernafas. Masuk minumanpun kesulitan, Untuk memasukan nutrisi ke tubuhnya, dokter menyarankan oprasi gastrostomi, oprasi pasang selang dari perutnya, dan mengantisipasi agar tidak tersumbat saluran nafasnya, dokter menyarankan oprasi tracheostomy  dileher suamiku. Akupun menyetujuinya meskipun aku tak tega, tapi hanya ini cara yang bisa diambil.

Suamiku pasrah, dia minta aku menemaninya terus menerus, dan aku mengerti.. aku selalu mendampinginya. Tak pernah jauh darinya..."Sebenarnya aku tak tega melihatmu seperti ini bii, leher di bolongin,perut juga bolong, tapi inilah yang terbaik untukmu saat ini."

Selesai oprasi, bicaranya sudah tak bersuara lagi. Sejak saat itu praktis komunikasi kami hanya dengan isyarat atau terkadang suamiku menulisnya di hp, mengirimkan lewat WA,, Tentu saja hal ini terasa capek baginya. Namun sekali lagi ia terlihat tegar tak pernah aku mendengar ia mengeluh. 

Sepanjang proses pengobatan tak hentinya kupanjatkan do'a dan dzikir dibantu dengan beberapa anggota keluarga. 
Saat itu kondisinya sudah sangat menurun, sakit kepala hebat makin sering terjadi,, hasil pemeriksaan ct scan didapatkan, kankernya sudah menyebar ke otak,, 
"Ya Allah beri kekuatan pada suamiku…!" Beri kesembuhan melalui ikhtiar selama ini ya Allah.."

Dokter yang menangani nya sudah angkat tangan, ia menyarankan suamiku untuk secepatnya pergi ke bandung untuk melakukan tindakan radiasi, tp karena kondisinya yang semakin menurun, rencana itu kami undur karena menunggu kondisinya membaik dulu..

Namun ternyata seminggu setelah operasi, selang di perutnya mengalami kebocoran, keluar cairan hitam pekat dari lubang di perut bekas oprasi,,
"Kenapa lagi ini?..."
"Mii abbi mau minta dirujuk az ke RSCM jakarta, disini abbi g sembuh2" kata suamiku.. 
Saat itupun aku meminta dokter untuk membuatkan surat rujukan ke RSCM Jakarta,, dokter mengizinkan... jam 1 tengah malam mobil ambulan mengantar kan kami berdua menuju Jakarta, ya.. hanya aku sendiri yang mengantar suamiku.. hari mulai terang saat kami tiba disana..

Serangkaian pemeriksaan dilakukan.. kondisinya semakin menurun, tapi masih bisa diajak komunikasi,, diapun mengambil hp dan mengetik sesuatu
"Mii, c juve meninggal di rscm kan?"
"Iya"
"Terus c yana zain jg meninggal mii, nanti giliran abbi ya mii"
"Abbi pasti sembuh sayang,"
"Mii, kalo abbi meninggal, abbi pengen dikuburin dekat anak2"
"Apaan sih bi, jangan ngomong yg enggak2" ..
Tak kama kondisinya semakin menurun, memegang hp pun ia tak mampu..
Dia hanya bisa menahan kesakitan yg dirasa,, sambil melirik sesekali ke arahku, sambil berkata,, "sakit mi..." 
"Sabar sayang.. coba abbi dzikir dalam hati" ..lailahailallah...

Kuhampiri suamiku yang tergolek lemah. Perawat memasang semua peralatan pada tubuh suamiku, entah alat apa saja ini. Kuusap perlahan keningnya, dingin sekali. Tangan dan kakinyapun sangat dingin. Hingga menjelang asar, aku tak diperbolehkan beranjak dari sampingnya, tanganku ia genggam erat. Tak hentinya mulut ini memanjatkan doa.

Tekanan darahnya sangat tinggi, nadi nya pun cepat, menunjukan angka 200 di layar monitornya. Berkali-kali dokter menyuntikkan obat anti sakit namun hasilnya tetap sama tak berubah, suamiku masih mengeluh kesakitan. Dokter memanggilku, perasaanku gelisah tak menentu, campur aduk antara cemas, bimbang dan ketakutan yang amat sangat. Dugaanku benar Dokterpun menyerah.

Melihat kondisinya yang terus menurun dokter memberitahu bahwa kondisi suamiku sudah sangat melemah, secara medis kondisi suami sudah tidak dapat ditolong lagi, lebih baik kita do'akan saja." Aku benar-benar lemas mendengarnya seluruh badanku gemetar merinding. "benarkah tak ada lagi harapan." Tiba-tiba aku merasakan ketakutan yang luar biasa. Aku tak mau menyerah, aku tetap membisikan ke telinga suamiku, bahwa ia jangan menyerah, ia pasti sembuh.

"Aku tak mau kehilanganmu bii." Ku pegang kuat jemarinya, "buka matamu bii kubisikan lembut ditelinganya. Ia hanya tersenyum lemah...

Pukul 16.00, aku disodori surat pernyataan,, kata dokter ini adalah Surat persetujuan untuk tidak dilakukan tindakan apapun jika terjadi apa2 sama suamiku. Akupun pasrah "tak sanggup rasanya hati ini kehilanganmu, aku ingin tetap menatap wajahmu, aku ingin tetap mendampingimu meski dalam ketidakberdayaanmu."

"Abbi…..inilah yang terbaik yang diberikan Allah buat kita, maafkan ummi, tak bisa menjagamu selama ini. Ummi ikhlas abbi pergi, ummi terima semua dengan ihklas.. 

Jangan khawatir bii, ummi akan menjaga dan merawat anak-anak kita," kubisikan lirih ditelinga suamiku.

Dalam setiap rangkaian doaku tak pernah aku mengucapkan kata-kata menyerah "kalo memang hendak Engkau ambil maka mudahkan," tak pernah aku menyebut kata-kata itu. Aku selalu minta kesembuhan, kesembuhan karena aku memang menginginkan suamiku benar-benar sembuh.

Sepertinya kini aku harus menyerah dan pasrah "Ya.. Robb jika memang Engkau menentukan jalan lain aku ikhlas ya Allah…., mudahkan jalan suamiku untuk menghadapmu dengan khusnul khotimah."

Kubimbing suamiku menyebut kalimat "LAAILAHA ILLALLAH MUHAMMADUR ROSULULLAH.. Kuulang hingga berkali-kali..
Dua bulir bening tersembul dari sudut matanya. Aku merasakan ia sanggup mengikuti kalimat ini..

Pukul 16.40 ia menghembuskan nafasnya yg terakhir..
"bu, bapak sudah tidak ada." ujar dokternya. aku tau maksudnya tapi aku masih tak percaya. Kutengok layar monitor yang terhubung ketubuh suamiku. Tak ada lagi yang bergerak disana.

kudekap tubuh lemas suamiku.. ku kecup bibirnya, dan ku usap matanya... "INNA LILLAAHI WAINNA ILAIHI ROOJIUUN." 
Aku termenung disampingnya tapi tak ada lagi air mata yang keluar. "ummi ikhlas melepasmu bii, Allah telah memilihkan jalan terbaik buat kita."

Selamat Jalan suamiku Andrie K Farid …… jemput aku dan anak-anak nanti di pintu SurgaNya......

Boleh di share gak usah izin ya,, semoga cerita ini bermanfaat..

Kamis, 20 Juli 2017

Tasikmalaya Kota Juara Kambing PE

Ada yang beda dengan pentas ternak taun ini.
Kalau juaranya sih tetep sama, cuman yang ngasih pialanya bukan Jabar 1 tapi Jabar 2.
Bagi saya sih gak ada ngaruhnya, cuman ya gitu deh, mungkin perkenalan untuk 2018, hehehe.
Yap, taun ini peternakan As-Salam kembali merajai Kontes Kambing PE se Jawa Barat, Kota Tasikmalaya kembali membawa pulang piala itu, sudah 9 kali berturut-turut. Memang sih puncaknya tahun 2016 kemarin, kami menjadi juara Nasional mewakili Jawa Barat. 
Bangga, tentu saja. Karena jerih payah ini selalu terbayar lunas.
Saya berharap prestasi ini menjadi ikon baru Kota Tasikmalaya.
Kelak, ketika ada yang nanya tentang Kota Tasikmalaya, orang-orang selain akan bilang Tasikmalaya Kota Santri, atau Kota Sepuluh Ribu Bukit, tapi kenyataannya gak tau gimana, maka ada nama lain untuk Kota Tasikmalaya ini, yaitu Kota Juara Kambing PE. Karena ini emang jelas adanya, heheehe
Mangga nyanggakeun ieu piala kanggo Warga Kota Tasikmalaya.
Juara 1,2,3 Tahun 2017 ada di Kantor Peternakan Tasikmalaya, bergabung dengan piala-piala sebelumnya.

BETERNAK AYAM KAMPUNG ASLI KUB



Tulisan cerita ini saya tujukan kepada teman-teman yang berminat budidaya ayam kampung, kalau mau berhasil, maka berlaku syarat dan ketentuan :
1. Harus bisa memasarkan sendiri hasil panennya ke pemakai (direct).  Kalau belum punya jalur pemasaran, lebih baik tunda dulu. Bila perlu jadi bakul ayam kampung dulu sebelum pelihara. Kalau sekedar memelihara, banyak orang yang bisa. Kalau penjualannya mengandalkan bakul, akan banyak kendala. Ayamnya ada saja yang dicela atau dijelek-jelekkan oleh bakul dengan tujuan untuk "menyembelih" harga. Pas gak ada ayam tanya-tanya, punya ayam nggak? Pas punya ayam siap panen, menghindar katanya masih ambil dari kandang lain. Begitu datang melihat ayam siap panen, pasti keluar jurus mencela habis-habisan.
Jalan keluarnya, bisa gabung dengan sesama peternak ayam kampung yang sudah punya jalur pemasaran langsung (direct) alias berkelompok. Pas jadwal panen sudah pasti terpanen semua walau pun secara bertahap, tanpa dicela dan dengan harga panen wajar;

2. Bibit atau D.O.C ayam kampung beli lah dari pembibit yang handal, bisa dipercaya, yang sudah berpengalaman dan sudah terbukti kualitas D.O.C-nya baik dari waktu ke waktu. Kalau beli D.O.C-nya sekedar harganya murah, dari pembibit yang belum handal, siap-siap malapetakan datang, yaitu ayamnya banyak mati, pertumbuhannya jelek. Akhirnya rugi;

3. Pemeliharaannya mesti mengikuti kaidah pemeliharaan yang baik dan benar, mulai dari brooding period/stater umur 1 – 3 minggu, masa grower umur 4 – 6 minggu dan masa finisher umur 7 – 10 minggu;

4. Jangan mudah tergiur dengan penawaran pakan dengan klaim sebagai pakan alternatif atau pakan yang sekedar harganya murah. Berapa pun harga pakannya, pakan tersebut tetap harus mengikuti SNI atau standar khusus jenis ayam tertentu.

Di bawah ini, saya lampirkan standar pakan ayam Kampung Unggul Balitnak (K.U.B) dari Balitnak. Kalau menggunakan pakan standar ayam broiler, pasti standarnya lebih tinggi bila untuk ayam kampung, banyak yang mubadir, terbuang dan boros karena potensi genetik ayam kampung memang tidak setinggi broiler dan ayam layer. Kalau adanya pakan standar ayam broiler, maka lakukan modifikasi secukupnya agar sesuai dengan standar tsb di bawah.

Maka, kalau ada orang menawarkan pakan alternatif, minta lah sertifikat hasil uji proksimat dari laboratorium makanan ternak. Bandingkan dengan standar di bawah ini. Laboratorium yang bisa dipakai sebagai rujukan : Sucifindo, Saraswanti Indo Genetech, Fakultas Peternakan atau kedokteran hewan Universitas Pajajaran Bandung Unsoed Purwokerto, Undip Semarang, Unbra Malang, Unair Surabaya, IPB Bogor, Udayana Denpasar dll. Tanpa sertifikat resmi dan valid, itu hanya membual.

5. Di bawah ini saya rekomendasikan program vaksinasi untuk ayam kampung tipe pedaging agar ayamnya punya kekebalan terhadap beberapa penyakit yang berpotensi akan menyerang ayam kampung yang kita pelihara. Tanpa program vaksinasi yang baik dan benar, lebih baik tidak usah pelihara, resikonya terlalu tinggi. Habis ayamnya.

Problemnya, tidak semua daerah bisa terjangkau oleh distribusi vaksin karena jauhnya jarak, terpencil dan karena jumlah pemeliharaan terlalu sedikit, kurang dari 1.000 ekor. Pada hal dosis vaksin yang beredar pada umunya berdosis 1.000 ekor tiap kemasan. Jalan keluarnya, berkelompok dengan teman yang berdekatan sehingga setiap chick in D.O.C bisa mencapai jumlah minimum 1.000 ekor. Jalan keluar tentang jangkauan distribusi vaksin, minta lah packing vaksin yang dikirim mesti rapi, pakai box stiroform dan pakai es yang tahan sampai 3 hari masih dingin di dalam box. Dan, itu ada es batu yang tahan dingin di dalam box sampai 3 hari (es tube).

Keterangan Foto :
Foto 1 : Brooding period ayam kampung;

Foto 2 : Ayam kampung masa finisher;

Foto 3 : Standar spesifikasi ayam KUB, ayam kampung lain belum ada standar-nya;

Foto 4 : Standar performance ayam KUB;

Foto 5 : Rekomendasi program vaksinansi ayam kampung sampai dengan umur 10 minggu

Sabtu, 15 Juli 2017

PAKAN HIJAUAN UNTUK SAPI PERAH, SAPI PEDAGING, DOMBING PERAH DAN DOMBING PEDAGING

PAKAN HIJAUAN UNTUK SAPI PERAH, SAPI PEDAGING, DOMBING PERAH DAN DOMBING PEDAGING

1. Pasture (rumput, grazing);
2. Rumput potong (soilage);
3. Silage (hijauan fermentasi secara pasif);
4. Hay (rumput dan atau jerami keringan);
5. Jerami kacang tanah (rèndèng);
6. Jerami kacang kedelai (titèn);
7. Kangkung kering (kangker);
8. Pucuk tebu;
9. Batang dan daun jagung muda (tebon);
10. Indigofera;
11. Kaliandra;
Dan lain-lain banyak sekali, bisa sampai >20 item.

Dengan porsi daun yang lebih banyak dan porsi batang lebih sedikit, maka nilai Total Digestible Nutrient (TDN) lebih tinggi, dari 50 - 52% menjadi 58-60%.

Apabila hijauan tersebut dilayukan dulu (diturunkan kadar airnya) dengan cara dijemur kena sinar matahari 4-5 jam atau diangin-anginkan di dalam gudang pososi berdiri selama 1-2 malam sampai kadar airnya kurang dari 30%, maka tingkat konsumsinya akan meningkat sampai dengan 2 kg bahan kering (BK) per hari. Dengan demikian, seekor sapi perah dapat meningkatkan konsumsi pakan dari 10 kg menjadi 12 kg BK per hari.

Tambahan 2 kg TDN per hari akan memberikan tambahan produksi sebanyak 5 liter susu karena setiap 0,4 kg TDN menghasilkan 1 liter susu per hari.

Dengan demikian terlihat bahwa, hanya dengan perlakuan minimal, yaitu batang hijauan dikurangi dan daunnya dilayukan sebelum diberikan kepada sapi perah, bisa meningkatkan produktifitas sapi perah secara signifikan (menyolok).

Senin, 19 Juni 2017

PROSES PENCERNAAN PADA HEWAN MEMAMAH BIAK (RUMINANSIA)



Hewan-hewan herbivora (pemakan rumput) seperti domba, sapi, kerbau disebut sebagai hewan memamah biak (ruminansia). Sistem pencernaan makanan pada hewan ini lebih panjang dan kompleks. Makanan hewan ini banyak mengandung selulosa yang sulit dicerna oleh hewan pada umumnya sehingga sistem pencernaannya berbeda dengan sistem pencernaan hewan lain non ruminansia.

Perbedaan sistem pencernaan makanan pada hewan ruminansia, tampak pada struktur gigi, yaitu terdapat geraham belakang (molar) yang besar, berfungsi untuk mengunyah rerumputan yang sulit dicerna. Di samping itu, pada hewan ruminansia terdapat modifikasi lambung yang dibedakan menjadi 4 bagian, yaitu :
1. Rumen (perut besar 80%);
2. Retikulum (perut jala 5%);
3. Omasum (perut kitab 7 – 8%); dan
4. Abomasum (perut masam 7 – 8%).

Dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. Kapasitas rumen 80%, retlkulum 5%, omasum 7-8%, dan abomasum 7 - 8%. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot spincter berkontraksi. Abomasum merupakan lambung yang sesungguhnya pada hewan ruminansia.

Hewan herbivora, seperti kuda, kelinci, dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti halnya pada sapi untuk fermentasi selulosa. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilakukan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. Proses fermentasi pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. Akibatnya, kotoran kuda, kelinci, dan marmut lebih kasar karena pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali, yaitu di sekum.

Sedangkan pada sapi, proses pencernaan secara fermentasi terjadi dua kali, yaitu pada lambung dan sekum keduanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu.

Adanya bakteri selulolitik di lambung hewan memamah biak merupakan bentuk simbiosis mutualisme yang dapat menghasilkan vitamin B serta asam amino. Di samping itu, bakteri ini dapat menghasilkan gas metan (CH4), sehingga dapat dipakai dalam pembuatan biogas sebagai sumber energi altematif.

ANATOMI DAN FUNGSI SALURAN PENCERNAAN RUMINANSIA

SALURAN PENCERNAAN :
- Mulut;
- Esofagus;
- Lambung : Rumen, Retikulum, Omasum, Abomasum; 
- Usus Halus;
- Usus Besar (kolon);
- Anus.

MULUT
Pencernaan di mulut pertama kali di lakukan oleh gigi molar dilanjutkan oleh mastikasi dan diteruskan ke pencernaan mekanis. Di dalam mulut terdapat saliva.

Pengertian Saliva (Air Liur)
Saliva adalah cairan kompleks yang diproduksi oleh kelenjar khusus dan disebarkan ke dalam cavitas oral (rongga mulut).

Komposisi Saliva :
Komposisi dari saliva meliputi komponen organik dan anorganik. Namun demikian, kadar tersebut masih terhitung rendah dibandingkan dengan serum karena pada saliva penyusun utamanya adalah air. Komponen anorganik terbanyak adalah sodium, potassium (sebagai kation), khlorida, dan bikarbonat (sebagai anion-nya).

Sedangkan komponen organik pada saliva meliputi protein yang berupa enzim amilase, maltase, serum albumin, asam urat, kreatinin, mucin, vitamin C, beberapa asam amino, lisosim, laktat, dan beberapa hormon seperti testosteron dan kortisol.

Selain itu, saliva juga mengandung gas CO₂, O₂, dan N₂. Saliva juga mengandung immunoglobin, seperti IgA dan IgG dengan konsentrasi rata-rata 9,4 dan 0,32 mg%.

Fungsi Saliva :
a. membantu proses penelanan makanan;
b. buffer karena pH-nya alkali (pH 8,4 – 8,5);
c. suplai nutrien mikroba.

Mekanisme Sekresi (Pengeluaran Yang Masih Di Dalam Tubuh) Saliva

Di kelenjar saliva, granula sekretorik (zymogen) yang mengandung enzim-enzim saliva dikeluarkan dari sel-sel asinar ke dalam duktus (saluran). Karakteristik ketiga kelenjar saliva pada mamalia dapat diringkas sebagai berikut:

SALIVA :
SAPI ± 150 liter/hari;
DOMBA ± 10 liter/har;i
Enzim : Pre-gastric esterase.

LAMBUNG RUMINANSIA
1. RUMEN
Rumen merupakan bagian saluran pencernaan vital pada ternak ruminansia. Pada rumen terjadi pencernaan secara fermentatif dan pencernaan secara hidrolitik. Pencernaan fermentatif membutuhkan bantuan mikroba dalam mencerna pakan terutama pakan dengan kandungan selulose, hemi selulose dan lignin yang tinggi. Sedangkan pencernaan hidrolitik membutuhkan bantuan enzim dalam mencerna pakan. Ternak ruminansia besar seperti sapi pedaging dan sapi perah dapat memanfaatkan pakan dengan kandungan nutrisi yang sangat rendah, akan tetapi boros dalam penggunaan energi.

Rumen pada sapi dewasa merupakan bagian yang mempunyai proporsi yang besar dibandingkan dengan proporsi bagian lainnya. Rumen terletak di rongga abdominal (perut) bagian kiri. Rumen sering disebut juga dengan perut beludru. Hal tersebut dikarenakan pada permukaan rumen terdapat papilla dan papillae seperti beludru. Sedangkan substrat pakan yang dimakan akan mengendap di bagian ventral (bawah). Di retikulum dan rumen terjadi pencernaan secara fermentatif, karena pada bagian tersebut terdapat bermilyar-mikyar mikroba.

LETAK : sebelah kiri rongga perut
ANATOMI  :
- Permukaan dilapisi papila (papila lidah) → untuk memperluas permukaan, untuk absorbsi (penyerapan);
- Terdiri 4 kantong (saccus);
- Terbagi menjadi 4 zona.

KONDISI  :
- Bahan kering isi rumen 10 -15%;
- Temperatur : 39 - 40º C;
- pH = 6,7 – 7,0;
- BJ = 1,022 – 1,055;
- Gas: CO2, CH4, N2, O2, H2, H2S;
- mikroba : bakteri, protozoa, jamur, kapang;
- an-aerob.

FUNGSI :
- Tempat fermentasi oleh mikroba rumen;
- Absorbsi : Volatile Fatty Acid (VFA), amonia;
- Lokasi mixing (mencampur);
- Menyimpan bahan makanan → fermentasi;

PEMBAGIAN ZONA DI DALAM RUMEN

PEMBAGIAN MIKRO BIOLOGIS :
1. Zona gas : CO₂, CH₄, H₂, H₂S, N₂, O₂;
2. Zona apung (pad zone) : Ingesta yang mengapung (ingesta baru dan mudah dicerna);
3. Zona cairan (intermediate zone) : cairan dan absorbsi metabolit yang terlarut dalam cairan (>mikroba);
4. Zona endapan (high density zone) : ingesta tidak dapat dicerna dan benda-benda asing.

2. RETIKULUM
Retikulum sering disebut sebagai perut jala atau hardware stomach. Fungsi retikulum adalah sebagai penahan partikel pakan pada saat regurgitasi rumen. Retikulum berbatasan langsung dengan rumen, akan tetapi di antara keduanya tidak ada dinding penyekat. Pembatas di antara retikulum dan rumen yaitu hanya berupa lipatan, sehingga partikel pakan menjadi tercampur.
- Secara fisik tidak terpisahkan dari rumen;
- Terdapat  lipatan-lipatan esofagus  yang merupakan lipatan jaringan yang  langsung dari esofagus ke omasum;
- Permukaan dalam : papila → sarang laba-laba (honey comb) perut jala;

Fungsi:
- tempat fermentasi;
- membantu proses ruminasi;
- mengatur arus ingesta ke omasum;
- absorpsi hasil fermentasi;
- tempat berkumpulnya benda-benda asing;

3. OMASUM
Omasum sering juga disebut dengan perut buku, karena permukaannya berbuku-buku. pH omasum berkisar antara 5,2 sampai 6,5. Antara omasum dan abomasums terdapat lubang yang disebut omaso abomasal orifice.
-  Letak : sebelah kanan (retikulum) garis median (di sebelah rusuk 7-11);
-  Bentuk : ellips;
-  Permukaan dalam berbentuk laminae → perut buku (pada lamina terdapat papila untuk absorpsi);
-  Fungsi: grinder, filtering, fermentasi, absorpsi.

4. ABOMASUM
Abomasum sering juga disebut dengan perut sejati. Fungsi omaso abomasal orifice adalah untuk mencegah digesta yang ada di abomasum kembali ke omasum. pH pada abomasum asam yaitu berkisar antara 2,0 - 4,1. Abomasum terletak di bagian kanan bawah dan jika kondisi tiba-tiba menjadi sangat asam, maka abomasum dapat berpindah ke sebelah kiri. Permukaan abomasum dilapisi oleh mukosa dan mukosa ini berfungsi untuk melindungi dinding sel tercerna oleh enzim yang dihasilkan oleh abomasum. Sel-sel mukosa menghasilkan pepsinogen dan sel parietal menghasilkan HCl. Pepsinogen bereaksi dengan HCl membentuk pepsin. Pada saat terbentuk pepsin reaksi terus berjalan secara otokatalitik.

Letak : dasar perut (kanan bawah)
- Bentuk : memanjang;
- Bagian dalam terdapat tonjolan : fold → absorpsi;
- Terdiri 3 bagian :
    - kardia  : sekresi mucus (lendir);
    - Fundika: pepsinogen, renin, HCl, mucus;   
    - Pilorika : sekresi mucus;
- Fungsi: - tempat permulaan pencernaan enzimatis (perut sejati) → Pencernaan protein;
- mengatur arus digesta dari abomasum ke duodenum.

PENCERNAAN FERMENTATIF MIKROBA (RUMEN, RETIKULUM, OMASUM)

PENCERNAAN ENZIMATIS ABOMASUM

KEUNTUNGAN PENCERNAAN FERMENTATIF :
• Dapat makan cepat dan menampung pakan banyak;
• Dapat mencerna pakan kasar : sumber energi (VFA);
• Dapat menggunakan Non Protein Nitrogen (NPN) : sumber protein.

KERUGIAN PENCERNAAN FERMENTATIF :
• Banyak energi terbuang sebagai gas metan;
• Protein nilai hayati tinggi didegradasi : ammonia;

USUS HALUS (INTESTINUM TENUE)
Fungsi : pencernaan enzimatis dan absorpsi
Ke dalam usus halus masuk 4 sekresi :
- cairan duodenum: alkalis, fosfor, buffer;
- cairan empedu: dihasilkan hati, K dan Na (mengemulsikan lemak), mengaktifkan lipase pankreas, zat warna;
- cairan pankreas: ion bikarbonat untuk menetralisir asam lambung;
- cairan usus;

PANKREAS
Letak : di dalam lengkungan duodenum;
Men-sekresikan enzim :
• Amilase  : alfa amilase, maltase, sukrase;
• Protease : tripsinogen,  kemotripsinogen,prokarboksi, peptidase;
• Lipase    : lipase, lesitinase, fosfolapase, kolesterol, esterase;
• Nuklease: ribonuklease, deoksi ribonuklease.

SEKUM DAN KOLON
• Bentuk: tabung berstruktur sederhana,  kondisi = rumen;
• Fungsi: fermentasi oleh mikroba;
• Absorpsi VFA dan air → kolon;
• Konsentrasi VFA: sekum: 7 mM, kolon: 60 mM (rumen = 100 – 150 mM).

GERAKAN YANG ADA HUBUNGANNYA DENGAN RUMEN
1. Prehensi;
2. Mastikasi : ensalivasi (94 x per menit);
3. Deglutisi;
4. Eruktasi : CO₂ dan CH₄;
5. Rumminasi :
    * Re-gurgitasi;
    * Re-mastikasi (55 x per menit);
    * Re-ensalivasi;
    * Re-deglutisi.



Ini salah satu bagian yang menarik bagi saya, karena ada kaitannya dengan proses pembuatan keju.

Pada hewan ruminansia yang masih sangat muda (0 s.d 3 bulan), partisi perut yang berupa ABOMASUM sangat berperan dalam pencernaan. Pada usia sangat muda, hewan ruminansia hanya mengkonsumsi susu dari induknya. Proses pencernaan paling banyak terjadi di dalam abomasum. Dinding abomasum mengeluarkan enzim yang disebut RENIN. Enzim renin inilah yang akan mengurai susu menjadi bagian padat dan bagian cair. Bagian padat (protein dan lemak) selanjutnya masuk ke dalam sistem pencernaan dan menjadi makanan pada sistem metabolisme hewan tersebut. Sedangkan bagian cairnya praktis merupakan air yang selanjutnya dibuang sebagai air kencing.

Dalam perkembangan selanjutnya, manusia "memanfaatkan" mekanisme pemisahan susu menjadi dua bagian (padat dan cair) ini untuk membuat keju. Pada awal-awal sejarah pembuatan keju, seorang petani akan menyembelih sapi yang masih sangat muda (pedet), di mana dagingnya dikonsumsi sebagai olahan kuliner dan abomasumnya diambil untuk diekstraksi renin-nya sebagai bahan penggumpal susu.




Enzim renin hanya ditemukan pada hewan ruminansia muda. Seiring dengan bertambahnya usia, enzim renin pada dinding abomasum semakin menipis dan lama-lama hilang. Saat sapi sudah lepas dari induknya dan tidak mengkonsumsi susu lagi, praktis enzim renin tidak diperlukan dalam sistem pencernaan. Tuhan sudah mengatur segalanya.



Bagaimana cara mendapatkan Renin?


Yang pernah saya lakukan sebagai berikut:
- ambil bagian abomasum dari sapi atau kambing yang masih muda (dulu saya pakai abomasum kambing)
- abomasum dibelah dan dibuang kotorannya dengan dialiri air yang mengalir pelan
- abomasum biasanya ditandai dengan dinding bagian dalam yang berlendir, sepertinya renin ini tersimpan dalam lendir ini, makanya air untuk mencucinya harus pelan agar lendiri ini tidak rontok
- setelah bersih, dinding berlendir tadi ditaburi garam secara merata, gunanya untuk mencegah pembusukan pada proses berikutnya (yakni pengeringan)
- berikutnya lembaran abomasum dikeringkan secara dingin, dengan cara ditaruh di chiller yang kelembabannya rendah (kalau dijemur di daerah tropis kadang jadi lonyot, benyek)
- dari pengalaman saya, dalam waktu 4-5 hari, lembaran abomasum yang ditaruh di chiller sudah berubah kering seperti keripik tempe. Maka kita sudah punya stok renin kering. Reninnya sendiri tidak bisa dilihat dengan mata, karena menempel di keripik kering itu tadi.
- cara pemakaiannya: keripik abomasum direndam dalam air hangat maksimal 34 C selama 15 menit agar renin larut ke dalam air, selanjutnya air rendaman ini dicampurkan ke susu yang akan dibuat keju. Normalnya, dalam waktu 15 menit susu akan menggumpal (bagian protein dan lemak terpisah dari bagian air).
-

Menurut sejarah, keju ditemukan para pengembara dari Mesopotamia (sekitar perbatasan Syria, Irak, Turki) secara tidak sengaja. Ribuan tahun lalu, para pengembara punya kebiasaan membawa bekal berupa susu segar yang diwadahi kantong-kantong yang terbuat dari lambung domba. Nah rupanya di kantong tadi masih tertempel sisa-sisa renin, sehingga susu yang ada di dalamnya menggumpal. Gumpalan susu ini ternyata enak dimakan. Selanjutnya mereka berpikir bagaimana proses itu terjadi bla-bla-bla dan sampai pada kesimpulan bahwa penyebab penggumpalan adalah zat yang menempel pada kantong wadah susu. Selanjutnya, susu sengaja digumpalkan...dan mulailah sejarah perkejuan.


Jaman sekarang, dengan kemajuan teknologi, enzim renin sudah bisa diekstraksi dari tumbuhan sejenis jamu. Salah satu yang populer adalah jamur Rhyzomucor miehei. Enzim renin dari jamur ini ternyata jauh lebih murah biaya produksinya. Produksi renin nabati ini juga sekaligus menjadi solusi bagi concern perihal "peri-kehewanan" (karena tidak ada anak sapi yang dikorbankan) serta concern perihal status "halal-haramnya" keju. Keju yang dibuat dengan bantuan renin nabati ini sudah pasti halalnya, karena tidak melibatkan penyembelihan hewan apa pun. (Kecuali bila susunya haram, misal susu babi atau susu hasil nyolong...hahaha).



Jumat, 16 Juni 2017

KEFIR PERTOLONGAN AMPUH PADA FLU

**

Kalau kita kena flu dan sejenisnya, umumnya dokter selain memberikan analgetik & antipiretik, juga memberikan Szczesny antibiotik.
Padahal flu itu akibat virus, dan antibiotik tidak bisa membunuh virus.
Memang kenyataannya kalau flu, dengan minum antibiotik, penderita lebih cepat sembuh.

Inilah analisisnya.

Pada saat kondisi tubuh menurun, artinya tidak cukup antibody untuk mengatasi berbagai infeksi, maka yang berkembang tidak cuma virus, tapi juga berbagai bakteri patogen lainnya.

Apabila dibiarkan, semuanya berkembang dengan cepat, dan tubuh kewalahan untuk mengatasi semuanya. Antibody yang adapun sibuk mengatasi semua infeksi tersebut.
Untuk meringankan beban antibody, maka digunakan antibiotik yang membunuh bakteri patogen, sehingga sisa antibody yang ada dapat lebih fokus hanya untuk melawan virus.
Dengan demikian, komplikasi akibat bakteri dapat dihindarkan.

Tentu saja, dokter juga memberikan vitamin,  yang bertujuan agar pembentukan antibody yang digunakan untuk melawan virus dapat tumbuh lebih cepat, agar tidak kalah dengan cepatnya pertumbuhan virus.

Tapi vitamin juga hanya bermanfaat kalau penderita memperoleh asupan makan yang cukup sebagai bahan baku pembuatan antibody. Karenanya kadang diberikan atau disarankan mengonsumsi suplemen, salah satunya madu.

Karenanya di masa lalu, sup ayam yang panas, cukup efektif sebagai "obat" flu, karena menyediakan nutrisi yang penting untuk membuat antibody.

Tindakan yang lebih "pas" adalah dengan meminum Kefir yang dicampur dengan kolostrum. Kolostrum mengandung antibody siap pakai, yang akan langsung menyerang semua infeksi, baik virus maupun bakteri patogen.
Hebatnya, antibody ini berbeda dengan antibiotik, karena tidak membunuh bakteri yang bermanfaat, sementara antibiotik menumpas segala macam bakteri, baik yang baik maupun yang jahat.
Sementara itu, nutrisi yang terkandung dalam susu kefir, merupakan bahan baku yang baik untuk membentuk antibody. Konsumsi vitamin juga akan mempercepat proses pembentukan antibody.

Ketika flu mulai menyerang, minum sekaligus Kolostrum (sesuai porsi yang bergantung pada ukuran tubuh), bisa meredakan flu hanya dalam hitungan jam. Konsumsi susu Kefir yang dicampur dengan Kefir Kolostrum memberikan efek yang lebih signifikan.

Dan praktis tanpa efek samping, karena pada dasarnya kefir susu dan Kefir Kolostrum adalah makanan, bukan obat, tapi akan berfungsi menyembuhkan flu jauh lebih efektif dari obat.

_Catatan_:
Penyakit akibat virus yang populer antara lain flu, campak/cacar, DBD, Chikungunya, hepatitis, kutil (papilloma), tahi lalat.
Salep Kolosrum juga lebih efektif untuk menanggulangi gangguan infeksi pada kulit dibandingkan dengan hanya minum Kefir saja.

Selasa, 13 Juni 2017

*CARA MENANGANI KERACUNAN PADA SAPI*



Sapi adalah hewan ruminansia yang mempunyai perut ganda, berbeda dengan manusia (mamalia) yang mempunyai perut tunggal. Sehingga penanganan keracunan pada sapi agak berbeda dengan yang terjadi pada manusia. Lambung ganda sapi terdiri dari rumen, retikulum, omasum, dan abomasum.

Di dalam lambung sapi mempunyai berbagai macam bakteri yang menguntungkan karena berfungsi untuk membantu fermentasi makanan sapi yang terdiri dari rumput dan hijauan yang lainnya.

Sehingga pada sapi dewasa, tidak dianjurkan pemberian obat secara oral (lewat mulut) karena akan membunuh bakteri yang ada di dalam lambung sapi. Langkah-langkah yang dapat diambil peternak sapi yang menemukan ternaknya terkena racun adalah sebagai berikut :

Pastikan dahulu bahwa sapi tersebut memang keracunan dan bukan disebabkan oleh penyakit yang lainnya, sapi yang keracunan biasanya dapat menunjukkan tanda-tanda klinis berupa : hipersalivasi (keluarnya banyak air liur / busa), inkoordinasi gerak (kejang-kejang), perutnya kadang-kadang kembung (membesar) pada kasus keracunan urea misalnya;

Memberikan pertolongan pertama dengan memberikan minum air kelapa hijau sebanyak 3 s/d 5 butir, yang berfungsi untuk menetralisir racun secara cepat;

Memberikan gerusan arang yang dicampur dengan air, diminumkan dan diulang setiap 3 jam sekali sampai sapi dapat mengeluarkan kotoran dan urinasi (kencing);

Bisa juga dengan menambahkan minum air es yang dingin, tujuannya adalah untuk memperlambat gerak rumen sehingga proses penyebaran racun dapat ditunda;

Mengembalikan flora normal bakteri yang berada di dalam perut sapi dengan cara membuatkan minuman yang banyak mengandung bakteri, cara membuatnya dengan menyiapkan ember yang diisi sepertiga kotoran sapi yang berasal dari sapi yang sehat, sepertiga berisi air yang dicampur gula dengan konsentrasi (25 s/d 30) %.

Setelah dicampur diaduk rata kemudian didiamkan selama 24 jam, keesokan harinya air bagian paling atas diminumkan ke ternak sapi yang keracunan tersebut. Adukan tersebut ditambah air lagi lalu diaduk lagi kemudian esok harinya diberikan ke ternak sapi lagi sampai 7 hari.

Apabila kondisi sapi shock dan mengalami Sindrome Sapi Ambruk (SSA) maka diperlukan penambahan cairan lewat infus, hal ini memerlukan bantuan tenaga yang professional, sehingga diperlukan Medik ataupun Paramedik Veteriner. Peternak tetap perlu berdiskusi dengan Dokter Hewan, agar tidak salah dalam mengobati ternak sapi nya.
Viva Veteriner.

Sabtu, 03 Juni 2017

MENGHITUNG KEBUTUHAN PAKAN KOMPLIT PADA SAPI PEDAGING


Menghitung kebutuhan pakan sapi pedaging dewasa, misal bobot badannya 400 kg :
1. Jatah pakannya 2,5% dari BB.

2. Bila pakai patokan 2,5% x 400 kg = 10 kg bahan kering.

3. Kadar air pakan komplit maksimum 20%, maka kadar bahan keringnya 80%.

4. Maka jumlah pakannya = 10 kg x 100/80 = 12,5 kg (dengan kadar air 20%);

5. Pakan komplitnya standar terdiri dari konsentrat kadar protein 14,5% (60%) + rumput Gajah umur 40-50 hari atau tebon jagung umur 80-90 hari atau campiran keduanya (2/3 bagian rumput Gajah + tebon jagung 1/3 bagian karena mahal harganya), sudah dilayukan sampai kadar airnya 30% (40%);

6. Hasilnya, kadar protein pakan komplit lebih dari 12%. Bila difermentasi dulu secara tertutup pakai probiotik, selama minimum 4 minggu, maka kadar proteinnya bisa meningkat 4-5%, menjadi lebih dari 16%;

7. Kebutuhan protein sapi pedaging BB 400 kg minimum 2,1 kg, maka sapi mu pedaging harus makan pakan komplit 2,1 kg x 100/12 = 17,5 kg/ekor/hari x 100/80 = 21,9 kg. Dibulatkan menjadi 22 kg dengan kadar 20% (mamel).

8. Bila pakan komplitnya sudah difermentasi dulu, kadar airnya 30%, maka kebutuhannya atau feed intake-nya :
> 2,1 kg x 100/16 = 13,125 kg x 100/70 = 18,75 kg, dibulatkan menjadi 19 kg/ekor/hari;

> lebih hemat 3 kg dibanding pakan komplit yang tidak difermentasi (22 kg - 19 kg), setara dengan hemat 13,6%. FANTASTIK.

9. Bila dihitung balik dari pakan yang tidak difermwntasi :
> 22 kg x 80/100 = 17,6 kg bahan kering pakan komplit;

> intake protein 12% x 17,6 kg = 2,1 kg, sesuai standar minimum, berdasarkan bahan kering;

10. Bila dihitung balik dari pakan yang difermentasi dulu :
> 19 kg x 70/100 = 13,3 kg bahan kering pakan komplit;

> intake protein 16% x 13,3 kg = 2,13 kg protein, sesuai dwngan standar minimum, berdasarkan bahan kering.

Selasa, 18 April 2017

Susu Kambing Savera

Selama ini mungkin kita lebih banyak menemui produk sabun yang berasal dr bahan bahan kimia. Namun seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang yang beralih ke produk dengan kandungan baha bahan alami seperti susu. Sabun susu sapi mungkin sering kalian dengar, namun bagaimana dengan sabun susu kambing? Sabun susu kambing ternyata sudah dikenal sejak zaman mesir kuno. Dibandingkan susu sapi, susu kambing ternyata mengandung banyak zat yang dibutuhkan oleh kulit, salah satu nya yaitu mengandung -AHA (alpha hydroxy acid) yang berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati serta meregenerasi kulit, mencerahkan dan melembutkan kulit. Sabun susu kambing merupakan sabun yang terbuat dari bahan bahan alami sehingga sangat aman bagi kulit wajah anda. Cocok untuk semua jenis kulit.

Untuk harganya kami jual 15rb/30gram

Masker Kefir As-Salam

Kefir merupakan hasil dari fermentasi susu. Kefir mengandung kurang lebih 30 bakteri baik yang berguna bagi tubuh kita. Masker kefir terbuat dari 100% bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia yang berbahaya sehingga aman untuk kulit dan tidak menyebabkan iritasi bagi kulit yang sensitif.
Cocok untuk semua jenis kulit
Tersedia 2 jenis masker kefir yaitu kefir susu sapi dan kefir susu kambing

Susu sapi
Harga 30rb/10pcs
1pcs = 10gr

Susu kambing
Harga 40rb/10pcs
1pcs = 10gr

#masker #kefir #beauty #organik #sapi #Kambing

Senin, 17 April 2017

APLIKASI SOC UNTUK JOPER


(Ayam kampung/Jowo Super)

Beternak Ayam JOPER(Jowo Super) menjadi fenomena tersendiri belakangan ini. Disaat orang kebanyakan memilih beternak Ayam broiler tidak ada salahnya kita memilih beternak/budidaya Ayam Joper. Bukan melawan arus. Ini mudah2an sebagai sebuah fenomena baik untuk kita masyarakat ternak Indonesia. 
Bagaimana tidak, itu karena selama ini ayam kampung dipandang tidak memiliki prospek bisnis selain bertujuan hanya untuk iseng-iseng daripada tidak ada kegiatan. Nah, kalo pikiran kita hanya utk iseng2 begini pantas saja Mbok Wedok cuma bisa marah2 melihat tingkah kita yang tidak bisa melihat peluang menguntungkan dibalik kesenangan angon pithik ini.

Okelah itu urusan Anda(sama istri Anda tentu saja). Di tulisan ini saya hanya ingin mengangkat bagaimana cara APLIKASI SOC PADA AYAM JOPER.
Mudah2an ini bisa bermanfaat untuk semua peternak ayam atau yang ingin mulai beternak ayam. 

Akan tetapi sebelum saya sampaikan poin itu, ada baiknya Anda memahami dulu perbedaan memelihara ayam kampung dan ayam broiler. Ini sangat berbeda. Baik dari fisiknya, tumbuh-kembangnya, dan hasil dagingnya sudah tentu beda pula. 
Dari daging nya semua mungkin sudah tau kandungan lemak ayam Joper lebih sedilit dibanding ayam broiler. Lalu masa timbuh-kembangnya pun untuk ayam broiler rata2 umur 30 hari beratnya bisa 1 kg, sementara untuk ayam joper butuh waktu 50-60 hari untuk bobot berat yang sama.
Jadi setelah Anda tau perbedaan ini diharapkan nanti Anda bisa tau dampak penggunaan SOC bagi ternak Anda.

Bahan pembuatan pakan.
1. Tepung jagung 30%
2. Dedak halus/bekatul 40%
3. Ampas tahu 10%
3. Tepung ikan 10%
4.  Tepung daun pepaya 5%
5. Tepung tulang 5%
6.  SOC 10 tutup botol/100kg pakan.
7. Gula pasir 5 sdm.

Larutkan SOC dan gula pasir aduk hingga larut. Diamkan larutan 10-15 menit. Lalu campurkan bersama seluruh bahan-bahan.  Aduk hingga rata dan memal/basah menggumpal.
Kemudian masukan ke dalam tong besar dan tutup dengan plastik hingga rapat/anaerob selama 24 jam. Mikroorganisme dalam larutan SOC akan bekerja selama permentasi berlangsung, melipat-gandakan kandungan nutrisi dan vitamin dalam pakan.

Setelah dipermentasi sehari semalam, lalu bukalah penutup tong. Biarkan terbuka hingga suhu hangatnya kembali normal. 
Setelah suhu normal hidangan pakan penuh gizi siap disajikan.
Dan untuk melengkapinya campurkan SOC pada air minumnya. Dosisnya sangat irit cukup 1 tutup botol / 10 ml SOC dilarutkan dengan 30 liter air. Jangan lupa tambahkan 3sdm gula pasir dan aduk hingga larut. 
 
Jika kurang jelas silakan Telp/Whatsapp leader/ sponsor anda di Team Harapan Kita.

Nah, dengan membuat pakan sendiri seperti ini Anda akan menghemat biaya hingga 50& dibanding Anda membeli pakan jadi. Karena selain biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan2 itu jauh lebih murah dibanding beli pakan jadi, Anda pun akan menghemat pakan sekitar 20% lagi karena masa panen Ayam Joper Anda akan lebih cepat 8-10 hari untuk mencapai bobot yang sama dengan pola biasa.
Dan sebagai bonusnya Kotoran Ayam Joper Anda pun tidak akan meninggalkan bau. Karena mikroorganisme SOC akan memperbaiki pencernaan ternak Anda selain menjaga kondisi kesehatannya.

Memang bagi yang belum terbiasa awalnya terasa ribet membuat pakan sendiri seperti itu. Tapi setelah sekali saja Anda melakukannya dan berhasil, rasa ribet itu terbayar lunas. Apalagi jika Anda serius beternak dalam jumlah banyak, tentu efisiensi atau berhemat itu perlu untuk jangka panjang Usaha Anda.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.(wah)

Salam sukses
Majulah peternak Indonesia...!!!

#Ayam_joper
#Joper
#Pakan_ayam
 
Blogger Templates