Saya adalah anak ke dua dari tiga bersaudara, nama saya adalah Pandu Rahayu, banyak arti dari nama itu, tapi pas saya nanya langsung ke bapak saya apa arti dari nama yang dia berikan untukku, ternyata keren bingit temin-temin,
Bapak aku bilang :
Pandu itu Artinya Pemimpin
Rahayu artinya selamat
Kalau digabungkan berarti Pandu Rahayu itu adalah Pemimpin yang Selamat, selamat di dunia dan di akhirat,
Intinya mungkin cita2 ayahku ingin anaknya menjadi seorang Presiden,hehe
 |
| The Next President RI |
Saya asli dari Kp. Salamnunggal, Indihiang -Tasikmalaya
Ayahku kerja di kecamatan dan ibuku di penjara.
Kegiatan saya sehari-hari kebanyakan maennya, karena saya seorang sarjana Pendidikan, saya diberi kesempatan juga untuk Mengajar Geografi dan Sosiolgi di PKBM Al-Hikmah,
Disamping itu juga saya dan istri bekerja sama mendirikan taman bacaan Masyarakat : REMUSA ( Regenerasi Muda Indonesia )
*langsung ke cerita kambingnya aja ya*
Jadi dari tahun 2005, Kemenpan punya program, yaitu kontes ternak asli Indonesia,
Yg dikonteskan yaitu Sapi PO, sapi Perah Lokal, Kambing PE, Domba Garut, Burung Kicau, Ayam Pelung, Kelinci Lembang, Bebek, pokoknya ada banyak lha,
Tau dong saya memilih yang mana?
yup saya milih Kambing PE, karena saya punyanya ya kambing PE itu,
Saya punya pejantan, pertama kali ikut kontes, eh jadi juara,
Akhirnya ketagihan deh,
 |
| Mejeng ah |
 |
| si Dora sang Kesayangan, peringkat 5 Nasional pada tahun 2010 |
 |
| dora Waktu dapet juara 3 di Jawa Barat |
Dulu cuman ngerawat 2 ekor jantan dan 4 ekor betina,
Karena memang saya dulu cuman fokus ke kontes,
Dan alhamdulillah, setiap tahun juara terus,
 |
| Pamer Dulu ya |
Sampai pada akhirnya, pada akhir 2010, waktu itu saya sedang program akhir kuliah, saya jurusan Pendidikan Geografi, tapi Skripsi yang saya buat tentang kambing PE, gemparlah seluruh fakultas, karena seorang mahasiswa calon SPd, skripsinya malah ngebahas kambing, itulah kecanggihan geografi sebagai Mother of Science, dengan lobi lobian ke dosen pembimbing, akhirnya saya mencoba out of the box, lahirlah buku pertama saya, dengan Judul Tema Budidaya Kambing PE : bisa didapatkan di perpustakaan kampus, limited edition, cuman ada 5 eksemplar, hehehehe
Jadi saya butuh banyak kambing buat saya teliti, nah dengan bantuan dari bapak tercinta, beliau ngasih info soal para peternak kambing dan sejumlah modal untuk belanja beberapa ekor kambing.
Usaha kambing ini dikerjakan bukan hanya sama saya aja, tapi kakak dan adik saya juga ikutan, cuman saudara saya mulai aktif ikut nimbrung diusaha kambing ini pada tahun 2011, karena mereka sibuk menyelesaikan study nya, maklum kakakku kuliahnya di luar kota dan adikku masih SMA, kalau saya karena kuliahnya di Tasik, jadi lebih banyak waktu luangnya.
Setelah adik dan kakak saya ikut gabung, alhamdulillah banyak hal baru di peternakan ini, tentunya dari segi tukar pikiran, kalau dulu cuman sama bapak aja, sekarang jadi berempat.
 |
| kakak (ijo) dan Bapak (jaket kulit) |
Beternak kambing etawa bagi orang yang sudah melakukannya adalah nyaman dan enak-enak saja. Tetapi bagaimana dengan calon peternak yang akan memulai usaha peternakan kambing ini. Ada berbagai macam pertanyaan yang sering terucap dari beberapa tamu saya kepada saya. Salah satunya adalah begini; Ndu, kalau saya beternak kambing entar bagaimana ya? Anakannya akan dijual ke siapa? Siapa yang mau beli anakannya? Ndu,kalau entar kambingnya keluar susunya, siapa yang mau beli ya? Bagaimana cara memasarkan susunya ya? Susu kambing kalau disimpan awet berapa lama? Kalau saya ada uang investasi ke kambing prospeknya bagaimana ya? Dll,.. dll….. dll…..
Macam-macam pertanyaan yang sering diajukan tamu-tamu saya ke saya. Saya akan berusaha memberikan sedikit bocoran mengenai prospek beternak kambing etawa yang sedang saya alami sampai saat ini.
Untuk sukses tidak dapat diraih dalam sekejap mata. Butuh waktu, butuh pengorbanan yang besar dan yang lebih utama adalah butuh niatan yang besar. Terutama dalam hal beternak, kambing etawa adalah hewan yang bernyawa, yang tentunya juga memerlukan perlakuan yang berbeda jika dibandingkan dengan barang lain yang tidak bernyawa. Saya berangkat dari hobi. Saya memulai usaha ini sejak dari sma. Sebuah waktu yang sangat lama.
Sebagian besar masyarakat Indonesia memelihara kambing hanyalah untuk "tabungan" ataupun dimanfaatkan dagingnya saja.
 |
| Sesuai dengan hadits Rasul bahwa harga satu ekor kambing itu adalah 1 dinar |
Belum banyak yang memanfaatkan susu kambingnya. Padahal jika ditinjau dari segi gizi yang terkandung didalamnya, susu kambing memiliki kandungan protein yang paling tinggi jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kuda bahkan air susu ibu sekalipun. Bahkan jika di lihat dari harganya, harga susu kambing masih jauh lebih tinggi jika dibanding dengan harga susu sapi.
Saat ini belum banyak peternak kambing yang mengusahakan susu kambing sebagai tambahan pendapatan. Seekor kambing etawa yang bagus, dengan pemberian pakan yang cukup, bisa menghasilkan susu kambing sebanyak 2-3 liter per hari. Dari segi tingginya harga susu kambing saat ini yang dipasaran Tasikmalaya bisa tembus diharga Rp.35.000/liternya, sebenarnya ada potensi dan peluang besar dalam pengembangan usaha produksi susu kambing. Dengan kualitas kambing yang bagus, berarti seekor kambing etawa akan bisa menghasilkan pendapatan tambahan Rp. 60.000 sampai Rp.90.000 per ekor per hari. Lha kalau usaha ini ditekuni pastilah akan bisa membantu pendapatan keluarga. Berdasarkan pengalaman saya, seekor kambing etawa akan berproduksi susu maksimal jika kambing tersebut telah beranak minimal 3 kali. Hal itu bisa diamati dari tempat susu/ambing yang ada di kambing tersebut.Kambing etawa menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Hal ini karena permintaan akan susu kambing dari hari ke hari yang semakin meningkat.
Hasil pengamatan saya konsumen yang membeli susu kambing terbagi ke dalam 2 kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok orang kaya. Kenapa orang kaya, karena harga susu kambing ditempat saya jualan adalah Rp.35.000/liter dan tentunya hanya orang berduit saja yang pasti akan membeli susu kambing tersebut. Kelompok ke dua adalah orang yang menderita suatu penyakit, seperti TBC, Asma, batuk-batuk, ataupun mereka yang mempunyai penyakit yang sudah parah. Kelompok ke dua ini menduduki peringkat terbesar, hampir 75%. Dan orang-orang ini adalah konsumen yang sangat nyata, karena mereka yang sakit pastilah mempunyai tujuan untuk sembuh dari sakitnya. Bahkan Negara tetangga kita Malaysia dan Australia juga sedang gencar-gencarnya mengembangkan produk susu kambing. Perkembangan pesat akan permintaan susu kambing tidak lepas dari anggapan banyak orang mengenai manfaat susu kambing yang sangat luar biasa. Banyak konsumen susu kambing yang kembali ke toko saya untuk membeli lagi susu kambing. Kata mereka, setelah meminum susu kambing, ada perbedaan yang sangat luar biasa di dalam tubuhnya. Ini merupakan bukti yang sangat nyata, bahwa susu kambing adalah merupakan alternative yang alami bagi orang yang ingin sembuh.
 |
| Harga susu kambing siap minum 8ribu rupiah/botol (200cc) |
Pangsa pasar susu kambing masih terbuka luas. Menurut saya memelihara kambing etawa tidak akan pernah rugi. Kenapa demikian? Karena kalau di cermati secara seksama, semua yang dihasilkan dari kambing itu bermanfaat dan memiliki nilai jual yang sangat bagus. Seekor kambing dewasa, akan mengeluarkan 0,75 kg pupuk kambing dan 2 liter urine. Sebagai mana kita ketahui, pupuk kambing juga sangat laku dipasaran. Harga pupuk kambing bisa tembus sampai Rp.500/kg. padahal pupuk kambing sendiri itu adalah limbah. Selain pupuk kambing dan urine, seekor kambing betina juga akan beranak. Anakan kambing juga tentunya memiliki nilai jual yang tinggi. Disamping itu, kambing etawa juga bisa menghasilkan susu, yang sangat jelas memiliki pasar tersendiri. Dan yang terakhir, seekor kambing etawa juga memiliki nilai jual terhadap dagingnya. Kambing etawa akan dipotong untuk diambil dagingnya, bilamana kambing tersebut sudah tidak bisa berproduksi susu maupun anaknnya secara baik dan banyak. Alternatif untuk kambing pedaging adalah alternative terakhir pada seekor kambing etawa.
Berdasarkan uraian diatas, apakah kita harus ragu untuk beternak? Jawabanya adalah T I D A K. Jika ragu dalam beternak kambing etawa, maka kita sudah melewatkan satu kesempatan dan peluang emas. Jika kita mulai dari sekarang juga tidak akan ketinggalan. Karena beternak kambing adalah abadi, tidak ada booming maupun rekayasa dalam usaha ini. Karena ada susu kambing, maka kambing etawa adalah pilihan yang tepat untuk berinvestasi. Minimal keluarga kita bisa mengkonsumsi susu terbaik di dunia ini dengan biaya yang murah.
 |
| susu terbaik |
***
Saat ini kami baru punya satu rumah susu, satu unit mobil produksi, lahan pakan, tiga komplek perumahan kambing, beberapa kulkas, terus alat produksi lainnya,
 |
| Narsis nih |
 |
| The Super Car |
 |
| Subur Makmur Loh Jinawi |
 |
| Si Kembar |
Produk dari kami baru ada Yoghurt, Susu murni, pupuk organik, penjualan kambing aqiqahan, kambing perahan, dan kambing kontesan,
Nama peternakan kami : as-salam artinya (ada yg tau gak)
Ada yg bisa jawab filosopinya dari mana nama As-Salam itu?hehehe
Ke depannya mau buat kedai susu kayak cimory, cuman kita pasti lebih mahal,karena bahan dasarnya susu kambing, yang harganya hampir 5-8 kali lipat dari harga susu sapi
Susu sapi : 5ribu/liter
Susu kambing : 40-60ribu/liter ( harga paling murah palingan 35ribu/liter )
Terakhir
Silakan goggling aja, kecanggihan susu kambing, manfaat susu kambing, khasiat susu kambing, pokoknya liat aja deh keunggulannya dari produk2 yg lain,
Disamping itu, kalau Kambing PE itu, punya Indonesia Asli lho,
Jadi keren banget kan kalau punya kita, di olah sama kita, di kembangin sama kita, dan hasilnya untuk kita, udah sehat, penuh manfaat, banyak khasiat, udah gitu sunnah lagi bagi umat muslim memelihara kambing, meminun susu kambing, pokoknya kalau beternak kambing itu ibarat peribahasa :
Sambil menyelam, minum es cendol sekalian nge tweet dan ngeshare di Instagram, hehehe
Waslmkm wr.wb
 |
| Selamat Beternak bagi Kawan-kawan semua |