Social Icons

Senin, 15 Desember 2014

Menghilang

Apa sih definisi dari "PERCAYA"???
Karena jujur sampai saat ini saya belum pernah tau makna dari kata Percaya...
Sehingga ini semua berimbas pada kehidupan sehari-hari saya,...
Padahal kata semua motivator kita ini harus bisa percaya, percaya sama orang lain, bahkan percaya sama diri sendiri, tapi sampai sekarang saya belum pernah bisa menerapkan rasa percaya itu.
Meskipun ada sebagian orang yang bilang, kalau percaya itu yakin, yakin akan hal yang kita jalanin.
Tapi itu juga tidak membantu saya menemukan definisi sesungguhnya dari percaya, karena saya sering dihadapkan pada situasi ketika saya yakin melakukan hal yang benar, tapi saya tidak percaya kalau hal itu akan membuat sesuatu yang baik, jadi keyakinan dan kepercayaan bagi saya sangatlah sulit untuk disatukan.
Ketika ada beberapa orang yang menerangkan kalau kepercayaan itu adalah suatu hal yang bisa menjadikan pedoman hidup bagi kita, tapi kenyataannya saya belum bisa berpedoman seperti itu, pernah saya nonton film, disana ada cuplikan ketika si pemeran utama bertanya pada kawannya kepada siapa dia harus percaya, si kawannya menjawab jangan pada siapapun yang kau lihat dan kau kenal.
Dari situ saya mulai mengkaji lagi, kalau percaya itu adalah sebuah sifat yang harus diterapkan pada suatu benda atau hal.
Dan saya melakukan itu sekarang, saya tidak pernah percaya lagi sama siapapun di dunia ini, sama ortu,sodara, sahabat, dan apapun yang saya temui, bahkan ketika saya bercerminpun saya tidak percaya pada diri saya sendiri, kenapa?
Karena pernah pada suatu saat, saya diyakinin orang untuk bisa melakukan sesuatu, dan sayapun yakin, tapi saya tau akan kemampuan saya, maka saya tidak percaya pada diri saya ini kalau saya ini mampu.
Maka bagi saya wajar kalau rasa percaya itu sudah hilang.
Tapi apakah hilang sepenuhnya?
Tentu tidak, karena di dunia ini tidak akan ada hal yang sempurna, ketika kita mendapatkan sesuatu saya yakin itu bukanlah hal yang terakhir, kita masih ingin sesuatu yang lain, jadi mustahilkan kalau kita bisa mendapatkan semuanya, begitu juga kehilangan, kita tidak mungkin kehilangan suatu hal secara utuh, pasti ada hal yang masih akan tersisa, dan itu saya yakinin akan kehilangan rasa kepercayaan yang ada dalam diri saya.
Kalau saya mungkin bukan kehilangan tapi menghilangkan, ya saya tegaskan pada diri saya kalau saya akan menghilangkan semua rasa kepercayaan yang ada dalam diri saya, semua rasa percaya yang saya buat dari semenjak lahir.
Karena punya hak apa saya untuk bisa menentukan apa yang saya inginkan, saya ini hanya manusia, manusia biasa, untuk sekelas pengingat Tuhanpun saya masih jauh, apalagi berkelas laksana Nabi, jadi punya hak apa saya untuk memutuskan suatu hal biar bisa saya percayai, karena rasa percaya itu sudah Tuhan tentukan jauh sebelum saya dilahirkan, jadi sangatlah pantas kalau saya hanya harus percaya pada hal yang telah Tuhan tetapkan.
Ya, saya tidak perlu lagi percaya dengan apapun, karena bagi saya Percaya Sama Allah, Percaya Sama Malaikat Ciptaan Allah, Percaya sama Nabi dan Rasulnya Allah, Percaya Sama Kitab Suci yang Allah Turunkan, Percaya akan datangnya Hari Akhir, dan Percaya dengan Qada dan QadarNya Allah.
Mungkin sebagian orang akan meledek atau menyepelekan Tulisan saya ini, karena mungkin terlalu berbelit-belit, tapi inilah yang ingin saya tulis, terimakasih dan sampai Jumpa di Tahun 2015...
Sent from BlackBerry® on 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates