Social Icons

Sabtu, 09 Mei 2015

Investasi Kambing di Agri Trimurti

Nilai investasi ini, kita tidak fokus dalam pemutaran uang, tapi lebih ke jual beli hasil ternak.
Jadi nanti tiap investor kita ambil dananya untuk membeli kambing yang lagi masa laktasi, harga kambing laktasi 800cc itu harganya kalau beli borongan ada di harga 5jt rupiah.
Nanti untuk penjualannya kita dapat dari susu, satu hari dapet 800cc, dipotong 200cc untuk yang meras.
Jadi perhari dapet 600cc, dijual per 200cc harganya 6ribu, jadi sehari dapat 18ribu dipotong biaya pakan dan perawatan 8ribu, jumlah bersih yang diterima 10ribu/hari x 30hari jadi 300ribu/bulan.
Keadaan ini berlaku selama masa laktasi, yaitu 6 bulan,
Karena di usia laktasi 6bulan, kambing udah mulai birahi kembali, proses perkawinan,
Ditunggu masa kehamilan selama 6bulan, setelah lahir anak, si induk sudah bisa di perah kembali.
Jadi pas setahun, investor sudah punya 2 ekor kambing.
Kenapa jadi dua ekor?
Karena investor dapat tambahan satu kambing dari hasil perkembang biakan selama 6bulan,
Kenapa dapat satu ekor? itu dapat dari bagi hasil anak, karena (biasanya) kambing akan beranak 2 ekor.
Uang yang 300ribu/bulan kalau gak diambil bulanan akan ditetapkan masa simpan, selama 1,6th, jadi 3jt(60%) dari jumlah investasi, soalnya yang 600ribu dipake untuk biaya perawatan kandang.
Batas maksimal penitipan kambing sampai 1,5th, kita ambil kesepakatan kalau satu kambing (potong) itu sama dengan 1dinar.
Setelah masa laktasi kambing berakhir, kambing tidak di kawinkan lagi, karena berpengaruh ke susu (susu sedikit, malah ngabisin pakan dan beban tenaga gak produktif), jadi si kambing akan dilelang di rumah potong,
maka, di akhir periode (misal : awal invest tanggal 09022015, jadi akhir periodenya 02082016)

Investor akan dapat :
2 keping emas dinar ( hasil dari penjualan anak dan induk)
Ditambah uang 3 juta.
Jadi selama 1,5th,
Uang yang 5juta
Insha Allah akan menjadi 2keping emas dinar dan uang 3 juta rupiah.
Info saja saat ini dinar itu bertahan di harga 2jt,
Dan karena emas tidak akan kena inflasi, akan ada kemungkinan, kalau nanti 1dinar bisa diharga yang lebih tinggi.
Nb: seandainya investor berniat untuk berinvestasi kembali, maka akan ada kesepakat harga kembalin sesuai dengan harga kambing pada saat nanti


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates