Social Icons

Selasa, 10 Maret 2015

Sebelum Semuanya Diambil

Agak berat sebenarnya kalau bercerita soal kejadian ini. Tapi jujur saya akui, dari kemarin bayangan kejadian itu selalu datang menghampiri saya, bahkan saya selalu berpikiran yang tidak baik akan kejadian itu, yang sampai-sampai membuat saya menangis hebat. Menangis karena menyesali diri ini yang begitu teledor.
Sebelumnya ijinkan saya sedikit menceritakan sedikit hal terkait kejadian ini.

Sudah bukan lagi rahasia kalau setiap anak kecil selalu suka dengan binatang, hal ini juga berlaku pada anak saya, baik Alky maupun Alka, khususnya Alky, dari semenjak dia belajar merangkak dia sudah sangat suka dengan film Finding Nemo, sampai-sampai setiap hari kami (ayah dan bundanya) selalu harus memutar film itu, itu terjadi sampai sekarang, bahkan 5 bulan ini, pemutarannya hampir gila-gilaan, bisa sampai 3x putaran dalam sehari. Sampai pada akhirnya bulan kemarin Alky sudah bisa nyebut tokoh yang ada di film tersebut "ikan memo, ikan momo, ikan emo, ikan nemo", ya itulah beberapa celotehan dia akhir-akhir ini, saking udah hafalnya dia sama tokoh nemo ini, pas jalan-jalan ke mall minggu lalu, sempet kaget karena waktu dia lari-lari, tiba-tiba dia belok, tak taunya ada boneka nemo di sana. Waktu itu sempet mau beliin langsung tapi kita mikirnya ah, ntar aja deh, takutnya kan cuman seneng sesaat aja, namanya juga anak kecil.
Tapi ternyata dia makin terus-terusan bilang "ikan memo, ikan memo, ikan memo", sampai akhirnya saya sama istri saya sepakat untuk beliin dia boneka nemo itu.
Jadilah kemarin selepas dzuhur kita berempat jalan-jalan bareng, cuman sebelum ke tempat yang jual boneka nemo, kita singgah dulu di tempat makan, karena emang udah waktunya makan siang, kita nyari tempat makan yang lokasinya gak jauh dari tempat jual boneka nemo itu, dipilihlah tempat makan lesehan pinggir jalan, yang memang suasanya enak banget.
Sampe beberapa waktu kemudian, makanan yang dipesan datang, Alky yang sekarang umurnya sudah 2th, dia lagi lincah-lincahnya, saya biarin aja, selama masih dalam pengawasan saya, sampai pada akhirnya dia lari begitu kencang, ke luar rumah makan, sampai di pinggir jalan, pas saya mau ambil dia, dia terus lari sampai ke bibir jalan, dari arah kiri saya lihat ada truk dengan kecepatan tinggi melaju ke arah Alky, saya was-was sampai tinggal selangkah lagi mungkin, saya teriak dengan sepenuh tenaga saya, " ALLLLLLLLAAAAAAAHHHHHH" "ALLLLKKYYYYY" dan itu serempak dengan sautan semua orang yang melihat kejadian itu, saat itu Alky langsung balik badan dan tersenyum sama saya, saya langsung peluk dia, Alky yang tidak tau apa-apa dia malah senyum-senyum aja, padahal beberapa detik sebelumnya dia hampir saja celaka, dan saya tidak sanggup bagaimana kalau itu terjadi.
Acara makanpun saya hentikan, saya bayar dan saya langsung kembali ke tujuan awal yaitu beli boneka nemo buat Alky, beberapa saat semuanya berjalan normal, sampai boneka itu terbeli, menjelang Ashar kita sampai ke Rumah.
Pas mau sholat Ashar saya kepikiran terus akan kejadian tadi siang, saya langsung tertunduk lemas, saya tidak kuat lagi menahan emosi saya, sampai pada akhirnya pecahlah tangis saya, sambil meluk Alky, saya ucapkan beribu-ribu maaf padanya, namun seperti biasa Alky hanya keheranan saja.

Saya akan stop cerita itu sampai sana.
Mungkin beberapa dari rekan pembaca sempat membaca postingan saya sebelumnya, yaitu soal teman saya yang kehilangan HP terus dengan entengnya dia bilang itu sedekah,
Ya saya langsung berpikir ke arah sana,
Ya Allah, alangkah buruknya saya sebagai Ayah, yang hanya mementingkan diri sendiri, saya tidak pernah berdo'a untuk keselamatan anak-anak saya, saya hanya selalu berdo'a akan impian-impian saya, termasuk punya rumah impian dan Mobil Navara Sport Version.
Setelah solat Ashar kemarin, saya jadi lebih banyak termenung, Ya Allah kalau bukan karena engkau Alky mungkin sudah Kau ambil kembali, Terimakasih Kau masih percaya sama saya untuk menjaga Alky di Dunia ini.
Saya yakin kalau kemarin Truk itu sampai mengenai Alky, seluruh kekayaan Bumi ini apabila diberikan untukku sebagai penghibur karena kehilangan Alky, saya yakin itu tidak akan cukup, atau seandainya pabrik Nissan memberikan Hadiah Semua Produksi Navaranya untuk saya, saya juga yakin itu tidak bisa menggantikan Alky.
Disinilah makna memberi sesungguhnya, memberi apa yang kita punya dan kita sayangi, memberi apa yang menjadi impian kita, kalau bahasa sehari-harinya bisa disebut sedekah.
Ya, SEDEKAH, saya malu karena baru bisa sedekah setelah ada kejadian yang menimpa saya, saya putuskan untuk menyedekahkan semua hal yang saya impikan untuk dua impian saya itu yaitu DP Navara dan DP Rumah Impian.
Sebelum semuanya Allah Ambil, maka saya duluan yang menyerahkan semuanya sama Allah.
Dengan Alky masih menjadi titipan untuk saya dari Allah, itu sudah cukup.
Karena benar kata keluarga Cemara,
Harta yang Paling berharga adalah Keluarga.
Ya aku bahagia punya mereka, Istri dan Anak-anakku.
Walaupun bayangan kejadian itu selalu ada, tapi saya yakin itu teguran dari Allah supaya saya rajin sedekah, karena saya sadar kalau saya yang selalu diberi kemudahan, saya yang selalu diberi rejeki lebih, tapi sangat malas bahkan selalu berat untuk bersedekah.
Padahal di luar sana ada pasangan suami istri yang rela menyedekahkan hampir semua hartanya demi mendapatkan seorang anak.
Terimakasih Allah, Terimakasih untuk kejadian kemarin, semuanya membuat saya menjadi lebih terbuka.
Jaga anak dan istri hamba Ya Allah,
Bahagiakan mereka di Dunia dan Akhirat,
Jadikan Hamba sosok yang kelak bisa menuntun mereka bertemu Engkau dan RasulMu Muhammad SAW.
Insha Allah
Sent from BlackBerry® on 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates