Pengen rasanya segera sampai ke Rumah, tapi apa daya setiap perjalanan selalu membutuhkan waktu untuk sampai ke tujuan. Semoga Allah memperpendek jarak waktu, supaya saya bisa segera sampai ke kamar tercinta.
Keadaan ini persis banget dengan keadaan tahun lalu, dimana saya waktu itu dengan tergesa-gesa nyari bus untuk segera pulang ke rumah. Cuman bedanya dulu saya dari Jakarta sekarang saya dari Yogyakarta.
Yap, dulu saya terburu-buru pulang karena mendengar istri saya sedang berjuang untuk lahiran anak saya yang ke dua.
Dan hari ini, tepat tanggal 22 Maret 2015, anakku yang baru punya gigi seri, genap 1th.
Ahhhhhh, rasa-rasanya ini menjadi tradisi saya sebagai seorang ayah, karena de javu ini kembali terulang ketika anak saya yang pertama genap satu tahun, saat itu saya tidak bisa ada di hari specialnya itu.
Dan ini juga terjadi pada anak ke dua saya.
Apakah saya termasuk Ayah yang buruk.
Karena saya ke Yogyakarta ini bukan karena ingin pergi wisata atau hiburan, tapi untuk menjemput Ilmu yang kelak menjadi kendaraan penjemput rejeki yang Allah siapkan untuk aku dan semua keluargaku.
Anakku yang ke dua,
Naimar Robby Al-Karim
Yang berarti Anugerah Tuhan yang Mulia.
Ya, dia adalah anugerah Tuhan yang Mulia bagi saya, anak yang cerdas dan mau berbagi dengan kakakknya. Anak yang punya keunikan berbeda dengan kakakknya.
Sekarang dia satu tahun, tidak ada kue tart yang aku siapkan untuknya, tidak ada kado special untuk menggembirakan hatinya, sebenarnya aku ingin, tapi apalah daya, saat ini aku seperti ini keadaannya.
***
Maafin Ayah ya sayang, ayah gak pernah bisa jaga kamu dengan sempurna, selama 3bulan usia pertamamu, ayah tidak bisa merawat kamu, karena kondisi ayah sebagai karyawan Bank saat itu, dan kita terpisah jarak yang begitu jauh.
Rasa kasih sayang ayah ke kamu tidak bisa sepenuh rasa kasih sayang ayah ke kakak kamu, karena dulu di Rumah cuman ada kakak kamu, dan satu tahun kebelakang ini, kita ada berempat. Ayah, Bunda, Abang, dan Ade. Ayah harap kamu mengerti kondisi keluarga kita.
Maaf ayah tidak bisa mengecup kening kamu di hari kebahagiaanmu ini, ingin rasanya ayah gendong kamu, meluk kamu, kemudian ngajak kamu nyanyi bareng Lagu Pazza Inter Amala.
Tapi apa daya ayah gak bisa sayang.
Ayah hanya berdo'a buat kamu nak,
Jadi anak yang Tangguh, teruskan perjuangan ayah untuk menciptakan negara kita sebagai Lumbung Pangan Dunia dengan Pola Organik yang 1th ini ayah selalu kampanyekan.
Ayah yakin kamu akan menjadi pemimpin Dunia. Kelak di Tahun 2050 kamu akan menjadi tokoh berpengaruh di Indonesia dan dunia.
Ini do'a ayah khusus buat kamu.
Kelak kamu akan punya ade dan ayah yakin kelak Abang, Kamu dan mungkin nanti ada ade kamu kalian akan saling bersinergis.
Kalian akan selalu saling mengingatkan.
Kelak Allah akan menurunkan Hidayahnya untuk kamu, sehingga kamu akan selalu terarah hidupnya.
Teruskan perjuangan Rasulullah SAW.
Kelak kalau ayah harus pergi duluan menghadap Allah SWT.
Ayah titipkan Negara ini sama kamu.
Itu mandat ayah buat kamu.
Sekecil apapun perjuanganmu untuk mempertahankan Indonesia, itu akan selalu berdampak besar untuk kamu.
selamat Ulang Tahun sayang.
Selamat mimpi indah, ayah selalu dan akan selamanya sayang sama kamu.
Sent from BlackBerry® on 3
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus