Social Icons

Sabtu, 26 Desember 2015

Beternak Puyuh

Dari kebun ke kebun, dari desa ke desa, akhirnya dari perjalanan jam 3 subuh, saya sampai di lokasi tepat jam 7 pagi, karena emang banyak brenti, (ngantuk cuy)

Dan akhirnya bertemulah kami kami ini, 

Ilham, Agung, dan Pandu dan kami bukan Avengers,

Atas izin Alllah diperkenankan untuk bertemu, bertemu bukan asal bertmu, tapi punya visi dan misi yang sama bagi kesejahteraan Indonesia!

Kita berjuang di bidang pangan burung puyuh, kalau saya dulu pernah waktu SD, semacam flashback sih sebenarnya, karena sebelum PE saya berjuang dulu di burung puyuh ini!

Disini kita punya satu kandang, satu kandang punya 500 lokal, dan satu lokal berisi 200ekor puyuh.

Dengan kondisi seperti ini, kita malah kekurangan suplai pasar, untuk info di Jawa Barat ini ada pasar dengan permintaan 11,5juta butir telur puyuh/minggu, sedangkan Jawa Barat baru sanggup menyuplai 3,5juta/minggu, masih kurang 8juta butir, nah yang 8juta ini disuplai oleh peternak dari Jawa Tengah dan Jawa Timur,

Ayo saya mengajak rekan2 semua untuk  turun aktif dalam menciptakan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2035, masih banyak banget peluang yang bisa dikembangkan di Indonesia ini, khususnya Jawa Barat.

Sekali lagi saya sebutkan kami bukanlah avengers, makanya kami ajak temen2 semua untuk sama2 berjuang mewujudkan Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia, bidangnya gak perlu Burung Puyuh, tapi apa aja, yang penting setia dan fokus!

Lebih hebat lagi dari pertemuan ini adalah, ternyata kami semua adalah Interisti!

Kalau ada yang mau info2 soal Peternakan Burung Puyuh bisa kontak langsung ke 08986799165

 

FYI : untuk yang pengen nyoba berjuang si burung puyuh dengan modal belakang rumah, saya list langsung modal awalnya ya:

1 lokal itu isinya 200ekor, jadi itungannnya,

1 lokal sangkar itu harga jadinya 850ribu

1 ekor burung siap telur itu 10ribu

 

Kalau di total sama pakan satu bulan 650ribu

 

Jadi

850ribu + (200×10ribu) + 650ribu

850.000 + 2.000.000 + 500.000

= 3.350.000

 

Itu langsung jalan aja, tidak menyita waktu banyak, cukup luangkan waktu beberapa menit saja : ngasih pakan, buang kotoran, ngasih minum, dan ambil telur (ini berlaku 1x sehari di setiap pagi) itu maksimal 1jam saja, selepas itu ditinggal aja kandangnya, ketemu lagi besok subuh sepulang dari berjamaah subuh.

 

Asumsi keuntungannya kayak gini nih :

Dengan modal 3,5juta

Kita baru panen itu di minggu ke tiga dengan asumsi 150 butir telur

 

Harga termurah telur puyuh itu 250 atau 350, kita ambil harga 275 aja

Mari kita berhitung

 

275 x 150 = 41.250 dipotong pakan per hari yaitu 17.000

Jadi

41.250 - 17.000

= 24.250/hari

Kalau kita itung bersihnya 20ribu

Berarti sebulan kita dapet 600ribu

Dengan asumsi 6 bulan kita udah balik modal,

Itu hasilan minimal dengan itungan boros sekali, karena si burung bisa bertelur maksimal sampe 100%

Gimana, mau ikutan gak?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates