Social Icons

Minggu, 04 Oktober 2015

05 Oktober 2015

Hari Senin pertama di Bulan yang penuh sakral.
Setelah melewati bulan kecerian tiba saatnya menghadapi bulan yang penuh dengan rada syukur.
Kalau orang Indonesia menyebut September itu bulan ceria, rasa-rasanya memang seperti itulah adanya. Kenapa saya bilang seperti itu? Karena memang di Bulan September 2015 lha, segala hal yang indah terjadi dalam hidup saya, dan itu dimulai tepat dari tanggal 01 September, dimana tepat pada tanggal itu, saya dan kambing saya mendapatkan juara kontes terbanyak, bahkan bisa 5 piala, dengan 3 di antaranya juara 1, yaitu Juara 1 Raja Pejantan, Juara 1 Ratu Bibit, dan Juara 1 Peternakan Unggulan.
Sebelum berakhir rasa bahagia akan prestasi tersebut, saya sekeluarga dengan selamat dan lancar tanpa hambatan bisa mendarat di Jambi pada tanggal 4 September, padahal menurut berita, sudah 4hari itu tidak ada pendaratan di Jambi sana, akibat buruknya cuaca yang dikarenakan bencana asap dan kabut yang sampai saat ini belum juga bisa teratasi. Selama satu minggu saya di Jambi, kami sekeluarga merasa betah, padahal sebelum-sebelumnya anak-anak kalau dibawa ke Jambi suka merengek-rengek gak jelas, yang bikin suasana gak nyaman. Seteleah satu Minggu saya di Jambi, untuk pertama kalinya saya pergi ke Palembang, walaupun di Pelambang cuman sebentar, tapi cukup memuaskan dengan jamuannya, dan untuk orang yang pertama kali ke Palembang, saya langsung dibuat betah berada di sana. Sepulang dari Pelambang pada Tanggal 13 September, di rumah saya sudah ditunggu oleh beberapa Investor yang mau ikut gabung dalam bisnis Kambing PE saya, rasa lelah yang adapum langsung sirna setelah si merah soekarno-hatta berhamburan berlairan ke BNI dan BCA a.n Pandu Rahayu.
Berlanjut di tanggal 14 September, ada telpon dari Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat yang menyuruh untuk membuat profile Peternakan As-Salam guna pelaporan ke pemerintah pusat untuk diberikan pengharagaan langsung dari presiden, kalau lolos dan layak sebagai usaha Peternakan skala Nasional, maka akan diundang secara khusus ke Istana oleh Presiden, Insha Allah.
Di Tanggal 18 September, saya berangkat ke Jakarta jemput anak dan istri yang baru pulang dari Jakarta, sebelum jemput istri (karena datangnya malam minggu), saya keliling-keliling dulu di Kota Tangerang, ternyata Tangerang itu kotanya cukup nyaman dan Lumayan tertata rapi, cuman sayangnya makanannya kurang seberagam Tasikmalaya. Tanggal 20 September saya dan keluarga sampai di Tasikmalaya.
Kejutan datang lagi pada tanggal 21 September, kali ini yang memberi kejutan Bapak Wali Kota Tasikmalaya, dengan instruksi mendadak mau silaturahim ke Peternakan As-Salam, padahal kalau yang lain biasanya sengaja mengundang, kalau kami malah sengaja didatengin, kalau bagi sebagian orang ini biasa, tapi bagi saya ini cukup luar biasa, karena bisa diperhatikan khusus oleh pemerintah setempat.
Di Tanggal 22 September, untuk pertama kalinya saya ke Bandung pake Kereta Api executive dengan harga murah, padahal biasanya kalau ke Bandung itu cukup lumayan juga harganya, yaitu 250ribuan, saat itu saya beli tiket cuman 70ribu, bagi saya yang cuman petani kampung selisih harga segitu cukup menyenangkan. Tanggal 23 saya sudah di Tasikmalaya lagi, tidak ada acara khusus selain persiapan buat qurban. Pas tanggal 24 September kayaknya seluruh umat muslim merayakan hal yang sama yakni Hari Raya Idul Adha, mungkin bagi yang lain hari rayanya masih gitu-gitu aja, cuman beda bagi saya, sebelum saya menyembelih sapi dan domba, Allah sudah mengganti duluan,.dengan lahirannya sapi cantik bernama Pevita, tepat ketika orang berduyun-duyun hendak melakukan solat ied, nah si Pevita ini ketahuan kontraksi, dan Alhamdulillah, terlahirlha seekor sapi jantan yang gemesin. September memang ceria bagi saya, walaupun diselipi oleh beberapa tragedi yang membuat haru umat muslim yang sedang melakukan ibadah haji, tapi apakah itu sebuah musibah atau sebuah kasih sayang Allah untuk meng syahidkan hambanya, kita tidak tau dan pikiran kita tidak cukup sampai untuk semua hikmah yang ada. Karena seperti kita tau, setelah beberapa kejadian itu, ada banyak hikmah, seperti akan diberangkatkannya dua orang di keluarga yang menjadi korban tragedi di Mekkah sana. Selain kesempatan untuk haji bantuan berupa uang tunaipun didapatkan oleh keluarga korban, oh Iya maaf apakah mereka yang meninggal itu bisa disebut sebagai korban, dengan banyaknya hikmah yang diterima oleh keluarga baik yang masih hidup maupun keluarganya yang meninggal, karena dilihat dari beberapa riwayat dengan banyaknya keistimewaan bagi orang yang meninggal di kejadian-kejadian hebat yang terjadi pada musim haji 2015 ini.
Lewat tanggal 24 September, di Tanggal 25 nya, si Motor Sexy saya yang bernama Gerry (Yamaha N Max 155cc) sudah jadi STNK nya, dan si Gerry pun sudah siap diajak buat touring keliling negeri. Dari tanggal 26-29 dipenuhi oleh keseruan bersama keluarga kecilku yang selalu bahagia, dari mulai jalan-jalan keliling kota bareng si gerry, makan di rumah makan dengan formasi kumplit, dilanjut dengan keceriaan-keceriaan yang lainnya.
Bulan September diakhiri dengan tanggal 30, di tanggal ini di isi dengan acara rapat dan temu silaturahim Kepala Sekolah TK se Tasikmalaya.
Cukup melelahkan Bulan September ini, tapi bagi saya juga ini cukup menggembirakan.
Terimakasih September ceria, kau telah memberi saya keceriaan yang berlebih.
Dan sekarang tiba saatnya saya menapaki keistimewaan Oktober, dan ini sudah di Tanggal 5, saya harap akan selalu ceria di tanggal 5 ini, karena 05 Oktober bagi saya adalah sebuah keistimewaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates