Setiap hati selalu punya keyakinan, saya yakin benar dengan apa yang saya pilih, dan kalian juga yakin benar dengan apa yang kalian pilih, di sisi ini saya melihat hal ini benar, dan kalian melihat hal yang benar dari sisi sebelah sana.
Apakah ada yang salah?
Mungkin...
Terus kalau harus ada yang salah, apakah sisi ini atau sisi sebelah sana?
Saya tidak bisa membenarkan, sisi ini atau sisi sebelah sana.
Terus, apakah pantas dengan belum taunya kebenaran ada disebelah mana, lantas kita terburu-buru ngandelin Tuhan, apa serendah itukah posisi dan tugas Tuhan di mata kita, sampai belum jelas kebenarannya kita langsung ngadu sama Tuhan, oh sungguh picik sekali menurut saya.
Terus apa gunanya kata "IQRA" yang pertama kali Tuhan turunkan, kalau belum apa-apa aja kita sudah langsung nanya ini itu sama dia, lebih parah lagi kita sudah punya jawaban sepihak atas itu, ah sungguh sebuah hal yang sia-sia akal yang di anugerahkan Tuhan untuk kita sebagai manusia (walaupun semua hal yang Tuhan ciptakan tidak ada yang sia-sia).
Semua yang terjadi di dunia ini adalah Takdir Tuhan, apapun lho itu, mau kita rekayasa seperti apapun, takdir tuhan tetaplah terjadi, takdir hanya bisa dirubah dengan do'a, dan gak mungkin do'a yang biasa-biasa aja yang Tuhan kabulkan demi berubahnya suatu takdir, pastilah do'a itu adalah do'a yang baik, indah, serta tulus dan sungguh-sungguh.
Kita selalu yakin bahwa kita adalah orang yang paling dan paling benar sehingga kita selalu PD kalau melihat suatu hal yang menurut kita buruk, kita langsung menyalahkan keadaan dan protes sama Tuhan, jangankan bercermin sama Rasulullah SAW, untuk belajar seperi para sahabat saja rasanya kita masih baru merangkak...
Terakhir saya ingin katakan,...
"JANGAN TERLALU SERING MENGAJARKAN ORANG LAIN AKAN SUATU HAL, TAPI SERINGLAH BELAJAR SUATU HAL DARI ORANG LAIN, IQRA...IQRA...IQRA..."
Iqra biismi rabbika allathee khalaqa
Khalaqa alinsana min AAalaqin
Iqra warabbuka alakramu
Allathee AAallama bialqalami
AAallama alinsana ma lam yaAAlam(
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar