Social Icons

Minggu, 27 Oktober 2013

Aku dan Sumpahku #1

Iya, tau tau, ini tanggal 28 Oktober 2013,
Bener, gue juga tau kok, gak usah di ingetin lagi, kalau tanggal 28 Oktober itu diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda, tapi yang bakalan gue tulis kali ini bukan soal sejarah awal kenapa tanggal 28 Oktober ini disebut sebagai hari sumpah pemuda, tapi di sini gue mau tulis : "apa sih yang udah gue lakuin sebagai pemuda selama ini?"

Dasar tulisan ini memang gue tulis karena bertepatan dengan hari sumpah pemuda, tapi ada hal yang selama ini gue heranin, udah 85th kita memperingati hari sumpah pemuda, tapi kok rasa-rasanya kayak gini-gini aja, gue bukannya apatis ataupun gimana ya, cuman kayak gak ada bentuk nyatanya, ya walaupun udah banyak juga para pemuda di Indonesia yang ngasilin karya nyata bagi Indonesia, tapi kalau di persentasikan paling cuman 5% nya, atau bahkan kurang, terus selama 85th ini apa dong yang udah benar-benar terealisasikan, selain sumpah serapah yang setiap tahun kita ucapkan, kenapa gue bilang sumpah serapah, ya karena sumpah itu hanya disebutkan dan bahkan hanya dituliskan, bahkan sekarang cuman jadi update-an status aja.

Dalam ke-apatisan gue yang masih bisa dibilang stadium 2, gue bangga sama temen-temen gue yang udah banyak nyiptain karya nyata mereka bagi Indonesia ini, bahkan gue aja kalah, ada yang udah jadi Pengusaha, Motivator, Mengajar anak-anak di daerah terpencil Indonesia, ada juga yang udah jadi penggerak sosial, sedangkan gue sampai saat ini masih gini-gini aja, memang malu gue sama mereka, di usia yang masih sangat relatif muda, tapi udah bisa sangat mandiri, yuuppzzz bener, Mandiri.

Kebangkitan Indonesia ada di Tangan Pemudanya, Pemuda yang seperti apa? Seperti apa yang gue bilang tadi tentang temen-temen gue, kalau mereka itu udah pada Mandiri, itulah maksud gue dari Pemuda yang bisa membangkitkan gairah Indonesia menjadi Negara yang hebat, yaitu dibangkitkan oleh para pemuda-pemuda yang mandiri, mandiri dalam segala hal, bukan hanya mandiri secara financial aja, tapi mandiri di segala bidang, sehingga kita tidak perlu lagi "mengemis" ke orang lain bila ingin mendapatkan sesuatu, disaat rakyat Indonesia yang sangat berlimpah ruah ini, sungguh sangat miris ketika kita tau, kalau untuk ngebangun Timnas Sepak Bola yang hanya 22 orang itu,kita masih "mengemis" tenaga orang asing buat ngebela persepakbolaan kita, walaupun menang, rasa-rasanya kebanggannya agak kurang bagi gue.

Itu sedikit dari kata "mandiri" yang gue maksud, intinya, gue ngarepin masa iya sih selama 85th ini gak ada satupun cita-cita para pemuda bangsa ini yang tercapai, gue yakin ada, karena sungguh sangat disayangkan kalau 85th ini "Acara Sumpah Pemuda" cuman dilakukan hanya sebatas "ceremonial" saja, kita ngajuin proposal kesana kemari untuk memperingati acara Sumpah Pemuda, yang selama ini gue ikutin isinya, sekedar Talk Show, Gerakan Sehari, makan-makan, dan Bubar, setelah itu ya nunggu taun depan lagi buat ngajuin proposal yang beda, untuk memperingati hari sumpah pemuda, cuman itu doang kan, gue udah 24th, dan memang itu yang sering terjadi disetiap peringatan sumpah pemuda, semuanya hanya "Gerakan Sehari" saja, besoknya hanya pelepasan dan perpisahan panitia aja.
#bersambung
Sent from BlackBerry® on 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates