Karena kamu Satu
“ mendengar apa yang tidak dikatakan dan
mengerti apa yang tidak dijelaskan… ”
“ Untuk Kamu sayang :
Subhanallah, tiada terasa rentanan waktu telah
kita lewati bersama....
Kamu cinta Aku, begitu banyak kata syukur dan
terima kasih yang ingin Aku sampaikan untukmu, tapi begitu banyak dan
meluap hingga sulit sekali Aku ingin menyusun kata yang
indah......
Mungkin hanya dengan kalimat sederhana saja dengan
harapan Kamu mampu menangkap apa yang sangat ingin Aku sampaikan.......
Aku sangat bersyukur karena diberikan seorang
pendamping sebaik sesholehah dan sesabar Kamu....
Semua lebih dari apapun yang bisa Aku miliki di
dunia ini.... Terima kasih atas besarnya cinta Kamu kepada Aku yang sangat
dapat Aku rasakan ketika Aku sakit dulu....maafkan Aku....semua diluar
kemampuan Aku....dan semua bukan untuk dikenang tapi untuk kita syukuri.
sekarang, betapa Allah telah memberikan ganti yang jauh lebih membahagiakan
dibanding sakit yang pernah Aku rasakan....semoga semua adalah cara Allah
berkasih sayang kepada kita,mungkin hadiah dari Allah atas keridhoan kita,
kesabaran kita dan perjuangan kita dalam menjalani
ujianNya....sudahlah....semua mempunyai hikmah yang sangat besar....Aku jadi
tau betapa besar cinta Kamu kepada Aku betapa banyak pengorbanan Kamu kepada
Aku betapa sabarnya Kamu menghadapi Aku dan betapa cinta kita pun semakin
besar.....semoga seterusnya.....I love so much .....
Setiap saat dalam kehidupan kita ada
gejolak kepedihan dan kegembiraan yang harus kita lewati, dan semua baru
terasa akan sangat indah ketika kita sudah sampai kepada episode kehidupan yang
lainnya......kita tak perlu memenggal satu persatu perjuangan dan kepedihan
kita baik pada saat kita masih berdua, semua bagaikan hujan yang
turun disiang hari.... begitu indah menyentuh bumi... saat hujan turun semua
harus bersabar menanti reda kembali. Selanjutnya, ada kesejukan dan
keindahan yang terpancar lewat senyuman dari tiap ranting pepohonan, dari tiap
kelopak bunga, dari setiap kuntum padi bahkan pada jeritan riang
burung dan kumbang juga pada tiap gerak tarian kupu kupu..........
semua akan menjadi kenangan yang tersimpan
dengan sangat rapi tak akan pernah dapat tersentuh oleh lekangnya hari dan
panasnya mentari, pun oleh siapa saja yang tak pernah mengetahui.... karena
kenangan hanya ada dihati. Ia bukanlah air yang kemudian akan mengalir dan
hilang ditelan bumi atau tersedot kering oleh sengatan matahari. Ia bukanlah es
yang akan mencair, bukanlah besi yang kemudian karat, bukanlah benda yang
dapat dibungkus, dan bukan banyak lagi.....tapi mungkin kenangan itu
layaknya udara yang meniup sejuk dan memenuhi hati.....
Wahai Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,
Alhamdulillah, terima kasih Allah telah Kau karuniakan kepadaku seorang
pendamping yang sholehah, penyayang, penyabar dan bijak. Hamba sangat bahagia
dan bersyukur atas karuniaMu.
Wahai Allah yang maha mengetahui segala rahasia ,
izinkan hamba mencintainya setiap saat sepanjang waktu. Wahai yang Maha penuh
cinta... berikan sedikit perpanjangan dari umur hamba untuk senantiasa
memberikan kebahagian serta menyempurnakan pengabdian hamba kepadanya disetiap
detak jantung pada sisa umur hamba, bukankah itupun termasuk ibadah kepadaMu
wahai zat yang Maha menjaga.....
Kamu sayang, terimakasih lagi telah menjadi jiwa
Aku, maafkan Aku belum dapat memberikan yang terbaik untuk Kamu, maafkan Aku
bila masih ada kata-kata Aku yang kurang Kamu suka bila Aku marah, maafkan
sikap Aku yang masih belum bijak ketika harus menerima keadaaan yang tak sesuai
dengan keinginan Aku, maafkan segala kekurangan dan sikap serta sifat Aku yang
kurang baik......Kamu sayang Izinkan Aku memperbaiki diri dan menyempurnakan
pengabdian Aku kepada Kamu....Kamu terima kasih.... Terima kasih sebesar
besarnya kepada Allah semoga kita selalu menjadi hamba Allah yang pandai
bersyukur...... maafkan kata2 Aku yang kurang berkenan. Semoga Allah selalu
menjaga dan menyayangi kita....
love always…”
***
Setelah beberapa bulan mereka jadian, akhirnya Galan dengan
mantap untuk memutuskan kalau Tanialah satu-satunya gadis yang dia pilih, Galan
dengan yakin akan meninggalkan Pacar yang satu daerah dengan dia, walaupun
Tania selama ini tidak pernah mempermasalahkan semua itu, tapi dalam hati Galan
yang terdalam, Galan sangat tidak tega dengan kondisi Indah dan Tania, karena
memang Galan tau kalau Galan telah menyakiti hati keduanya, jadi otomatis Galan
harus memilih salah satu dari mereka.
Dengan memilih Tania, Galan bukan berarti gak sayang sama
Indah, Galan tau jadian sama Tania karena kejenuhan dari Indah, tapi memilih
Tania untuk jadi satu-satunya bagi dia itu adalah pilihan hatinya. Karena Galan
juga sadar hubungan dia dengan Indah sudah tidak bisa dipertahankan lagi.
Mungkin aka nada orang yang mencibir kenapa Galan memilih Tania, tapi bagi
Galan walaupun dia belum sering ketemu dengan Tania, belum tau kondisi keluarga
Tania seperti apa? Tapi kemantapan hatinyalah yang membuat dia bertahan selama
ini dan memutuskan semua ini.
Soal tulisan di awal paragraph tadi apakah Galan sampaikan
kepada Tania secara langsung? Tidak, tidak sama sekali, bahkan Tania tidak
pernah tau tentang tulisan tersebut. Galan yakin Tania pasti akan mengetahuinya
lewat hati, karena bagi Galan, Cinta sejati itu mendengar apa yang tidak
dikatakan dan mengerti apa yang tidak dijelaskan.
Maka mulai saat ini, babak baru antara Tania dan Galan akan
segera terjadi.
Sudah tidak ada lagi orang ketiga, sudah tidak ada lagi
perselingkuhan, yang ada hanya mereka berdua : Tania dan Galan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar