Social Icons

Selasa, 27 Agustus 2013

Ketika Cinta Itu Ada : Part 4






Karena kamu Satu
mendengar apa yang tidak dikatakan dan mengerti apa yang tidak dijelaskan… ”


“ Untuk Kamu sayang :
Subhanallah, tiada terasa rentanan waktu telah kita lewati bersama....
Kamu cinta Aku, begitu banyak kata syukur dan terima kasih yang ingin Aku sampaikan untukmu, tapi begitu banyak dan meluap hingga  sulit sekali Aku ingin menyusun kata yang indah......
Mungkin hanya dengan kalimat sederhana saja dengan harapan Kamu mampu menangkap apa yang sangat ingin Aku sampaikan....... 
Aku sangat bersyukur karena diberikan seorang pendamping sebaik sesholehah dan sesabar Kamu....
Semua lebih dari apapun yang bisa Aku miliki di dunia ini.... Terima kasih atas besarnya cinta Kamu kepada Aku yang sangat dapat Aku rasakan ketika Aku sakit dulu....maafkan Aku....semua diluar kemampuan Aku....dan semua bukan untuk dikenang tapi untuk kita syukuri. sekarang, betapa Allah telah memberikan ganti yang jauh lebih membahagiakan dibanding sakit yang pernah Aku rasakan....semoga semua adalah cara Allah berkasih sayang kepada kita,mungkin hadiah dari Allah atas keridhoan kita, kesabaran kita dan perjuangan kita dalam menjalani ujianNya....sudahlah....semua mempunyai hikmah yang sangat besar....Aku jadi tau betapa besar cinta Kamu kepada Aku betapa banyak pengorbanan Kamu kepada Aku betapa sabarnya Kamu menghadapi Aku dan betapa cinta kita pun semakin besar.....semoga seterusnya.....I love so much ..... 
Setiap saat dalam kehidupan kita ada gejolak kepedihan dan kegembiraan yang harus kita lewati, dan semua baru terasa akan sangat indah ketika kita sudah sampai kepada episode kehidupan yang lainnya......kita tak perlu memenggal satu persatu perjuangan dan kepedihan kita baik pada saat kita masih berdua, semua bagaikan hujan yang turun disiang hari.... begitu indah menyentuh bumi... saat hujan turun semua harus bersabar menanti reda kembali. Selanjutnya, ada kesejukan dan keindahan yang terpancar lewat senyuman dari tiap ranting pepohonan, dari tiap kelopak bunga, dari setiap kuntum padi bahkan pada jeritan riang burung dan kumbang juga pada tiap gerak tarian kupu kupu..........
semua akan menjadi kenangan yang tersimpan dengan sangat rapi tak akan pernah dapat tersentuh oleh lekangnya hari dan panasnya mentari, pun oleh siapa saja yang tak pernah mengetahui.... karena kenangan hanya ada dihati. Ia bukanlah air yang kemudian akan mengalir dan hilang ditelan bumi atau tersedot kering oleh sengatan matahari. Ia bukanlah es yang akan mencair, bukanlah besi yang kemudian karat, bukanlah benda yang dapat dibungkus, dan bukan banyak lagi.....tapi mungkin kenangan itu layaknya udara yang meniup sejuk dan memenuhi hati.....

Wahai Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Alhamdulillah, terima kasih Allah telah Kau karuniakan kepadaku seorang pendamping yang sholehah, penyayang, penyabar dan bijak. Hamba sangat bahagia dan bersyukur atas karuniaMu. 
Wahai Allah yang maha mengetahui segala rahasia , izinkan hamba mencintainya setiap saat sepanjang waktu. Wahai yang Maha penuh cinta... berikan sedikit perpanjangan dari umur hamba untuk senantiasa memberikan kebahagian serta menyempurnakan pengabdian hamba kepadanya disetiap detak jantung pada sisa umur hamba, bukankah itupun termasuk ibadah kepadaMu wahai zat yang Maha menjaga.....

Kamu sayang, terimakasih lagi telah menjadi jiwa Aku, maafkan Aku belum dapat memberikan yang terbaik untuk Kamu, maafkan Aku bila masih ada kata-kata Aku yang kurang Kamu suka bila Aku marah, maafkan sikap Aku yang masih belum bijak ketika harus menerima keadaaan yang tak sesuai dengan keinginan Aku, maafkan segala kekurangan dan sikap serta sifat Aku yang kurang baik......Kamu sayang Izinkan Aku memperbaiki diri dan menyempurnakan pengabdian Aku kepada Kamu....Kamu terima kasih.... Terima kasih sebesar besarnya kepada Allah semoga kita selalu menjadi hamba Allah yang pandai bersyukur...... maafkan kata2 Aku yang kurang berkenan. Semoga Allah selalu menjaga dan menyayangi kita....

love always…”

***
Setelah beberapa bulan mereka jadian, akhirnya Galan dengan mantap untuk memutuskan kalau Tanialah satu-satunya gadis yang dia pilih, Galan dengan yakin akan meninggalkan Pacar yang satu daerah dengan dia, walaupun Tania selama ini tidak pernah mempermasalahkan semua itu, tapi dalam hati Galan yang terdalam, Galan sangat tidak tega dengan kondisi Indah dan Tania, karena memang Galan tau kalau Galan telah menyakiti hati keduanya, jadi otomatis Galan harus memilih salah satu dari mereka.
Dengan memilih Tania, Galan bukan berarti gak sayang sama Indah, Galan tau jadian sama Tania karena kejenuhan dari Indah, tapi memilih Tania untuk jadi satu-satunya bagi dia itu adalah pilihan hatinya. Karena Galan juga sadar hubungan dia dengan Indah sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Mungkin aka nada orang yang mencibir kenapa Galan memilih Tania, tapi bagi Galan walaupun dia belum sering ketemu dengan Tania, belum tau kondisi keluarga Tania seperti apa? Tapi kemantapan hatinyalah yang membuat dia bertahan selama ini dan memutuskan semua ini.
Soal tulisan di awal paragraph tadi apakah Galan sampaikan kepada Tania secara langsung? Tidak, tidak sama sekali, bahkan Tania tidak pernah tau tentang tulisan tersebut. Galan yakin Tania pasti akan mengetahuinya lewat hati, karena bagi Galan, Cinta sejati itu mendengar apa yang tidak dikatakan dan mengerti apa yang tidak dijelaskan.
Maka mulai saat ini, babak baru antara Tania dan Galan akan segera terjadi.
Sudah tidak ada lagi orang ketiga, sudah tidak ada lagi perselingkuhan, yang ada hanya mereka berdua : Tania dan Galan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates