Social Icons

Selasa, 08 Januari 2013

FOSMA 165 TASIKMALAYA ( 2008-2011 )



MENJADI YANG BERGUNA DI ATAS YANG TERBAIK


Keluarga Besar Fosma 165 Tasikmalaya periode 2008-2011



Kebahagiaan itu adalah pengorbanan..
Semakin berat dan semakin besar pengorbanan,
maka sesungguhnya Dia ingin membuka pintu keikhlasan mu seluas-luasnya.
Agar engkau diperlihatkan cahaya-Nya yang indah disana..

Itulah jalan menuju pintu keagunga-Nya...
Cahaya-Nya saat ini semakin menerangi bumi yang selama ini dalam gelap gulita..
Cahaya itu tidak memancar dari langit seperti matahari atau rembulan,
tapi ia memancar dan bersinar dari hatimu yang dipenuhi keikhlasan, dan kegigihan berjuang membela 165 –Nya..


Dimulai dengan mengatur playlist di windows media player, sengaja milih-milih lagu yang sesuai dengan apa yang akan saya tulis dalam postingan saya kali ini, heheehe,
Ok, kita awali dulu dengan pertanyaan : APA itu fosma 165?
FOSMA 165 berawal dari sebuah perkumpulan para mahasiswa yang sudah lulus training The Esq Way 165, sebuah training yang digagas oleh bapak DR. (HC) Ary Ginanjar Agustian. Sebuah Perkumpulan yang tidak peduli siapa atau berapa orang yang datang, yang penting hanya kualitas dari perkumpulan itu sendiri. Saat itu setiap orang yang berkumpul memliki tekad dalam hatinya : “ andaikata, hari ini sepulang saya dari perkumpulan ini saya meninggal, saya tidak akan pernah menyesal, karena yang penting setelah ini saya yakin kalau saya sudah selangkah lebih dekat dengan Tuhan saya, dengan ilmu, silaturahim, dan cerita-cerita yang membuat aku semakin kenal dengan-Nya.”

Memang seperti itu keadaannya, kami disini bukan hanya berkumpul biasa saja, tapi disini kami berbagi ilmu, berbagi pengalaman, dan berbagi segala sesuatu yang bermanfaat, tidak peduli siapa dia? Keyakinan dia apa? Darimana dia berasal? Kami disini satu, pokoknya tekad kami hanyalah satu, yaitu apapun kebaikan yang kami lakukan bagi sesama, lingkungan, dan Negara, tidak akan ada kerugiannya.

Fosma 165 sendiri sebelum masuk ke Tasikmalaya, sudah terbentuk lebih awal secara Nasional yaitu pada tanggal 27 Juli 2005, dengan sang Pendiri bernama Satria Wicaksono, walaupun saat itu Fosma 165 hanya ada di daerah Jabotabek saja, namun berkat peran dari Kang obbie Solichin, akhirnya Fosma 165 bisa menyebar ke daerah-daerah, Obbie selalu memprovokasi para Mahasiswa untuk mendirikan Fosma 165, tawarannya disambut hangat oleh temen-temen daerah yang ternyata mereka juga mempunyai visi yang sama yaitu membangun wadah untuk berjuang menyebarkan nilai-nilai 165, apa saja itu nilai-nilai 165? Nilai-nilai itu sering kita lantunkan dengan sebuah ikrar, yang terkenal dengan : IKRAR KSATRIA 165

Ikrar ksatria esq 165

1 Hati, 6 Prinsip, 5 Langkah
                                                          
1 Hati

Ihsan Perbuatanku

6 Prinsip

Allah tujuanku
Malaikat mencatat perbuatanku
Nabi dan rasul tauladanku
Kitab suci pedomanku
Hari kemudian cita-citaku
Ikhlas dan tawakal sikapku

5 langkah

Pengabdian kepada Alloh Syahadatku
Shalat karakterku
Puasa bentengku
Zakat keluarkan potensiku
Haji derap langkahku


Dengan semangat itulah kami juga dari Tasikmalaya ikut terbakar motivasinya, sehingga kami dengan penuh percaya diri ikut dalam pergerakan Fosma 165, pada awalnya, tepatnya tanggal 03 Desember 2008, pukul 16.50 di secretariat ESQ Tasikmalaya yaitu di RSB Karmini Tasikmalaya, pada saat itu hujan rintik-rintik, namun suasana sangatlah hangat, ya walaupun pada saat itu yang hadir hanyalah beberapa orang saja, tapi tekad kami sangatlah menggebu, hingga dicetuskanlah Pandu Rahayu sebagai Ketua Fosma 165 Tasikmalaya dan Annisa Rahayu sebagai sekretarisnya, kemudia ada Ivo sebagai bendahara dan Agus sebagai Ketua divisi.
Ya, saat itu kami hanyalah beranggotakan 4 orang, tapi dengan semangat kami yakin kami akan bias terus berjuang. Setelah berikrar dan kemudian mengucapkan basmallah dan syahadat.
Empat orang ini ternyata sangat banyak membantu dalam perjuangan ini, terbukti dari visi-visi mereka yang sangat positif, apalagi sang ketua yang selalu Nampak serius tapi penuh canda, sangat-sangat bias menghangatkan suasana, sehingga persaudaraan semakin tercipta di ruangan itu. Terkadang sapaan dengan ucapan “ PAGGGIIII..!!!”  keluar dari mulut ketrua saat temen-temen mulai mengobrol.
Haripun berganti, tepatnya tanggal 11 Desember 2008, panti asuhan di STIKes BTH Tasikmalaya kedatangan tamu tak diundang, sang Ketua Fosma Tasikmalaya hadir disekeliling sahabat di STIKes BTH ini, Ketua dan Sekretaris mempresentasikan apa itu Fosma disana, dengan bantuan lewat telpon dari kak Arief FOSMA 165 Jabotabek, kita bantu menyebarkan Fosma 165 di lingkungan STIKes BTH.
Obrolan pun terjadi secara lancer di STIKes BTH, bahkan bukan hanya temen-temen dari STIKes BTH saja yang dating, tapi anak-anak mahasiswa dari POLTEKKES Tasikmalaya pada ikut berkumpul juga, Subhannalloh, Alloh Al-Jammi sang maha Mengumpulkan bias mempertemukan kita di tempat itu, para Mahasiswa yang dipilih oleh_nya untuk datang, karena kami yakin tidak ada yang tanpa izinnya di dunia ini.
Beberapa hari dari perkumpulan itu, akhirnya kita sepakat untuk kembali berkumpul pada akhir Desember 2008, sekaligus mengadakan renungan malam tahun baru menuju 2009, akhirnya pada jam-jam menjelang pergantian tahun baru, para pengurus FOSMA 165 Tasikmalaya banyak mengalami perubahan, dari yang asalnya empat orang saja, mulai malam itu berubah menjadi sempurna sebagai sebuah organisasi, walaupun dua dari sahabat kami yaitu Ivo dan Agus tidak dapat melanjutkan misi ini, tapi Alhamdulillah peran dari mahasiswa yang lain bisa menggantikan mereka, dan akhirnya pada pukul 00.59 WIB, Tanggal 01 Januari 2009, Kepengurusan FOSMA 165 Tasikmalaya berdiri sempurna :
Dengan susunan pengurus sebagai berikut :

Ketua                                    : Pandu Rahayu
Wk. Ketua                               : Fadly Fadillah
Bendahara                                : Sarry Nurul Hidayah
Sekretaris                                : Annisa Rahayu, Tanty Nur H.
Divisi Ekonomi                            : Linda Marlina, Ani Fadhilatur R.
Divisi Sosial                              : Nur Zam-zam Fadlansakhy
Divisi Sarana dan Prasarana             : Anita Zaharatun N., Resti Budiarti
Divisi Hubungan Antar Lembaga         : Yuyud Wahyudi, Lestari Fitri N.
Ketua Fosma Komisariat STIKes BTH Tasikmalaya   : Padzillah Nursalam
Ketua Fosma Komisariat Poltekkes Tasikmalaya       : Emilia Safitri


Itulah kepengurusan kami, kami mempunyai motto yaitu “ Menjadi yang Berguna di Atas yang Terbaik”, kenapa kami mengambil motto itu? Karena kami yakin kami bukanlah yang terbaik di muka bumi ini, kami juga bukanlah manusia yang angat sempurna, kami sadar kemampuan kami sangatlah terbatas, banyak yang bias lebih berpengaruh dari kami, banyak manusia yang diciptakan bia lebih banyak berbuat banyak dari kami, tapi dengan semua keterbatasan itu kami ingin selalu menjadi sosok yang berguna, bagi siapapun bagi apapun, kami bukanlah sosok pahlawan yang selalu dirindukan oleh Negara ini, tapi kami ingin sosok yang tidak dirindukan ini mampun berbuat bagi tanah air tercinta ini, mampu menjadi actor dalam perubahan bangsa, kami tidak ingin menjadi generasi penerus bangsa tapi kami ingin menjadi generasi pengubah bangsa, mengubah bangsa menjadi lebih baik, merubah citra Bangsa kami yang mungkin sekarang banyak terlecehkan oleh bangsa lain. Untuk itulah kami ada, untuk itulah kami berjuang, dengan apa yang kami miliki, dengan apa yang kami bias, dengan apa yang kami mampu, kami hanya ingin meneteskan tinta dalam sepenggal sejarah kehidupan kami, kami hanya ingin memberikan kesan kepada anak-cucu kami kelak, bahwa kami orang tuanya telah menjadi bagian dalam perubahan bangsa kami, kami yakin Indonesia ini akan berubah, Indonesia yang kami kenal sekarang akan berubah kelak pada tahun 2020, kelak kejujuran, rasa tanggung jawab, sifat Visioner, rasa kerjasama, sikap disiplin, dan perilaku adil dan peduli akan tercipta secara baik di Negara kami ini, Negara yang di dalam sejarah telah berperang melawan penjajah selama kurang lebih 350 th, Negara yang terbentuk oleh semangat para pemuda pada zaman dahulu. Dan Untuk Negara ini Kami ada, bukan kebetulan kami dilahirkan di Negara ini, tapi ada sebuah misi yang harus kami emban dalam kehidupan di Negara ini, dan kami memilih bergerak dalam perjuangan ini, kami tidak ingin digantikan oleh siapapun! Kami sadar bahwa Tuhan yang kami sembah telah memilih kami untuk menjadi actor dalam perubahan bangsa ini, dan untuk itu kami akan terus berjuang, tidak peduli sikap pesimis dari orang lain, tidak peduli cibiran dari orang lain, tapi kelak kami akan buktikan pada mereka yang mencibir bahwa Indonesia itu akan bangkit dan akan menjadi Negara yang dihormati oleh Negara lain.
Ketika orang-orang melihat sang Merah Putih berkibar, maka para bangsa di luar sana akan berkata : “ itu adalah bendera orang-orang yang jujur”
Ketika setiap orang mendengar Lagu Indonesia Raya, mereka akan berkata “ itu adalah lagu kebangsaan orang-orang yang penuh dengan rasa tanggung jawab dan sifat visioner”
Pada saat orang-orang di luar sana melihat sebuah gambar burung, dan itu burung itu adalah burung Garuda, maka mereka akan berkata ; “ Burung itu adalah Lambang Negara yang masyarakatnya selalu bersikap Disiplin dan selalu bekerja sama dalam hal apapun”
Ketika ada seorang anak di luar sana bertanya kepada ibu dan ayahnya ; “ ayah, ibu dimanakah kita bias belajar tentang sikap keadilan dan rasa kepedulian?”, maka ayah dan ibu itu akan menjawab :” Belajarlah ke Indonesia nak”

Itulah visi kami, itulah yang akan kami wujudkan sebuah Negara yang kelak akan menjungjung tinggi nilai-nilai 7 budi utama, yaitu : Jujur, Tanggung Jawab, Visioner, Disiplin, Kerjasama, Adil dan Peduli.
Untuk Indonesia kami ada dan Untuk Indonesia Kami Berjuang, untuk apa kami semua melakukan itu, itu semua kami lakukan karena Kami ingin Kembali Pada Tuhan Kami dengan keadaan tersenyum , dan sungguh kami ingin masuk ke dalam Syurga-Nya serta Bertemu Dengan-NYa dan bisa Mengecup Tangan Rasul-Nya di dalam Syurganya kelak.
Untuk semangat itu maka kami akan terus berusaha menjadi manusia yang berguna di atas yang terbaik.

Waktupun terus berganti, dan tanpa terasa, sudah dua tahun kami berjuang di Kepengurusan ini, dan tepatnya pada tanggal 17 Mei 2011, kami pun digantikan oleh kader-kader kami di FOSMA 165 Tasikmalaya,
Selamat berjuang adik-adikku tercinta : BERGERAK ATAU TERGANTIKAN dan teruslah menjadi yang berguna di atas yang terbaik.

http://youtu.be/pmHh6_i9LVI

DAFTAR LAPORAN KERJA FOSMA 165 TASIKMALAYA

Desember 2008 :
·         Temu Alumni se-Tasikmalaya di RSB Karmini
·         Renungan menyambut tahun 2009 bersama Shot Tasikmalaya dan Ciamis

2009
Januari  :
·           Menjalankan Rudi dan sikat gigi disekitaran Alun-Alun dan Mesjid Agung Tasikmalaya
·        Mensukseskan Training PP di Tasikmalaya dan Ciamis

Pebruari :
P   Pengajian akbar alumni ESQ setasikmalaya dan umum
·         Tadabur alam ke puncak Gunung Galunggung
·         Bekerjasama dengan dengan Shot Ciamis mengadakan Training Gemah di MAN 2 Ciamis
·         Mengirimkan delegasi untuk mensukseskan Training MCB 3G di Bandung.

Maret :
·         Rakerwil di Purwokerto Sejawa, Bali, dan NTB
·         Rakerda Fosma di Tasikmalaya
·         Mengisi renungan di Poltekes Tasikmalaya
·         Baksos kepanti asuhan di Stikes BTH.

April :
·         Temu alumni Mahasiswa ke2 se-Tasikmalaya.

Mei :
·         Tour ke Menara 165 bersama rombongan alumni ESQ Se-Tasikmalaya
·         Mengadakan dzikir Asmaul Husna  bersama Alumni dan masyarakat di aula StikesBTH Tasikmalaya.

Juni :
·         Mengadakan seminar di SMA 2 Ciamis
·         Memberikan Training motivasi di SMP 5 Tasikmalaya dalam acara LDKS.

Juli :
·         Tidak ada acara

Agustus :
·         Renungan menyambut kemerdekaan.
September
·         Membagikan Ta’jil kepada masyarakat di sekitar alun-alun Tasikmalaya
·         Buka bersama dengan anak-anak yatim piatu di Pesantren Al-Maksum Singaparna
·         Pengobatan gratis di Pesantren Al-Maksum Singaparna
·         Galang dana untuk korban bencana alam di Tasikmalaya
·         Bakti sosial dan pengobatan gratis bersama FKA di Tasikmalaya kepada korban bencana Alam.

Oktober :
·         Memperingati Hari Sumpah Pemuda di Menara 165
·         Rapim Reg di Jogjakarta.

Nopember :
·         Tidak ada

Desember :
·         Menjadi ATS pada saat Grand Launching SCC di Menara 165.
  
Januari :
·         Tidak ada

Pebruari :
·         Menjadi tuan rumah rapim Reg se-Jawa Bali dan NTB.

Maret :
·         Menghadiri muswil fosma jawa barat di Bandung.


http://youtu.be/82pMoXJXByQ



SAJAK KSATRIA 165

Di antara sinar matahari, ku lihat bayangan
Di antara cahaya rembulan, kusaksikan rintihan pilu
Kudengar degup jantung
Kurasakan dingin tetesan air mata
Kudengar jeritan hatimu, wahai Ksatria
Kurasakan getaran tanah, karena derap langkahmu

Kau tinggalkan semua kedamaian rumahmu
Kau tinggalkan kehangatan kasurmu
Kau lupakan kebebasan masa mudamu
Kau pilih hidup diatas kuda perang
Tak peduli engkau jatuh terhempas
Kusaksikan panji kibar 165

Hinaan menjadikanmu mengenal Rasulmu
Lebih mengenal Rasulmu
Ejekan membuat engkau lebih menyayangi Rasulmu
Fitnah  menjadi pelebur dosa-dosamu
Penderitaan membangun tauhid Ibrahimmu
Cacian semakin membuat rindumu pada Nya
Menambah lama sujudmu

Duhai Ksatria, gerangan apa yang membuatmu seperti itu?
Emas permata tak akan cukup membayar air matamu
Istana perak terlalu rendah untuk letihmu yang tak pernah usai
Pujian dan sanjungan tak cukup membalut lukamu

Melihat wajah Allah yang Maha Indah
Itulah dambaan hatimu, Ksatria
Rasulullah bunga rampai jiwamu
Kematian adalah pintumu

Ary Ginanjar Agustian
Kuala Lumpur, Malaysia
04/04-2007





http://youtu.be/Q1qDOSn8sFQ






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates