Social Icons

Jumat, 07 April 2017

GANGGUAN REPRODUKSI TERNAK KARENA FAKTOR PAKAN


1. Pakan terdiri dari 6 unsur :
1.1. Air;
1.2. Karbohidrat;
1.3. Protein;
1.4. Lemak;
1.5. Vitamin;
1.6. Mineral.
Semua unsur pakan sama pentingnya dan harus tersedia dalam cukup dan dengan perbandingan seimbang (balance). Kekurangan salah satu unsur makanan tidak bisa digantikan oleh unsur yang lain.

2. Kekurangan pakan artinya bukan saja jumlahnya yang kurang, tetapi bisa juga mutu pakannya yang kurang baik dan atau adanya gangguan pencernaan dan penyerapannya.

3. Kekurangan pakan merupakan salah satu penyebab penurunan efisiensi reproduksi. Sebab selalu diikuti oleh gangguan reproduksi yang bisa berakibat kemajiran (mandul). Lebih-lebih bila berlangsung dalam jangka waktu relatif lama, >4 minggu.

4. Mekanisme kerja kurang pakan pada ternak bisa menyebabkan hipofungsi atau atropi (mengecilnya) ovarium pada ternak betina. Yaitu fungsi semua kelenjar dalam tubuh menurun, terutama kelenjar hipofisa anterior, diikuti penurunan sekresi hormon gonadotropin, FSH dan LH. Aktifitas ovarium jadi menurun dan tidak terjadi pertumbuhan folikel. Ditandai an-estrus (tidak birahi).

5. Pada ternak betina bunting, kekurangan pakan bisa mempengaruhi perkembangan embrio sehingga bisa menyebabkan kematian embrio dan penyerapan embrio oleh dinding uterus. Bisa terjadi mumifikasi, maserasi, emfisema dan atau abortus. Kalau toh terjadi kelahiran, anaknya lemah. Kalau mati setelah lahir disebut neo-natal.

6. Pada ternak jantan, kekurangan pakan yang terjadi sebelum masa remaja, bisa mengakibatkan penurunan aktivitas testis (penghasil sperma) dan kelenjar aksesorisnya, dan memperlambat timbulnya dewasa kelamin. Kekurangan pakan setelah masa dewasa dicapai, menyebabkan penurunan aktivitas testis (hipofungsi testis), kelenjar aksesoris, penurunan libido, peningkatan jumlah sperma yang abnormal bentuknya karena adanya proses degenerasi tubulus seminiferus (saluran sperma) diikuti dengan penghentian produksi sel mani (sperma).

7. Sebaliknya, kelebihan pakan akan menyebabkan kegemukan (obesitas), terjadi timbunan lemak di berbagai bagian alat tubuh, terutama di sekitar ovarium. Timbunan lemak ini akan menghalangi proses ovulasi (pelepasan sel telur) masuk ke tuba falopii (saluran reproduksi paling atas/depan). Sehingga sel telur (ovum) tetap tertahan di bursa ovarium. Sehingga tidak terjadi pembuahan (fertilisasi).

8. Vitamin yang berpengaruh langsung terhadap kesuburan : vitamin E, Biotin.

9. Mineral :
9.1. Makro :
> Calcium (Ca),
> Phosphor (P),
> Natrium (Na),
> Chlor (Cl),
> Kalium K),
> Magnesium (Mg).

9.2. Mikro :
> Cobalt (Co),
> Cuprum (Cu),
> Iodine (I),
> Ferrum (Fe),
> Mangan (Mn),
> Selenium (Se), 
> Zinc (Zn).

Mineral yang berpengaruh langsung ke reproduksi : P, Ca, I, Se, Fe, Cu, Co, Mn, Mg.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates